Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Uneg-uneg

Bersyukur itu Aja Dibanding-bandingke

Redaksi oleh Redaksi
1 Januari 2023
A A
Bersyukur aja dibanding-bandingke uneg-uneg
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pernah denger kalimat kayak gini nggak? “kamu harus bersyukur, coba liat banyak orang yang gak lebih beruntung dari kamu?” atau “Lihat dia belum punya A sedangkan kamu sudah punya A, jadi kamu harus bersyukur” pasti pernahlah ya. Setidaknya satu kali dalam seumur hidup atau bahkan sering? Ha..ha..ha, kita sama. 

Kenapa aku ngerasa ada yang salah dengan kalimat itu ya, kurang sreg ajah gitu, rasanya kayak harus bersyukur saat orang lain kurang beruntung. Bersyukur melihat kondisi orang lain yang masih berjuang yang bahkan kita ga tahu perjuangan dia gimana untuk mendapatkan sesuatu yang mungkin belum didapatkan sekarang. 

Apapun selalu aja dibanding-bandingin, saatnya menyanyi “wong kok ngene dibanding-bandingke, saingke saingkee yo mesti kalah.” 

Bukankah kalau mau bersyukur ya bersyukur ajah ga perlu perlu perbandingan dengan orang lain. Atau sifat manusia memang suka membanding-bandingkan, untuk merasa lebih baik ketika ada yang lebih buruk atau lebih rendah dari dirinya? 

Namun, perbandingan paling pantas ya bukan sama orang lain tapi versi kita sebelumnya. Aku juga baru tersadar tentang ini setelah baca Webtoon dari “Ngopi Yuk” lupa episode berapa karena udah cukup lama tapi baru kepikiran ya bulan Agustus kemaren. Aku setuju dengan pemikiran authornya. 

Bukan berarti pemikiran ku benar atau aku sudah mampu menerapkannya dihidupku sendiri, hanya merasa kurang pas dengan kalimat tersebut. Ada yang perlu dibenahi, atau mungkin kita perlu cari alternatif lain buat bersyukur. Misalnya, lebih menghargai apa yang kita sudah punya walaupun itu hal-hal sederhana kayak bisa makan dengan tangan, menghirup bau setelah hujan atau apapun deh. 

Kalau pun perlu perbandingan ya cukup ngebandingin diri sendiri dengan versi sebelumnya. Bersyukur menurutku tuh kayak apresiasi terhadap diri sendiri nggak sih? Kadang susah banget dilakuin tapi kalo udah bener-bener ikhlas, perasaan jadi lega.  

Setiap orang punya fase dimana cara bersyukur ya dengan membanding-bandingkan dengan orang yang kurang beruntung bahkan sampai hari ini pun, aku masih belajar. Tapi sebenernya apa pun cara bersyukur ya nggak ada yang salah. Nggak saklek harus gimana untuk mencari tutorial kehidupan. Lakuin saja asal bisa bersyukur, Tuhan Maha Baik, kok untuk hambanya yang berusaha. Kalo hidup mu masih terlalu susah buat disyukuri, ya syukurin deh Lu, ha…ha…ha.

Adetya Ika, Brebes, [email protected]

Uneg-uneg, keluh kesah, dan tanggapan untuk Surat Orang Biasa bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 1 Januari 2023 oleh

Tags: surat orang biasauneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura MOJOK.CO
Uneg-uneg

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura

20 April 2024
Kelakuan Pengemudi Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar MOJOK.CO
Uneg-uneg

Kelakuan Pengguna Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar

13 Maret 2024
Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit MOJOK.CO
Uneg-uneg

Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit

10 Maret 2024
Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh! MOJOK.CO
Uneg-uneg

Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh!

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kuliner Sunda yang tidak ada di Jogja, seblak buat perantau ingin mudik Lebaran

Alasan Orang Sunda Ingin Mudik Bukan Hanya Keluarga, tapi Tak Tahan Siksaan Makanan Jogja yang Rasanya “Hambar”

10 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Derita anak punya warisan utang dari orang tua MOJOK.CO

Derita Anak Punya Warisan Banyak dari Ortu tapi Warisan Utang, Hidup Berantakan buat Melunasi

11 Maret 2026
Kucing peliharaan anak kos Jogja

Anak Kos Jogja Pilih Hidup Miskin demi Hidupi Kucing, Lebih dari Setengah Gaji Habis untuk Piaraan

11 Maret 2026
Nelangsa pemuda desa saat teman sepantaran yang kerja di perantauan mudik ke desa (pulang kampung): tertekan dan tersisihkan MOJOK.CO

Nelangsa Pemuda Desa saat Teman Pulang dari Perantauan, Tertekan dan Tersisihkan karena Kesan Tertinggal tapi Tak Punya Banyak Pilihan

9 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.