Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

Mixue Indonesia Sudah Halal dan Cabangnya Terus Bertambah, Akankah Risiko Diabetes Ikut Meningkat?

Farahiah Almas Madarina oleh Farahiah Almas Madarina
23 Februari 2023
A A
Mixue Indonesia Sudah Halal dan Cabangnya Terus Bertambah, Akankah Risiko Diabetes Ikut Meningkat?

Mixue Indonesia Sudah Halal dan Cabangnya Terus Bertambah, Akankah Risiko Diabetes Ikut Meningkat? (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Mentang-mentang sudah halal, jangan khilaf jajan Mixue tiap hari, ya. Inget potensi diabetes di balik makanan manis, Bestie.

Pertama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Mixue Indonesia atas keberhasilannya mengantongi fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) tanggal 16 Februari kemarin. Meskipun beritanya nggak seramai saat netizen mempertanyakan status kehalalan Mixue beberapa waktu lalu, kabar terbitnya sertifikat halal ini menjadi angin segar bagi masyarakat muslim yang selama ini maju-mundur untuk menikmati es krim Mixue.

Sejak lahan-lahan dan ruko kosong di setiap jalan berubah jadi outlet Mixue, masyarakat semakin getol mendesak perusahaan es krim asal Tiongkok ini untuk mengupdate perkembangan status produk-produknya. Saking hebohnya polemik halal-haram Mixue, akun @mixueindonesia di Instagram jadi banjir pengunjung sampai-sampai tiap postingannya selalu muncul pertanyaan, “Kapan Mixue halal?”

Maka sudah selayaknya perjuangan Mixue dalam menyelesaikan sertifikasi halal MUI—yang panjang dan ketat itu—mendapatkan apresiasi. Gimana nggak, mereka sudah berupaya mengajukan sertifikasi sejak tahun 2021, namun baru bisa mendapatkannya di awal tahun 2023 ini. Seperti yang pernah dijelaskan oleh pihak Mixue di laman Instagramnya, sebagian besar bahan baku pembuatan produk Mixue diimpor dari luar negeri (Cina), sehingga auditnya juga harus dimulai dari sumber produksi.

Kini setelah status kehalalannya sah, Mixue semakin yakin melebarkan sayapnya ke seluruh penjuru negeri. Dilansir dari CNBC Indonesia, perusahaan waralaba ini sudah memiliki lebih dari 1.000 gerai. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah, seiring dengan ketersediaan lahan kosong seperti yang kerap dianekdotkan dalam meme dan jokes receh.

Outlet Mixue selalu ramai

Lalu, apakah persoalan seribu gerai Mixue hanya berhenti di status kehalalannya saja? Hmmm, saya rasa nggak juga. Saya justru jadi bertanya-tanya, gimana ya nasib gula darah para penikmat Mixue yang (bisa jadi) jajannya lebih dari tiga kali seminggu?

Sudah jadi rahasia umum kalau rasa es krim dan minuman Mixue ini enak-enak, plus harganya murah meriah. Secara konsep marketing, produk Mixue ini bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari kelas borjuis hingga proletar, semuanya bisa makan es krim di Mixue. Hanya dengan membayar Rp8.000 saja, kita sudah bisa mendapatkan satu cone ice cream berporsi besar.

Apalagi logo “halal” dari MUI sudah resmi didapatkan Mixue, maka jelas segmen pasar kedai es krim ini semakin meluas sebab masyarakat muslim kini sudah nggak ragu-ragu lagi menyambangi outletnya. Tak terkecuali anak-anak, kategori usia mereka menjadi salah satu yang paling banyak memenuhi outlet Mixue.

Baca Juga:

Es Teh Jumbo (Seharusnya) Anti Bangkrut dan Awet Bertahan karena Menjadi Sahabat Orang Miskin: Ada di Mana Saja dan Harganya Murah

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

Di Mixue cabang Klaten (Jl. Merbabu) misalnya, outletnya sangat kids-friendly dengan area bermain yang dilengkapi perosotan dan mainan anak lainnya. Kebayang kan betapa ramainya Mixue Klaten, ini? Mungkin padatnya sekitar dua kali lipat dari outlet Mixue tanpa playground.

