Yelena, Onyankopon, dan Niccolo: Panduan Memahami Tokoh Baru dan Potensi Mereka – Terminal Mojok

Yelena, Onyankopon, dan Niccolo: Panduan Memahami Tokoh Baru dan Potensi Mereka

Artikel

Adi Sutakwa

Attack on Titan (AoT) makin mendekati adegan-adegan klimaks, tetapi Pak Haji alias Hajime Isayama sensei masih belum bosan main plot cerita yang bikin emosi naik turun. Jangan lupa juga soal efek bingung timeline waktu yang maju mundur nggak karuan. Dari anime AOT episode delapan dan sembilan kemarin kita telah mengenal tiga tokoh baru yang bau-baunya bakal sangat menentukan masa depan Eldia dan Marley. Siapa lagi kalau bukan Yelena, Onyankopon, dan Niccolo.

Yelena

Di episode pekan lalu, Yelena menyamar sebagai pria brewokan yang bertugas menjebloskan Pieck dan Galliard ke “lubang buaya” biar nggak bisa henshin jadi Cart dan Jaw titan. Yelena juga sangat mungkin telah melakukan sabotase pada seluruh pistol dan teknologi perang yang selama ini jadi kunci kemajuan peradaban Eldia di Paradis. Bukan mustahil segala ilmu yang ditularkan oleh Yelena pada Eldia telah disisipi dengan potensi error dan kecelakaan latihan peran yang bisa dipencet trigger-nya kapan saja. Gelagat poker face Yelena sejak awal telah menceritakan itu semua.

Onyankopon

Sementara Onyankopon dari satu dialog panjang di episode sembilan sih kelihatan sebagai satu-satunya warga AoT universe berkulit hitam. Onyankopon terlihat lebih tulus dan air mukanya seolah jernih tanpa dosa, bahkan terkesan sangat religius. Adakah kemungkinan bahwa Onyankopon adalah faksi anti-Marley yang mengajukan diri untuk ikut kapal survei ke Paradis?

Bisa jadi lho Onyankopon bikin faksi di dalam faksi, artinya barangkali nggak semua keputusan Yelena mungkin diketahui atau disepakati Onyankopon. Selain itu, dari semua peran yang mungkin diberikan oleh Isayama pada tokoh baru, kok ya ndilalah Onyankopon mendapat privilese jadi pilot. Belum banyak lho transportasi udara di AoT universe, sejauh yang kita lihat saat ini baru ada zeppelin. Mungkinkah sudah ada pesawat serupa pasukan kamikaze Jepang di masa lalu?

Lalu, sejauh mana Onyankopon akan berperan penting dalam mencegah kiamat dunia oleh titan setinggi 50-an meter yang selama ini tidur nyaman di dinding-dinding Paradis? Soalnya ya kemampuan manuver pilot seperti Onyankopon ini lho yang sangat dibutuhkan nanti untuk mengejar barisan titan sekelas Colossal Titan yang dikendalikan Eren? Kalau-kalau Eren tetap ngotot meratakan dunia dengan wall titan. Hmmm, mncrgkn.

Niccolo

Flashback episode sembilan sempat bikin para penggemar Sasha berloncatan girang melihat Sasha masih hidup dan menyantap lahap lobster masakan Niccolo. Hanya demi melihat betapa patah hati chef asal Marley ini di makam Sasha pada scene akhir episode lalu.

Meskipun Yelena dan Onyankopon sudah ditodong pistol oleh skuad komandan Pyxis, bisa jadi Niccolo lah aktor kunci dalam pemusnahan bangsa Eldia. Niccolo mungkin saja justru melepaskan Yelena dan Onyankopon dari penjara?

Lebih dari itu, dengan kebebasannya sebagai chef, Niccolo punya ribuan jalan untuk meracuni para tentara militer Paradis. Pertanyaannya adalah, apakah Niccolo akan bikin racun yang bikin Eldia langsung mampus, atau justru mencampur minuman dengan cairan ajaib yang menyebabkan peminumnya bisa di-summon jadi titan cengengesan kapan saja oleh Zeke?

Niccolo juga sudah mendapatkan kepercayaan dari tokoh-tokoh pendukung semi-utama di sekitar Eren, seperti Mikasa, Jean, dan Connie. Akting menye-menye yang dilakukan di depan pusara Sasha bahkan juga disaksikan oleh keluarga almarhum, paling juga cuma sandiwara air mata buaya, pura-pura suka belaka.

Oleh karena itu, namanya masa perang, percaya buta seratus persen pada orang asing yang datang menawarkan perkembangan zaman secara cuma-cuma, akan jadi blunder paling fatal dari Hange dan Levi. Ingat, orang baik yang memberikan hal baru yang “kok ya pas banget timing-nya, tepat guna banget untuk sekarang”, seolah tanpa tedeng aling-aling, justru obvious banget niat jahatnya.

Kelakuan Yelena, Onyankopon, dan Niccolo terkesan begitu mencurigakan, setidaknya untuk saya. Mereka menawarkan hal-hal tak terduga pada waktu yang tak terduga. Tidak mengagetkan kalau tiba-tiba mereka berbuat yang enggak-enggak, atau justru jadi bala bantuan yang reliable. Hajime Isayama tak sekali dua kali ngasih kita kejutan nggak ngotak. Justru segala hal tidak masuk akal itulah yang bikin AOT sangat mudah diterima oleh akal sehat kita.

Sumber gambar: YouTube Josué Moreira.

BACA JUGA Strategi Erwin Smith Mengatasi Marley dan Tawaran Zeke Seandainya Dia Masih Hidup dan tulisan Adi Sutakwa lainnya.

Baca Juga:  Menanggapi Semua Tulisan Soal Divisi Kepanitiaan yang Merasa Paling Berat: Saya yang Baca Aja Sampai Ikutan Capek
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
7


Komentar

Comments are closed.