Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Depok Bikin Bingung, yang Longsor TPA Cipayung, tapi yang Dibangun kok Margonda?

Jarot Sabarudin oleh Jarot Sabarudin
15 Juli 2024
A A
Jogja Itu Sebenarnya Jumawa atau Malah Tutup Mata Perkara Sampah? TPA Cipayung depok

Jogja Itu Sebenarnya Jumawa atau Malah Tutup Mata Perkara Sampah? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa minggu lalu saya mendengar sebuah kabar bahwa TPA Cipayung Depok mengalami longsor. Hal itu disebabkan curah hujan yang terjadi beberapa waktu lalu meningkat. Dalam 2 hari berturut-turut, hujan turun sepanjang hari. Alhasil, TPA Cipayung yang sudah overload itu pun longsor.

Sebenarnya itu tak begitu mengejutkan. Kabarnya, sejak 3 tahun terakhir, TPA Cipayung sudah nggak sanggup menampung limpahan sampah dari berbagai wilayah di Kota Depok. Tapi, tetap saja TPA Cipayung harus menerima kiriman sampah karena Kota Depok nggak punya lahan lagi untuk dijadikan TPA. Akhirnya bisa ditebak, overload.

Mengutip laman resmi, Pemkot Depok menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo. Hal itu dilakukan untuk mengurangi tumpukan sampah yang terjadi di TPA Cipayung. Padahal, sependek pengetahuan saya, Kota Depok masih sangat banyak lahan terbuka yang bisa dijadikan TPA. Seperti di daerah Tapos.

Memang sih, Tapos lokasinya jauh. Bisa dibilang sudah masuk wilayah perbatasan dengan Kabupaten Bogor. Tapi, bukankah TPA memang seharusnya berlokasi di pinggiran kota, kan. Nggak seperti lokasi TPA Cipayung yang sekarang.

Mengenal TPA Cipayung yang sudah overload dari 2019

Mungkin jamaah mojokiyah banyak yang belum tahu lokasi TPA Cipayung, saya jelaskan sedikit. TPA Cipayung berlokasi di Jl. Pertanian Cipayungjaya, Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. TPA Cipayung berada dekat dengan perkampungan, seperti kampung di kelurahan Pasir Putih. Cerita dari beberapa teman saya yang tinggal di Pasir Putih, jika musim hujan atau kondisi angin sedang kencang, bau sampah yang aduhai dari TPA Cipayung bisa menemani keseharian warga Pasir Putih. Bahkan, teman saya pernah memilih untuk “pindah” sementara dari rumahnya dan memilih mengungsi ke rumah orang tuanya. “Kasihan anak dan istri cium bau sampah terus, soalnya mereka yang lebih banyak di rumah” begitu kata teman saya.

TPA Cipayung Depok sendiri memiliki luas kurang lebih 11 hektare dan sudah dinyatakan overload sejak tahun 2019. Namun, hingga sekarang belum juga ada jalan keluar dari Pemkot akan dibagaimanakan TPA Cipayung tersebut. Rencananya, TPA Cipayung akan di revitalisasi pertengahan tahun ini.

By the way, ini sudah pertengahan tahun lho, Pak.

Menurut saya, Pemkot Depok harus sering-sering baca Terminal Mojok. Di sana ada artikel berbagai permasalahn sampah dari daerah-daerah yang lain seperti Jogja.

Baca Juga:

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

Warga Depok Habiskan Hampir 2 Juta Rupiah per Bulan Cuma buat Kerja di Kawasan Senayan, Dedikasinya Tinggi!

Pemkot Depok harus meniru Banyumas dalam hal penglelolaan dan pengolahan sampah

Nah, saya rasa Pemkot Depok juga harus belajar dari Banyumas. Nggak ada kata terlambat, kok. Contohnya, walaupun terobosan Biskita Trans Depok bisa dibilang sangat terlambat, tapi warga tetap mendukung. Ya, mau bagaimana, wong bisanya baru sekarang. Tentu untuk penanganan masalah sampah pun akan didukung. Oh ya, untuk masalah sampah, Pemkot Depok juga merencanakan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi RDF (Refuse Derived Fuel). Menurut saya, sembari program itu dijalankan, alangkah baiknya Pemkot Depok mau sowan ke Banyumas. Banyumas punya sistem pengolahan sampah terbaik se-Asia tenggara, lho. Masa ya nggak mau meniru. Demi kebaikan, kan.

Depok krisis lahan TPA, tapi yang dibangun Margonda

Sekarang kita bergeser sedikit dari bahasan TPA Cipayung Depok. Ada hal yang unik menurut saya. Di tengah-tengah krisis lahan TPA, Pemkot Depok kabarnya akan membuat Margonda Jilid II. Kabar itu saya dapat setelah membaca postingan di media sosial. Margonda Jilid II kabarnya akan direalisasikan di wilayah Bojongsari.

Btw, kenapa selalu ada embel-embel Margonda, sih?

Menurut saya, pemeretaan wilayah bisnis seperti Margonda itu pasti punya tujuan baik. Biar daerah pinggiran nggak iri. Tapi, coba diprioritaskan hal-hal yang urgent. TPA Cipayung Depok ini kan sudah nggak perlu diragukan lagi urgensinya, masak ya nggak didahulukan?

Lagipula, permasalahan sampah di TPA Cipayung kalau nggak segera dibenahi akan berdampak buruk bagi warga sekitar TPA. Masak ya nunggu longsor jilid ke sekian?

Penulis: Jarot Sabarudin
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Gundukan Sampah di Ringroad Jogja Semakin Meresahkan, Kondisi Menahun yang Tak Hilang Sampai Baunya Ganggu Pengendara

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2024 oleh

Tags: depokmargondaSampahtpa cipayung
Jarot Sabarudin

Jarot Sabarudin

Seorang multitasker yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di hadapan piksel dan cahaya layar. Menekuni berbagai peran dari pagi hingga sore, mengubah tatapan kosong ke monitor menjadi deretan karya dan solusi

ArtikelTerkait

Margonda Depok Medan Tempur Semua Orang: Trotoar Jadi Parkiran, Jalan Jadi Lautan Macet

Margonda Depok, Medan Tempur Semua Orang: Trotoar Jadi Parkiran, Jalan Jadi Lautan Macet

31 Januari 2025
Rokok Luffman: Rokok Ilegal yang Katanya Mirip Marlboro Merah, Aslinya Bikin Muntah merek rokok ilegal

Rokok Luffman: Rokok Ilegal yang Katanya Mirip Marlboro Merah, Aslinya Bikin Muntah

9 April 2023
Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas Mojok.co

Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas

10 Februari 2026
Misteri Kawuk: Hewan Pemangsa Mayat di Cilacap dan Penjaga Lapas Nusakambangan pulau nusakambangan

Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Berkunjung ke Pulau Nusakambangan

26 April 2023
Makanan Malang Banyak Kurangnya di Lidah Orang Depok dan Bandung

Makanan Malang Banyak Kurangnya di Lidah Orang Depok dan Bandung

10 Januari 2024
jalan raya muchtar jalan dewi sartika depok mojok

Terjebak di Jalan Raya Muchtar, Cara Terburuk Menghabiskan Waktu di Kota Depok

17 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.