Namun, di balik fenomena antrean Mixue yang nggak pernah sepi itu, terdapat risiko lain yang diam-diam berpotensi mengancam kesehatan tubuh konsumennya. Tentu saja bukan bagi orang-orang yang membeli es krim Mixue satu kali seminggu atau sesekali di waktu libur saja, melainkan mereka yang mengonsumsinya secara rutin dan terlalu sering.

Potensi diabetes di balik makanan manis

Berdasarkan informasi dari Halodoc.com, es krim memiliki kalori lebih banyak daripada gelato. Nah, takaran gula dalam setiap es krim ini bisa berbeda-beda mengikuti porsi, komposisi bahan, varian rasa, hingga topping-topping tambahannya.

Saat kita melihat menu-menu es krim dan minuman di Mixue, ada banyak pilihan rasa es krim yang dilengkapi dengan topping. Mulai dari es krim varian Oreo Sundae, Chocolate Lucky Sundae, hingga Boba Sundae. Ada juga menu es krim yang dikombinasikan dengan smoothies dan minuman teh. Jika melihat komposisi menuman serba manis ini, saya yakin kalorinya bisa dobel-dobel.

Padahal Permenkes Nomor 30 Tahun 2013 telah mengatur batas konsumsi gula melalui konsumsi GGL (Gula, Garam, dan Lemak) harian. Mengacu pada aturan tersebut, konsumsi gula per hari pada tiap orang adalah 10 persen dari total energi (200kkal) atau setara dengan empat sendok makan per hari.

Kabar buruknya, slot empat sendok makan gula itu seringnya sudah kita isi melalui konsumsi makanan tinggi gula lainnya seperti nasi putih, mi instan, kue, hingga saus botolan. Ketika input gula kita sudah melampaui batas maksimal konsumsi harian, kelebihan gula atau glukosa ini akan diubah menjadi glikogen yang kemudian disimpan ke dalam hati dan otot. Bila kadar gula darah yang tinggi nggak dijadikan sebagai sumber energi, maka ia akan berubah menjadi lemak dan meningkatkan risiko obesitas yang rentan berujung pada diabetes.

Awal Februari kemarin, IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) telah merilis laporan terkait kasus diabetes pada anak. Hasilnya menunjukkan terjadi lonjakan sebesar 70 kali lipat dari kasus diabetes anak di tahun 2010. Saking mengkhawatirkannya penyakit diabetes di Indonesia, negara kita bahkan termasuk dalam lima negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi di dunia.

Banyak orang tidak peduli dengan nilai gizi makanan yang mereka konsumsi

Nggak dimungkiri, banyak orang Indonesia yang belum teredukasi atau bahkan nggak peduli dengan nilai gizi pada makanan yang mereka konsumsi. Contoh sederhananya misalnya saja mi instan. Akui saja kita jarang meluangkan waktu untuk membaca informasi di belakang kemasan mi instan, kan? Baca informasi nilai gizi saja nggak pernah, apalagi menanyakan takaran gula pada kru Mixue yang juga belum tentu hafal.

Buruknya pola hidup dan konsumsi gula berlebih yang sering nggak kita sadari memiliki dampak besar terhadap tubuh kita. Meski efeknya nggak langsung terasa, kebiasaan mengonsumsi gula berlebih dalam jangka waktu panjang bisa benar-benar meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes. Nggak perlu menunggu usia tua, penyakit diabetes kini bisa menyerang siapa saja, baik usia anak-anak maupun remaja.

