Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalanan Jakarta Saja Sudah Menyebalkan, Ditambah Musim Hujan Makin Mengesalkan

Adly Febrian oleh Adly Febrian
4 November 2025
A A
Jalanan Jakarta Saja Sudah Menyebalkan, Ditambah Musim Hujan Makin Mengesalkan Mojok.co

Jalanan Jakarta Saja Sudah Menyebalkan, Ditambah Musim Hujan Makin Mengesalkan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah jadi rahasia umum kalau jalanan Jakarta itu menyebalkan. Sudah macet, beberapa titik jalan tidak mulus, penggunanya nggak tertib lagi. Pokoknya melewati jalanan Jakarta sehari-hari itu menyebalkan. Kondisinya semakin parah ketika musim hujan seperti sekarang ini. Jalanan Jakarta bak neraka. 

Saya sudah hafal pola akhir-akhri ini. Pagi hari langit tampak cerah seolah-olah tidak akan terjadi hujan hari itu. Siang harinya, matahari menyengat begitu terik. Namun, jangan tertipu, sebab memasuki sore hari sekitar pukul 5 sore, tiba-tiba langit mendung. Tidak lama setelahnya akan turun hujan. 

Artinya apa? Artinya warga Jakarta harus menghadapi jalanan yang menyebalkan. jalanan akan basah (bahkan mungkin banjir, ojek online langka, tarif akan naik tiga kali lipat. Apabila tidak nekad menerjang hujan, kalian akan terjebak di kantor. Tapi, kalau diterabas, kalian akan basah kuyup. Ujung-ujungnya pilek. 

Musim hujan di Jakarta adalah mimpi buruk bagi pengguna sepeda motor

Naik motor waktu hujan di Jakarta itu bukan sekadar perjalanan. Itu ujian hidup. Jalanan licin, pandangan buram, dan pengendara lain melaju tanpa logika. Jas hujan tipis yang saya beli di pinggir jalan cuma bertahan lima menit sebelum air tembus sampai ke dalam kaus.

Saya pernah sampai rumah dengan celana seperti baru dicelup di ember, kaus nempel di badan, dan sepatu mengeluarkan suara berdecit tiap melangkah. Kalau ada lomba “siapa yang paling basah sampai rumah” saya mungkin juara bertahan tiga tahun berturut-turut.

Dan, lucunya, hujan di Jakarta itu nggak bisa ditebak. Kadang deras banget, tapi sebentar, kadang gerimis kecil tapi tahan tiga jam. Saya sering nunggu hujan reda di warung, tapi pas hujan berhenti dan saya jalan, tiba-tiba hujan lagi. 

Akhir pekan jadi terganggu

Bagi banyak orang, khususnya para pekerja, akhir pekan adalah saat ditunggu-tunggu. Beberapa orang menghabiskan waktunya dengan rebahan, tapi tidak sedikit juga yang keluar rumah untuk melepas penat. 

Saya tipe yang ke-2. Saya suka nongkrong, cuci mata, atau sekadar jalan-jalan ke taman di akhir pekan. Namun, rencana healing saya di akhir pekan terganggu oleh hujan. 

Baca Juga:

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan

Sabtu pagi yang mestinya cerah untuk jalan ke kafe, malah diguyur hujan sampai sore. Akhirnya, bukan nongkrong di luar, tapi rebahan di kamar sambil nonton hujan di jendela.

Dan, yang paling ngeselin, begitu Minggu sore, pas besoknya udah mau kerja lagi, hujan malah berhenti. Langit tiba-tiba cerah seperti tidak pernah berbuat salah. Sementara banyak orang sudah terlalu malas untuk keluar rumah di saat itu. Mending mempersiapkan diri menyambut hari Senin. 

Musim hujan di Jakarta mengajarkan pasrah

Akhirnya saya sampai pada kesimpulan: mungkin hidup di Jakarta memang butuh payung lebih dari satu. Satu untuk melindungi dari hujan, satu lagi untuk menahan emosi, dan satu lagi untuk menutupi kenyataan bahwa kita sebenarnya udah capek banget dengan ritme kota ini.

Tapi, ya begitulah, meski tiap hari basah kuyup, kita tetap bangun lagi besok pagi, tetap berangkat kerja, tetap berharap hujan kali ini datangnya malam saja, biar kita sempat pulang dengan kering, meski cuma sekali seminggu.

Dan, kalaupun nanti hujan tetap turun pas jam pulang kerja, ya sudah. Setidaknya kita bisa bilang ke diri sendiri. “Tidak apa-apa, toh aku sudah terbiasa. Aku dan hujan, hubungan kami rumit: aku benci dia, tapi dia selalu datang menjemput.”

Penulis: Adly Febrian
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Masyarakat Kasihan Bantul Sebaiknya Punya Kapal agar Selamat di Musim Hujan, sebab Jalannya Penuh Genangan!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 November 2025 oleh

Tags: hujanJakartajakarta hujanmusim hujanwarga Jakarta
Adly Febrian

Adly Febrian

Adly Febrian, mahasiswa Ilmu Politik di UPNVJ dan penulis buku. menaruh perhatian lebih pada isu perkotaan khususnya Jakarta

ArtikelTerkait

5 Hal yang Bikin Tinggal di Surabaya Itu Perlu Disyukuri Terminal Mojok.co

5 Hal yang Bikin Tinggal di Surabaya Itu Perlu Disyukuri

1 Maret 2022
Lucunya Harga Tiket Pesawat Domestik: Bagaimana Bisa Jakarta ke Singapura Lebih Murah ketimbang ke Surabaya? Nggak Masuk Akal!

Lucunya Harga Tiket Pesawat di Indonesia: Bagaimana Bisa Jakarta ke Singapura Lebih Murah ketimbang ke Surabaya? Nggak Masuk Akal!

20 Maret 2024
4 Alasan Duren Sawit Jadi Daerah Ternyaman di Jakarta Timur yang Kacau, Cocok Dijadikan Tempat Tinggal Mojok.co

4 Alasan Duren Sawit Jadi Daerah Ternyaman di Jakarta Timur yang Kacau, Cocok Dijadikan Tempat Tinggal

19 Februari 2024
Jalan Benyamin Sueb Kemayoran, Jalan di Jakarta yang Hanya Macet Setahun Sekali

Jalan Benyamin Sueb Kemayoran, Jalan di Jakarta yang Hanya Macet Setahun Sekali

12 Agustus 2023
Jas Hujan Ponco Itu Terbaik buat Pemuda Kasmaran terminal mojok.co

Jas Hujan Ponco Itu Terbaik buat Pemuda Kasmaran

7 November 2020
4 Kelakuan Nyeleneh Pengendara Motor Indonesia Saat Hujan Terminal Mojok

4 Kelakuan Nyeleneh Pengendara Motor Indonesia Saat Hujan

21 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover suzuki nex II

Suzuki Nex II Benar-benar Nggak Tahu Diri, Harganya Lebih Mahal dari Honda BeAT, tapi Fiturnya Masih Saja Tertinggal  

6 Juni 2026
Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu Mojok.co

Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu

31 Mei 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.