Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

Rachelia Methasary oleh Rachelia Methasary
5 April 2026
A A
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya sepertinya sudah beberapa kali menulis di Mojok tentang macetnya Tol Jakarta-Tangerang (Tol Janger). Semoga kamu tidak bosan membacanya karena sampai detik ini kawasan tersebut masih konsisten padat. Sebagai warga Tangerang yang bekerja di Jakarta Pusat dan tidak ngekos, jujur saya sudah di tahap muak saking lelahnya. Level sabar warga Tangerang yang melintasi jalanan tersebut sudah di atas rata-rata.

Jalan tol yang menjadi penyambung antara Jakarta dan wilayah Tangerang sampai Merak ini tidak pantas disebut bebas hambatan. Alih-alih lancar jaya, yang ada malah antrian panjang berbagai jenis kendaraan. Ada mobil pribadi, bus umum, bus AKAP, sampai truk transformer. Kalau nyimak  medsos, sudah banyak orang yang mengeluhkan perkara ini tapi belum terlihat hilal kebijakannya. Setiap hari pulang pergi harus begini, apa nggak stres di jalan?

Kemacetan luar biasa ini tidak hanya terjadi saat weekday saja, hari Sabtu dan Minggu pun terlihat mengenaskan. Kalau saya punya energi berlebih, kayaknya mending jalan kaki menyusuri pinggir tol sampai ke Tangerang deh. Menghadapi kemacetan di jalur ini menguji segalanya, ya kesabaran, emosi, sampai kekuatan kaki.

Macet 2-3 jam itu sudah jadi makanan warga Tangerang sehari-hari 

Warga Tangerang sudah khatam dengan kemacetan luar biasa di Tol Janger. Jadi, kalau kalian mengeluh kena macet 30 menit saja, belum apa-apa dibanding kami. Terjenak di jalan 2-3 jam merupakan makanan sehari-hari dan tidak bisa dihindari. Saya adalah salah satu korbannya. Kemacetan terparah terjadi setelah jam 6 pagi, rasanya lebih cepat kalau saya jalan kaki.

Setelah saya amati, kondisi ini bukan hanya karena ada kecelakaan atau perbaikan jalan. Tidak sedang terjadi apa-apa juga tetap macet, mungkin karena volume kendaraan yang melintas tidak terkendali ya. Apalagi yang melintasi Tol Jakarta-Tanegrang bermacam-macam jenisnya, mulai dari mobil kecil sampai truk angkut motor pun lewat sini. Kebayang kan semrawutnya seperti apa. Belum lagi kalau ada truk mogok, ya sudah pasrah.

“Emang nggak bisa naik KRL?” ini pertanyaan yang sering dilontarkan teman saya. Ya bisa saja saya naik kereta, tapi stasiunnya jauh banget. Tol Janger inilah yang paling cocok buat saya yang tinggal di pinggir Tangerang. Konsekuensi tinggal di antah berantah. Untung fisik dan mental sudah sekuat baja.

Truk besar dan aspal hancur, penyebab utama kemacetan Tol Jakarta Tangerang

Saya heran kok bisa ya jalan tol yang harusnya aman dan nyaman, tapi malah bikin penggunanya stres. Belakangan ini banyak pengendara curhat di medsos tentang Tol Janger yang aspalnya bopeng dan hancur. Pantas saja kemacetan tak bisa dihindari karena semua yang lewat berjalan pelan-pelan. Jika tidak, kendaraanmu akan rusak dan bahkan bisa celaka. Sepertinya sering ada perbaikan tapi kok setengah-setengah?

Selain jalan rusak, terdapat banyak truk besar melintasi Tol Janger yang akan menuju kawasan Merak sekitarnya. Jenis truknya beragam, mulai dari Golongan III sampai Golongan V yang berjenis kontainer, tronton, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, bus AKAP pun tak mau kalah eksis meramaikan tol yang tidak pernah sepi ini. Jadi kalau kamu pakai mobil kecil lewat sini, banyakin doa dan sabarnya aja ya.

Baca Juga:

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

Padahal sudah ada aturan tertulis bahwa para truk ini hanya bisa berjalan di lajur 1 dan 2 atau sisi kiri jalan tol dengan kecepatan minimum. Prakteknya, masih banyak truk besar dengan santainya melaju di lajur 3 dan 4 dengan ugal-ugalan. Entah apa yang dikejar.

Jalan tol paling absurd di Jabodetabek, belum ada lawan

Sebagai orang Tangerang pengguna jalan tol di area Jabodetabek, saya akui Tol Janger merupakan yang paling absurd. Kemacetan yang terjadi bukan hanya semata-mata karena ada kecelakaan atau perbaikan, tapi nggak ada kejadian apapun tetap stuck.