Meskipun kini Mixue sudah halal dan kelak ruko di depan rumah tiba-tiba jadi outlet Mixue, bukan berarti kalian bebas mengonsumsinya setiap hari tanpa aturan yang jelas, ya. Ingat, sakit diabetes itu nggak enak. Selain bisa menguras kantong, diabetes juga tergolong sebagai salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia, lho.

Jadi, jangan lupa batasi asupan gula harian kalian, ya. Sesekali boleh kok makan es krim Mixue. Toh, rasanya memang juara, kan?

Penulis: Farahiah Almas Madarina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Tersertifikasi Halal, Ini Saatnya Mencoba 6 Menu Mixue yang Recommended.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Februari 2023 oleh

Tags: diabeteses krimgulaMixue
Farahiah Almas Madarina

Farahiah Almas Madarina

Magister Sosiologi yang banting setir ke dunia digital marketing. Menulis di Terminal Mojok sejak 2021 dan saat ini aktif menjadi remote worker di sebuah business architecture studio.

ArtikelTerkait

Bisnis Pet Shop Menjamur di Boyolali, Pertumbuhannya Nggak Kalah sama Mixue

Bisnis Pet Shop Menjamur di Boyolali, Pertumbuhannya Nggak Kalah sama Mixue

1 Agustus 2023
5 Kandungan dalam Minuman Kemasan yang Memicu Penyakit Ginjal (Pixabay.com)

5 Kandungan dalam Minuman Kemasan yang Memicu Penyakit Ginjal

7 Desember 2023
Macaron: Makanan yang Kayaknya Enak Buanget, tapi Bikin Enek terminal mojok.co

Macaron: Makanan yang Kayaknya Enak Buanget, tapi Bikin Enek

29 April 2021
Blora Tetap Sulit Berkembang meski Sudah Ada Mixue, Bioskop, hingga Mie Gacoan

Blora Tetap Sulit Berkembang meski Sudah Ada Mixue, Bioskop, hingga Mie Gacoan di Sini

17 Februari 2025
4 Es Krim Minimarket yang Overrated

4 Es Krim Minimarket yang Overrated

30 November 2024
Rahasia Pegawai Mixue di Bandung supaya Cepat Naik Level (Unsplash)

Rahasia Pegawai Mixue di Bandung supaya Cepat Naik Level

13 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Bantul Iri, Pengin Tinggal Dekat Mandala Krida Jogja (Wikimedia Commons)

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

16 April 2026
3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

17 April 2026
3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Tidak Butuh Mall untuk Bisa Disebut Beradab dan Maju, Standar Konyol kayak Gitu Wajib Dibuang!

15 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Pesut Adalah Simbol Kota Samarinda, tapi Orang Samarinda Sendiri Belum Pernah Lihat Pesut Secara Langsung

12 April 2026
Terbiasa Naik Kereta di Stasiun Tugu Jogja Bikin Saya Kaget dengan Stasiun Lempuyangan yang Chaos Mojok.co

Terbiasa Naik Kereta di Stasiun Tugu Jogja Bikin Saya Kaget dengan Stasiun Lempuyangan yang Chaos

12 April 2026
4 Alasan Orang Jogja Malas Kulineran di Warung Bakmi Jawa Pak Pele yang Jadi Favorit Wisatawan Mojok.co bakmi jogja gudeg tegal

Kenapa Bakmi Jogja Susah Bertahan di Tegal, tapi Gudeg Bisa?

15 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kata Siapa Pemakai Pertamax Turbo Nggak Ngamuk Melihat Kenaikan Harga? Saya Juga Stres karena Curiga Pertamax dan Pertalite Akan Jadi Barang Langka
  • Purwokerto Tempat Pensiun Terbaik, tapi Bukan untuk Semua Orang: Kamu Butuh 4 Skill Ini Buat “Survive”
  • Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika
  • iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi
  • PNS Tinggalkan Suasana Slow Living di Desa karena Muak dengan Teman Kantor yang Suka Menjilat Atasan, Ujungnya Malah Bernasib Lebih Buruk
  • Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.