Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Uneg-uneg

Untuk Para Pemilik Mobil, Arogansi Kalian dari Mana Sih?

Redaksi oleh Redaksi
25 Desember 2022
A A
uneg-uneg arogansi pemilik mobil
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sudah kesekian kalinya, saya dibuat jengkel oleh orang-orang yang mengendarai mobil. Tentu tidak semua pengendara mobil. Pernah suatu kali, saya baru saja pulang dari kantor dan singgah ke sebuah minimarket dekat kos. 

Saat sampai dan mencoba parkir, sebuah mobil muncul dari belakang dan mengklakson dengan suara yang membuat beberapa orang di sekitar minimarket melihat ke arah saya. Dikarenakan lahan parkir yang tak begitu luas dan saat itu cukup ramai, dengan tenang dan jengkel dalam hati saya mencoba merapatkan motor ke tempat sampah yang ada, mengingat hanya itu space yang terlihat kosong. 

Singkat cerita, keluar dari minimarket saya ingin mengeluarkan motor di mana mobil yang sebelumnya masih parkir tepat di belakang motor saya. Saya sudah mencoba mengeluarkan motor, sayangnya agak sulit dilakukan.  

Saya sudah beberapa kali menengok ke belakang agar si pemilik mobil memundurkan sedikit saja mobilnya. Saat itu mobil masih dalam kondisi menyala, jadi tidak ada susahnya dong untuk memberi jalan. 

Namun, tampaknya tidak ada niatan sama sekali. Alhasil, selama beberapa menit saya harus menunggu sampai orang yang ditunggu di pemilik mobil selesai berbelanja. 

Tidak hanya itu, saya juga pernah bertemu pemilik mobil yang arogannya minta ampun. Saya berpapasan dengan sebuah mobil dari arah berlawanan yang menyalip mobil lain yang sedang parkir. 

Mengingat itu jalan gang kecil biasa, kali ini saya tidak menyingkir. Sebelum-sebelumnya kalau saya ketemu dengan mobil seperti itu, saya selalu mengalah dengan memilih ke trotoar. Kami pun berhenti dan cuma saling melihat selama beberapa menit. 

Saat itu entah kenapa, saya tidak ingin mengalah, sebab jika dilihat, posisi motor saya sudah tepat dan tidak melewati garis batas. Si pemilik mobil pun demikian, seolah tidak ada rasa bersalah karena telah mengambil hak kami yang dari arah berlawanan. 

Sampai akhirnya ada beberapa motor lain di belakang saya yang mengklakson tanpa henti dan akhirnya si pemilik mobil tadi memundurkan mobilnya dan membiarkan kami lewat terlebih dahulu. Meskipun sempat membuat kemacetan, sambil tersenyum dengan rasa bangga dan menang dalam hati saat melewati mobil itu.

Tentu saja masih ada banyak cerita lainnya yang membuat darah saya mendidih setiap kali bertemu pengendara yang songong semacam itu. Pertanyaan saya cuma dua, pertama, masalah kalian itu sebenarnya apa? Kedua, jalanan ini hanya milik kalian seorang? 

Cobalah lain kali perhatikan kondisi jalanan dan jangan buat situasi di mana kami para pemilik motor harus selalu mengalah pada kalian. Capek tau harus ngalah sama kalian mulu, mentang-mentang motor kami lebih kecil dan lebih mudah dikendalikan ketika berada di dalam situasi semacam itu.

Rambu Prihatin Mega Christy, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta,
[email protected]

Uneg-uneg, keluh kesah, dan tanggapan untuk Surat Orang Biasa bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 25 Desember 2022 oleh

Tags: aroganmobilpemilik mobilsurat pembacauneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Toyota Fortuner, Mobil yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Jogja Mojok.co
Pojokan

Toyota Fortuner, Mobil yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Jogja

14 September 2025
Pertama kali punya mobil pribadi. Niat pamer dan bikin panas tetangga di Pati malah jadi repot sendiri MOJOK.CO
Ragam

Pertama Kali Punya Mobil Pribadi buat Pamer ke Tetangga, Malah Berujung Repot Sendiri hingga Dijual Lagi

16 Juni 2025
Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura MOJOK.CO
Uneg-uneg

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura

20 April 2024
Kelakuan Pengemudi Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar MOJOK.CO
Uneg-uneg

Kelakuan Pengguna Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar

13 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kucing, hewan peliharaan

Memelihara Kucing Membuat Saya Menjadi Manusia: Tak Saling Bicara, tapi Lebih Memahami ketimbang Sesama Manusia

26 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Pekerja Jakarta resign setelah terima THR dan libur Lebaran

Pekerja Jakarta Resign Pasca-THR Bukan karena Gaji, tapi Muak dan Mati Rasa akibat Karier Mandek dan Rekan Kerja Muka Dua

30 Maret 2026
Trauma memelihara kucing sampai meninggal. MOJOK.CO

Trauma Pelihara Kucing: Penuhi Ego di Masa Kecil, Saat Dewasa Malah Merasa Bersalah usai Anabul Kesayangan Mati

26 Maret 2026
Kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) diajar dosen absurd. Mata kuliah (matkul) apa yang diajar apa. Fokus mengharamkan dan mengkafirkan pihak lain MOJOK.CO

Diajar Dosen “Absurd” saat Kuliah UIN: Isi Matkul Paksa Sesatkan dan Mengafirkan, Ujian Akhirnya Praktik Wudu yang Berakhir Nilai C

29 Maret 2026
Nurul Fajriatussaadah, perempuan asal desa yang menjadi lulusan terbaik S2 di UIN Semarang

Dihina karena Hanya Anak Petani dari Pelosok Desa, Kini Berhasil Jadi Lulusan Terbaik S2 UIN Semarang berkat Doa Ayah

30 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.