Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Yakult Light: Manisnya Berkurang, Harganya Bertambah

Tiara Uci oleh Tiara Uci
22 Oktober 2022
A A
Yakult Light: Manisnya Berkurang, Harganya Bertambah

Yakult Light: Manisnya Berkurang, Harganya Bertambah (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah gonjang-ganjing minuman kemasan dengan kandungan gula tinggi, Yakult mengeluarkan produk baru yang diberi nama Yakult Light dengan kandungan gula lebih rendah dibandingkan dengan Yakult biasa. Varian ini sebenarnya bukanlah produk yang baru-baru amat. Sebelum rilis untuk pasar Indonesia, Yakult Light sudah dijual di beberapa negara seperti India dan Australia.

Yakult Light dikemas dalam botol yang ukuran dan bentuknya sama dengan yang original, bedanya hanya terletak pada warna kemasannya. Kalau Yakult original berwarna merah, Yakult Light berwarna biru. Dalam satu pak, kita akan mendapatkan lima botol kecil berukuran 65ml. Botol-botol mungil tersebut diberi penutup yang bertuliskan Yakult less sugar.

Ketika botolnya dibuka, aroma khas Yakult langsung tercium. Sampai di sini, saya belum merasakan perbedaanya. Aromanya sama, warnanya pun sama persis. Tapi, ketika saya minum, langsung terasa perbedaanya.

Yakult Light memiliki rasa yang nggak begitu manis bila dibandingkan dengan yang biasa. Ya iyalah namanya juga less sugar. Namun, di balik berkurangnya rasa manis, rasa asemnya justru makin terasa. Kalau boleh diibaratkan, varian ini seperti versi original yang diberi sedikit tambahan air. Jadi, selain rasanya lebih soft ketimbang versi original, teksturnya juga lebih encer.

Menurut saya, dengan tekstur yang lebih encer dan rasa yang lebih ringan, bikin Yakult Light tidak bisa dicampur minuman lain.  Seperti yang kita tahu, Yakult original banyak dibeli orang karena bisa di-mix dengan minuman lain.

Sementara Yakult Light adalah tipe minuman yang akan cocok untuk orang yang tidak suka manis dan mereka yang sangat peduli dengan kesehatan. Begitulah kira-kira.

Seperti yang kita tahu, yang ini adalah versi less sugar. Minuman satu ini memang mengurangi kadar gulanya dalam jumlah yang cukup signifikan. Sebagai perbandingan, jika Yakult biasa (kemasan merah) dalam satu botol kecil 65ml mengandung kalori 50 kkal dan kandungan gulanya 10g. Dalam Yakult Light kemasan yang sama (65ml) mengandung 25 kkal dan gula 3 gram saja. Banyak banget berkurangnya, kan?

Selain itu, Yakult Light juga lebih rendah kalorinya. Hal ini jelas menjadi kabar baik bagi sobat diet yang ingin menurunkan berat badan.

Baca Juga:

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

4 Rekomendasi Gula Pasir Terbaik, Nggak Bikin Gatal Tenggorokan

Oh Iya, dalam Yakult Light juga diberi tambahan vitamin D dan E. Vitamin D sangat penting untuk kesehatan tulang, gigi dan dapat mencegah stunting. Sementara vitamin E memiliki sifat antioksidan yang tinggi dan berperan baik untuk kesehatan mata, kulit, serta saraf.

Jadi, selain baik untuk pencernaan, juga baik untuk kulit dan tulang. Lantaran tidak mengandung bahan pengawet, Yakult Light akan kadaluwarsa dalam 40 hari saja. Pastikan kalian melihat tanggal kadaluarsanya, ygy.

Di Indonesia, Yakult Light dibandrol dengan harga Rp13 ribuan. Harganya lebih mahal dibandingkan harga Yakult original. Itulah kenapa, banyak netizen Indonesia yang bertanya-tanya di media sosial, “Kenapa harga Yakult Light lebih mahal dari pada Yakult original padahal komposisi gulanya berkurang?”

Mungkin, ini mungkin lho, karena varian ini menambahkan unsur vitamin E dan D, Gaes. Jadi ya, kadar gulanya memang dikurangi, tapi kandungan vitaminnnya ditambah. Meskipun sebenarnya, saya juga lebih suka kalau harganya disamakan. Siapa yang nggak suka kan?

Secara keseluruhan, saya cukup puas dengan karena rasanya tidak banyak berubah, hanya lebih ringan dan encer saja. Dengan rasa yang nggak begitu berbeda dari versi original, tapi memiliki kalori dan kandungan gula yang jauh lebih rendah, Yakult Light bisa menjadi pilihan minuman enak untuk menyegarkan tenggorokan dan melancarkan pencernaan.

Oh iya, Rek, untuk cara penyimpanan, Yakult Light nggak jauh berbeda dengan Yakult Original. Minuman ini dianjurkan untuk disimpan pada suhu 0-10 derajat celcius dalam lemari pendingin dan dijauhkan dari sinar matahari secara langsung. Menyimpan pada suhu yang tepat akan membuat bakteri di dalam Yakult tidak akan aktif dan membuat kualitasnya tetap terjaga, segar, dan rasanya enak.

Kalau cara simpannya salah dan Yakult-nya diajak panas-panasan. Nanti bakteri baiknya berubah jadi jahat, lho. Ingat, bakteri jahat adalah bakteri baik yang sering diajak berjemur di bawah sinar matahari langsung.

Jadi, gimana? Sudahkah Anda minum Yakult hari ini?

Penulis: Tiara Uci
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Resep Rahasia Kesuksesan Yakult Bertahan di Pasar Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 Oktober 2022 oleh

Tags: gulayakult light
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

26 Februari 2026
Minuman Kemasan Lain Harusnya Belajar dari Teh Botol Sosro karena Sedia Varian Less Sugar dan Tawar

Minuman Kemasan Lain Harusnya Belajar dari Teh Botol Sosro karena Sedia Varian Less Sugar dan Tawar

16 Agustus 2024
susu tambah gula

Susu Itu Udah Manis, Nggak Usah Ditambahin Gula!

16 Desember 2021
Jangan Hakimi Mereka yang Minum Kopi Pakai Gula, pada Hakikatnya Gula Adalah Hak Segala Bangsa

Jangan Hakimi Mereka yang Minum Kopi Pakai Gula, pada Hakikatnya Gula Adalah Hak Segala Bangsa

11 November 2023
Beli Produk Kopi Saset dengan Gula Terpisah Bisa Jadi Perbuatan Dosa Terminal Mojok

Beli Produk Kopi Saset dengan Gula Terpisah Bisa Jadi Perbuatan Dosa

22 April 2022
Manisnya Sejarah Kecamatan Kencong Jember, Pusat Ekonomi Belanda pada Masa Kolonial

Manisnya Sejarah Kecamatan Kencong Jember, Pusat Ekonomi Belanda pada Masa Kolonial

12 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jakarta yang Keras di Dalam Ingatan Arek Surabaya (Unsplash)

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

27 Maret 2026
5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli

28 Maret 2026
Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

1 April 2026
Sisi Gelap Purwokerto yang Membunuh Wisatanya Sendiri (Unsplash)

Purwokerto Murah? Murah untuk Siapa? Kenapa Warga Asli Tidak Merasakannya?

27 Maret 2026
Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living Mojok.co

Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Punya Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living

27 Maret 2026
Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara- Beli Mahal, dapatnya Bangkai (Wikimedia Commons)

Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara: Membayar Tiket Eksekutif demi Uji Nyali Makan Nasi yang Sudah Almarhum

29 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya
  • Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja
  • User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan
  • Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa
  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.