Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Uneg-uneg

Keluh kesah sebagai Anak Petani Karet

Karet semakin nggak ada harga dirinya.

Redaksi oleh Redaksi
8 Januari 2023
A A
petani karet mojok.co

Uneg-uneg (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ini keluh kesah saya selaku anak petani karet yang hidup di desa. Sebagai anak petani saya juga ikut merasakan kedongkolan hati orang tua saya. Ya, jelas dongkol lah! Karena apa? Ya karena harga karet yang tak kunjung naik.

Saya juga sering bertanya-tanya. Mengapa ya semua harga kebutuhan pokok naik, sedangkan harga karet selalu turun? Mbok ya dihargai to pak, perjuangan para petani ki. Petani juga butuh makan, butuh uang untuk menghidupi keluarga dan masih juga banyak kebutuhan lainnya yang harus dipenuhi.

Saya juga sangat heran mengapa belakangan ini harga karet kok semakin ngga ada harga dirinya, ya? Padahal semua kebutuhan pokok, itu melonjak harganya. Lalu, untuk para petani karet seperti orang tua saya itu harus bagaimana? Harus sabar? Huhhh sabar aja ngga cukup guys.

Dulu ya, harga karet bisa mencapai Rp20.000 per kg, sedangkan sekarang harga karet hanya Rp6.000 per kg, ora nyucuk rek. Semua kebutuhan pokok harganya juga melambung tinggi. Apakah tidak memikirkan nasib petani bagaimana ya?

Padahal karet itu juga perlu dirawat. Dibutuhkan pupuk agar karet tidak mati kulit. Harga pupuk juga tidak murah, sekarang pupuk pun juga naik. Hemm sedikit sebel ya guys.

Untuk menuju ke kebun karet juga membutuhkan kendaraan. Tentunya akan dibutuhkan lagi yang namanya bahan bakar minyak untuk kendaraan dan ya, tau sendirilah sekarang harga BBM berapa, ya ges ya.

Jarak kebun karet dari rumah itu juga lumayan jauh. Membutuhkan waktu sekitar 20-25 menit untuk sampai ke kebun karet. Butuh effort agar dapat sampai ke kebun karet, melewati jalan yang berlumpur. Apalagi saat musim hujan, behh jalannya mungkin bisa dibuat tempat pemancingan.

Pada saat hujan turun disaat para petani masih menderes karet itu sangat membuat nyesek hati para petani, sih. Ya, apabila sudah terkena air hujan akan membuat getah karet menjadi seperti susu putih dan tidak bisa mengental lagi tentunya. Walaupun sudah diberi cuka karet tapi tetap saja kalau sudah terkena air hujan itu tidak bisa membuat getah karet menjadi kental.

Selain itu juga getah karet tidak mau mengalir lagi apabila sudah diguyur air hujan. Tentunya hal ini akan membuat para petani menjadi lebih sabar lagi dan harus bisa lapang dada.

Sekarang juga banyak kebun karet yang digusur karena para petani sudah lelah dengan harga karet yang tak kunjung naik. Ya, begitulah ya petani selalu dipandang rendah. Walaupun petani tidak berpendidikan tetapi petani juga butuh dihargai perjuangannya.

Ahhh, kesel deh nulis panjang lebar pasti juga tidak akan dibaca sih.

Susana Ranti
Palembang
[email protected]

Uneg-uneg, keluh kesah, dan tanggapan untuk Surat Orang Biasa bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 8 Januari 2023 oleh

Tags: surat orang biasauneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura MOJOK.CO
Uneg-uneg

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura

20 April 2024
Kelakuan Pengemudi Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar MOJOK.CO
Uneg-uneg

Kelakuan Pengguna Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar

13 Maret 2024
Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit MOJOK.CO
Uneg-uneg

Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit

10 Maret 2024
Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh! MOJOK.CO
Uneg-uneg

Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh!

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Ketika Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa MOJOK.CO

Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

19 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.