Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Sri Hastuti: Pelatih Legendaris Sepak Bola Putri dari Jogja yang Tak Pernah Lelah Membina Bakat Muda

Redaksi oleh Redaksi
18 Juli 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Episode Putcast kali ini, Kepala Suku Mojok ngobrol bareng Bu Sri Hastuti—atau yang lebih akrab disapa Bu Itut—seorang pelatih sepak bola perempuan asal Yogyakarta yang telah mendedikasikan lebih dari 45 tahun hidupnya untuk membina, melatih, dan memperjuangkan eksistensi sepak bola putri di Indonesia.

Dalam perbincangan yang penuh semangat dan refleksi mendalam ini, Bu Itut mengungkapkan betapa panjang dan berlikunya perjuangan para perempuan yang ingin menekuni sepak bola. Terutama pada era 1980–1990-an, saat sepak bola masih sangat identik dengan laki-laki. Keterlibatan perempuan saat itu belum mendapat dukungan yang memadai—baik secara sosial, finansial, maupun kelembagaan.

Meski banyak rintangan, semangat Bu Itut tak pernah surut. Ia memulai karier sebagai pemain di klub Putri Tornado, lalu menembus tim nasional. Ia telah melihat langsung bagaimana besar potensi sepak bola perempuan di Indonesia. Namun, potensi itu sering terkendala oleh minimnya perhatian dan fasilitas.

Karena itu, Bu Itut menyambut baik hadirnya peran serta pihak swasta dalam mendukung sepak bola putri. Salah satunya melalui program MilkLife Soccer Challenge (MLSC) yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Menurutnya, program seperti MLSC membawa angin segar. Program ini memberi ruang berkembang yang sangat dibutuhkan oleh pemain muda, khususnya pesepak bola perempuan dari daerah. Ia percaya, jika pembinaan berkelanjutan, kesempatan bertanding diperluas, dan pelatihan dilakukan secara profesional, maka sepak bola putri Indonesia akan tumbuh. Bahkan, ia yakin suatu hari nanti sepak bola putri mampu bersaing dan berprestasi di tingkat dunia.

Tags: bakti olahragaPutcastsepak bola putri

Terpopuler Sepekan

Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Ketika Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa MOJOK.CO

Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

19 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.