Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Walaupun Sedikit Ngaco, Saya Mendukung Shin Tae-yong yang Lebih Memilih Pemain Muda

Kuncoro Purnama Aji oleh Kuncoro Purnama Aji
19 Mei 2021
A A
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari yang lalu, PSSI telah resmi mengumumkan daftar skuat yang akan digunakan dalam ajang kualifikasi Piala Dunia putaran kedua. Skuat yang berjumlah 28 pemain ini, nantinya akan berlaga untuk mengarungi sisa pertandingan dalam kualifikasi tersebut. Meskipun Indonesia telah dipastikan tidak lolos, ajang ini tentu akan sangat ditunggu, sebab Shin Tae-yong akan menangani timnas senior di ajang resmi untuk pertama kalinya.

Hal menarik dari pengumuman skuad tersebut, adalah mayoritas pemain diisi oleh para pemain muda. Pertama kali saya melihat ke-28 pemain yang dipilih, saya langsung berpikiran, ini mah bukan timnas senior, tapi timnas U-23. Wajar saja, lha wong nama-nama yang dibawa adalah pemain-pemain angkatannya Egy Maulana Vikri, sama beberapa alumni U-19 yang kemarin baru saja TC di Kroasia. Bahkan pemain yang dikatakan senior bisa dihitung jari, di antaranya ada Evan Dimas dan Adam Alis.

Selain itu, hal yang menjadi sorotan adalah tidak diikutsertakannya Marc Klok dalam skuad. Pemain yang semenjak menjadi WNI diharapkan mampu mendongkrak permainan timnas ini tidak ada dalam daftar skuat, walaupun sudah dikonfirmasi bahwa ada keperluan keluarga, sehingga tidak bisa ikut serta. Justru yang menarik adalah dipilihnya striker senior yang notabene nama baru, yaitu Kushedya Hari Yudho. Striker dari klub Arema yang namanya mencuat akhir-akhir ini.

Walaupun pemilihan skuat yang sedikit ngaco, saya sendiri justru cukup optimis terhadap para pemain yang dipilih. Langkah yang diambil oleh Shin Tae-yong ini tentu telah dipikirkan matang-matang. Hal tersebut tak terlepas dari tujuan pelatih, yang sejak awal ia ditunjuk sebagai pelatih, dia ingin membentuk sebuah pakem permainan baru di Timnas Indonesia. Maka dari itu dia memulainya dari para pemain muda.

Selain itu, salah satu hal yang membuat saya optimis dengan pemilihan skuat ini, adalah dari ke-28 pemain tersebut, banyak dari mereka yang main di kompetisi luar. Untuk posisi pemain belakang sendiri, ada nama Elkan Baggot yang bermain di Inggris sana, ada juga Ryuji Utomo yang main di Liga Thailand, ditambah Asnawi Mangkualam yang sedang on fire di kasta kedua Liga Korea Selatan. Untuk posisi gelandang sendiri diisi oleh nama-nama seperti Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan Syahrian Abimanyu.

Tapi, meskipun para pemain muda ini cukup menjanjikan secara kualitas skill, namun salah satu kendala dari pemain muda adalah jam terbang yang masih minim dan mental yang belum stabil. Tapi, hal tersebut bukan masalah bagi saya, karena justru inilah waktu yang tepat untuk mereka menambah jam terbang, toh Indonesia sudah dipastikan tidak lolos.

Jika melihat dari sisi strategi yang dibawa oleh pelatih Shin Tae-yong selama ini, dengan pakem formasi 4-4-2, memilih pemain muda adalah sebuah keputusan yang tepat. Pasalnya pada formasi ini lebih mengandalkan pemain cepat di kedua sisi sayap. Adanya pemain muda jelas sangat mendukung formasi ini, sebab stamina dan kecepatan pemain muda masih lebih baik dibanding pemain senior.

Pemilihan pemain muda dan adanya nama-nama baru ini, akan sangat membantu untuk membentuk sistem permainan 4-4-2 yang baru ini. hal tersebut karena para pemain muda ini lebih mudah untuk dibentuk pakem permainannya, berbeda dengan para pemain senior yang selama ini selalu menggunakan pakem formasi 4-3-3 di timnas. Jelas untuk membentuk pakem permainan baru membutuhkan waktu, dan hal tersebut pada akhirnya tidak akan efektif.

Baca Juga:

5 Pekerjaan yang Cocok untuk Jeje Translator setelah Shin Tae-yong Dipecat dari Kursi Pelatih Timnas

Benang yang Kembali Kusut: Langkah Membingungkan PSSI Memecat STY di Tengah Jalan  

Apa pun yang dilakukan oleh pelatih Shin Tae-yong, merupakan langkah untuk membuat timnas menjadi lebih baik. Pemilihan pemain muda ini menjadi tanda, bahwa pelatih Shin ingin memulainya dari para pemain muda, dengan menanamkan pakem baru tersebut. Hasil terbaik tentu selalu kita harapkan, tapi untuk mencapai hal tersebut harus ada proses yang dilewati, jadi kita lihat saja beberapa pekan ke depan seperti apa timnas kita dengan para pemain mudanya.

BACA JUGA Benahi Dulu Liga, Baru Kita Berharap pada Timnas dan tulisan Kuncoro Purnama Aji lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2021 oleh

Tags: elkan baggotPiala DuniapssiShin Tae-yongTimnastimnas u-23
Kuncoro Purnama Aji

Kuncoro Purnama Aji

Memiliki keinginan menjadi penulis, meski prosesnya berjalan pelan. Banyak ide justru muncul saat berlari dan membiarkan pikiran mengembara.

ArtikelTerkait

Haruna dan (Silat) Lidahnya di Space Pandit Football

19 Januari 2022
Shin Tae-yong vs Indra Sjafri: Perdebatan yang Bikin PSSI Bahagia

Minta Shin Tae-yong Out? Kok Lucu Sampean

11 Januari 2023
Jasa Raharja, BUMN yang Diam-Diam Cuan (Unsplash)

Jasa Raharja, BUMN yang Diam-Diam Cuan

30 Mei 2023
piala dunia

Indonesia, Sepak Bola, dan Harapan Berlaga di Pentas Piala Dunia

21 Juli 2019
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Timnas Sepak Bola Indonesia Nggak Akan Juara kalau Jaga Pola Makan Aja Nggak Bisa

25 Agustus 2020
Pemain Naturalisasi Ketika Jadi Tuan Rumah Pildun, tapi yang Main Bukan Orang Indonesia MOJOK.CO

Pemain Naturalisasi: Ketika Jadi Tuan Rumah Pildun, tapi yang Main Bukan Orang Indonesia

23 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
5 Barang Unik yang Saya Temukan di Facebook Marketplace, Surga yang Underrated

Facebook Marketplace, Titik Kumpul Barang Unik dan Berguna, sekaligus Surganya para Penipu

4 Juni 2026
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover suzuki nex II

Suzuki Nex II Benar-benar Nggak Tahu Diri, Harganya Lebih Mahal dari Honda BeAT, tapi Fiturnya Masih Saja Tertinggal  

6 Juni 2026
5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total Mojok.co

5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.