Di sisi lain, truk mogok menjadi penyebab kemacetan lain. Ngggak cuma sesekali, hampir ada saja truk macet setiap hari. Mulai dari patah as roda, pecah ban, dan lain sebagainya yang pastinya mengganggu perjalanan.

Ternyata bukan saya saja yang ngedumel, para pengguna lain juga sering mengeluhkan hal yang sama di medsis. “Jalan tol paling nggak jelas” ucap mereka di salah satu konten kesibukan di Tol Jakarta Tangerang. Kayaknya kalau saya lewat tol lain seperti Tol Jagorawi atau Tol Cawang, tidak separah ini sih macetnya.

Saya pernah terjebak di tol ini selama hampir 3 jam karena adanya perbaikan di sekitar Bitung menuju Merak. Seharusnya pihak terkait sudah menyiapkan solusi agar tidak sampai macet, misalnya dengan tidak mengerjakannya di jam sibuk. Lah ini malah pas jam pulang kerja, ambyar lah. Sampai sekarang, masih tetap saja bopeng kok aspalnya.

Bingung harus mengadu ke siapa, seperti tidak ada yang peduli

Saya sudah bertahun-tahun bersahabat dengan Tol Jakarta Tangerang, tapi makin hari makin tidak terkendali. Saking lelahnya, saya sampai bingung mau mengadu ke siapa terkait masalah ini. Misal harus berkeluh kesah ke pihak Jasa Marga, apakah akan langsung ditindaklanjuti? Bukan hanya saya saja, tapi ribuan orang yang lewat tol tersebut kena imbasnya.

Waktu itu, sepertinya Komisi III DPR RI sempat menyinggung kemacetan parah di Tol Jakarta Tangerang yang semakin meresahkan ini. Hanya saja sampai sekarang belum ada penanganan khusus, masih terlihat kondisi yang sama. Semakin lama semakin tidak kondusif dan semua pengguna harus menahan kelelahan karena terlalu lama di jalan.

Padahal sudah banyak keluhan yang datang dari masyarakat melalui media sosial. Semoga cepat tertangani, ya.

Sampai tulisan ini dibuat, Tol Jakarta Tangerang dan sebaliknya masih dengan kepadatannya yang luar biasa. Kapanpun itu, dari pagi sampai malam ketemu pagi lagi. Kesabaran dan kekuatan orang Tangerang itu ada batasnya loh. Capek banget!

Penulis: Rachelia Methasary
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 April 2026 oleh

Tags: jabodetabekJakartajalan toltangerangtol jakarta tangerangtol janger
Rachelia Methasary

Rachelia Methasary

Pustakawan di ibu kota yang senang ngopi, traveling, dan baca buku. Lebih memilih tempat yang sepi dan tenang karena introvert.

ArtikelTerkait

Bahasa Sunda Banten Itu Nggak Kasar, tapi Egaliter!

Bahasa Sunda Banten Itu Nggak Kasar, tapi Egaliter!

3 November 2023
Kota Tua Jakarta: Telah Direvitalisasi, Kini Kembali ke Setelan Pabrik

Kota Tua Jakarta: Telah Direvitalisasi, Kini Kembali ke Setelan Pabrik

9 September 2024
Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

17 Desember 2025
karang taruna pentas agustusan bendera merah putih indonesia terminalmojok

Menilik Sejarah Karang Taruna, Organisasi Paling Eksis di Bulan Agustus

5 Agustus 2021
Semua Orang Benci Toyota Fortuner dan Pajero Sport, Sampai Mereka Mencobanya Sendiri

Pajero Sport dan Fortuner Memang Gagah di Jalan Rusak, tapi di Jalan Tol Mereka Pecundang

3 September 2025
Merantau ke Jogja Menyadarkan Saya tentang Privilese Hidup di Jakarta

Merantau ke Jogja Menyadarkan Saya tentang Privilese Hidup di Jakarta

22 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Naik Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan Mojok.co

Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan

1 April 2026
Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja
  • Penyesalan Lanjut S2 Cuma karena Pelarian dan FOMO: Nganggur dan Dicap Overqualified, Sudah Kerja pun Gaji Setara Lulusan SMA
  • Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional
  • Turun Stasiun Tugu Jogja Muak sama Orang Minta Donasi: Tidak Jujur Sejak Awal, Jual Kesedihan Endingnya Jebakan
  • Astrea Grand, Motor Honda yang Saking Iritnya, Sampai Memunculkan Mitos Tentangnya
  • Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.