Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

Marselinus Eligius Kurniawan Dua oleh Marselinus Eligius Kurniawan Dua
26 Februari 2026
A A
6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Jus buah punya tempat spesial di hati banyak orang. Rasanya segar, warnanya menggoda, dan yang lebih sehat. Blender berderu, es batu berjatuhan ke dalam gelas plastik, lalu jadilah segelas minuman yang menyelamatkan dahaga di tengah cuaca panas.

Namun di balik kesegaran itu, ada cerita lain yang merugikan pembeli. Bukan soal resep rahasia atau campuran buah eksotis. Namun, ini soal kebiasaan-kebiasaan dari penjual yang terlihat sepele.

Dosa-dosa penjual jus buah muncul sebagai gambaran santai tentang praktik yang kurang ideal. Kadang mereka melakukannya tanpa rasa bersalah karena sudah biasa.

#1 Memakai terlalu banyak gula

Dosa yang paling umum adalah terlalu banyak menggunakan gula. Kalau membeli di pinggir jalan, akan sangat sulit menemukan jus buah yang alami. Dan sudah biasa kalau penjual menggunakan gula terlalu banyak. Biasanya, sih, gula cair.

Akibatnya, jus buah yang seharusnya segar alami, berubah menjadi minuman manis dengan kandungan gulanya terlalu tinggi. Terlalu sering mengonsumsi minuman seperti ini, jelas berbahaya untuk pembeli yang punya potensi diabetes.

#2 Es batu yang mengalahkan isi gelas jus buah

Dosa lain yang juga umum adalah menggunakan terlalu banyak es batu. Gelas untuk mengolah jus buah terlihat penuh. Namun, bukan isi buah segar, tapi es batu. 

Hasilnya, rasa alami jus buah sudah pasti hilang. Atau, minimal, berkurang karena kalah oleh air yang berasal dari es batu. Secara bisnis, dosa ini memang menguntungkan. Dan memang itu tujuannya. 

#3 Pakai buah yang tidak lagi segar

Dosa ini berkaitan dengan dosa nomor satu. Ada saja penjual menggunakan buah yang tidak lagi segar untuk menghemat budget. Untuk “menutupi” dosa ini, mereka menggunakan lebih banyak gula.

Baca Juga:

4 Varian Rasa Nutrisari yang Gagal dan Bikin Pembeli Kapok

4 Rekomendasi Gula Pasir Terbaik, Nggak Bikin Gatal Tenggorokan

Buat pembeli jus buah yang tidak jeli, mungkin mereka tidak bisa membedakan mana buah yang segar dan mana yang buahnya sudah jelek. Warna dan aromanya mungkin sudah tertutup oleh berbagai kondimen tambahan. Di sinilah muncul perbincangan tentang standar kualitas yang pada akhirnya merugikan pembeli.

#4 Susu kental manis yang menutupi rasa asli jus buah

Untuk beberapa varian jus buah, misalnya alpukat, pembeli akan menambahkan susu kental manis. Semata karena memang sudah pasangannya. Buat yang suka, rasanya memang jadi lebih creamy dan nikmat. Namun, ada saja pembeli yang menambah susu kental manis terlalu banyak.

Alpukat yang seharusnya punya karakter lembut dan sedikit gurih menjadi sangat manis. Lagi-lagi, banyak yang mengira dosa ini untuk menutupi penggunaan buah yang tidak lagi segar untuk jus buah. Ini menjadi ironi tersendiri. Buah hanya menjadi latar belakang. Sementara rasa utama, datang dari pemanis tambahan.

#5 Buah beku yang kehilangan karakter

Sudah lumrah kalau penjual menyimpan buah dalam kondisi beku. Cara ini akan memperpanjang masa simpan. Namun, buah yang terlalu lama dalam kondisi beku, bisa kehilangan tekstur dan sebagian rasa alaminya.

Saat masuk blender, jus buah memang tetap terlihat menarik. Tetapi, aroma segarnya tidak sekuat buah yang benar-benar segar. Sensasi alaminya terasa berbeda, sedikit datar, dan kurang hidup. Pembeli mungkin tidak selalu menyadari perbedaannya. Namun, kualitas rasa yang autentik pelan-pelan berkurang.

#6 Terlalu banyak air dalam blender

Salah satu dosa yang cukup sering terjadi adalah penjual menambahkan air lebih dari batas. Beberapa jenis buah memang butuh sedikit air agar mudah diblender. Namun dalam praktiknya, tak jarang air yang masuk jauh lebih banyak. Hasilnya, jus terlihat penuh dan volumenya banyak. Akan tetapi, rasanya tipis.

Kekentalan yang seharusnya menjadi ciri khas jus buah perlahan hilang. Yang tersisa hanya sensasi manis dan dingin. Air memang tidak terlihat mencolok karena menyatu sempurna. Tapi, perbandingan buah dan air inilah yang diam-diam mengubah kualitas jus buah secara signifikan.

Itulah, 6 dosa penjual jus buah yang sebetulnya menipu dan merugikan pembeli. Banyak dari pembeli tidak protes karena dua hal. Pertama, sudah menjadi praktik yang lumrah. Kedua, karena tidak tahu. Mereka tidak tahu kalau sudah dirugikan oleh pembeli yang tidak jujur semata demi cuan.

Penulis: Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Keluhan Penjual Jus Buah: Kenapa sih Orang Indonesia Minum Jus Harus Manis?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Februari 2026 oleh

Tags: buahbuah buahangulajus alpukatjus buahjus segarjus terdekat
Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Guru yang baru terjun di dunia menulis. Gemar main game, jalan-jalan, dan kulineran. Suka membahas tentang daerah, sosial, ekonomi, pendidikan, otomotif, seni, budaya, kuliner, pariwisata, dan hiburan.

ArtikelTerkait

Orang yang Mengaku Nggak Suka Durian, Sebetulnya Belum Menemukan Rasa Durian yang Pas

Orang yang Mengaku Nggak Suka Durian, Sebetulnya Belum Menemukan Rasa Durian yang Pas

13 Januari 2024
Stop Nyinyirin Orang yang Bawa Air Minum Sendiri ke Tempat Makan, Ini Bukan Sekadar Perkara Irit Terminal Mojok

Stop Nyinyirin Orang yang Bawa Air Minum Sendiri ke Tempat Makan, Ini Bukan Sekadar Perkara Irit!

1 Oktober 2022
Urutan Teh Kemasan Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi. Harus Bijak Dikonsumsi!

Urutan Teh Kemasan Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi. Harus Bijak Dikonsumsi!

9 Februari 2024
5 Jenis Buah yang Sulit Dibeli oleh Pembeli Pemula Seperti Saya Terminal Mojok

5 Jenis Buah yang Sulit Dibeli oleh Pembeli Pemula Seperti Saya

11 Desember 2020
5 Kandungan dalam Minuman Kemasan yang Memicu Penyakit Ginjal (Pixabay.com)

5 Kandungan dalam Minuman Kemasan yang Memicu Penyakit Ginjal

7 Desember 2023
4 Varian Rasa Nutrisari yang Gagal dan Bikin Pembeli Kapok Mojok.co

4 Varian Rasa Nutrisari yang Gagal dan Bikin Pembeli Kapok

12 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
6 Tanda Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan Mojok.co

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.