Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

3 Pesan Penting tentang Imunisasi yang Bisa Kita Petik dari Upin Ipin Episode “Hapuskan Virus”

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
16 Januari 2024
A A
3 Pesan Penting tentang Imunisasi yang Bisa Kita Petik dari Upin Ipin Episode "Hapuskan Virus"

3 Pesan Penting tentang Imunisasi yang Bisa Kita Petik dari Upin Ipin Episode "Hapuskan Virus" (Upin Ipin Fandom)

Share on FacebookShare on Twitter

Orang tua zaman sekarang harus nonton Upin Ipin episode Hapuskan Virus supaya paham pentingnya imunisasi. Betul, betul, betul?

Upin dan Ipin adalah serial animasi dari Malaysia yang menceritakan keseharian anak kembar bernama Upin Ipin bersama nenek, kakak, teman-teman, dan tokoh lainnya di Kampung Durian Runtuh. Serial animasi ini mendapat banyak perhatian karena selain lucu, ada begitu banyak pesan moral untuk kehidupan yang bisa dipetik dari ceritanya. Misalnya, tentang pentingnya beramal baik ketika bulan Ramadan tiba, nilai-nilai toleransi dalam kehidupan masyarakat Kampung Durian Runtuh, dll. Namun ada satu kisah yang menurut saya menarik dan harusnya diputar ulang di televisi nasional kita.

Episode yang saya maksud adalah episode Hapuskan Virus yang tayang pada musim 11. Kisah Upin Ipin dalam episode Hapuskan Virus tersebut membuat saya sadar akan kesehatan keluarga dan pentingnya imunisasi. Apalagi belakangan ini ramai berita mengenai kasus polio yang menimpa 3 anak yang berada di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bahkan menanggapi Kejadian Luar Biasa (KLB) polio tersebut, Kementerian Kesehatan mengadakan Sub Pekan Imunisasi Nasional Polio (Sub PIN Polio) serentak mulai tanggal 15 Januari 2024 kemarin di Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Kabupaten Sleman DIY.

Dilansir dari BBC.com, Indonesia sempat dinyatakan bebas polio oleh WHO pada tahun 2014. Namun, penyakit ini kembali muncul. Ada beberapa faktor penyebab munculnya virus polio di Indonesia, salah satunya masih rendahnya cakupan vaksin di masyarakat.

Gara-gara KLB polio ini, saya jadi teringat episode Hapuskan Virus Upin Ipin. Setidaknya ada 3 hal penting yang bisa kita petik dari serial animasi tersebut yang berhubungan dengan imunisasi di kalangan masyarakat.

#1 Upin Ipin episode Hapuskan Virus mengingatkan bahwa imunisasi nggak melulu dari sekolah, tapi bisa secara mandiri

Orang tua maupun kita sendiri mungkin sering berpikir bahwa imunisasi usia sekolah itu sepenuhnya adalah tanggung jawab sekolah. Di sekolah memang banyak sekali kegiatan imunisasi yang ditujukan untuk para siswa. Yah, meski anak-anak sering menolak, ujung-ujungnya pasti dipaksa juga.

Nah, orang tua yang berpikir demikian dikhawatirkan jadi abai akan kesehatan anaknya lantaran merasa nggak ada kewajiban lagi untuk memeriksa kelengkapan imunisasi. Padahal sekolah belum tentu selalu mengadakan imunisasi secara rutin, lho. Lagi pula nggak semua imunisasi diberikan secaara massal melalui sekolah. Jadi, alangkah baiknya apabila orang tua berperan aktif memonitor kelengkapan imunisasi anaknya sehingga bila belum lengkap bisa segera memperolehnya secara mandiri.

Coba deh nonton episode Upin dan Ipin yang Hapuskan Virus. Alih-alih menunggu imunisasi diadakan di sekolah, si kembar mendapatkan imunisasi secara mandiri di puskesmas. Kak Ros ternyata tanggap memeriksa kelengkapan vaksin dua adiknya tersebut. Ayo buat para orang tua jangan mau kalah sama Kak Ros!

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

#2 Pentingnya herd immunity

Virus yang mudah menular bisa ditanggulangi dengan menciptakan herd immunity. Istilah ini memang masif digunakan ketika pandemi COVID-19 melanda. Singkatnya, herd immunity atau kekebalan kelompok terjadi ketika sebagian besar orang memiliki kekebalan tubuh yang baik sehingga kebal terhadap virus menular dan secara nggak langsung memberikan kekebalan juga bagi mereka yang rentan tertular. Jadi kalau ada yang terjangkit virus di kelompok tersebut, sakitnya nggak parah dan penyebaran virusnya nggak terlalu masif.

Memperoleh vaksin merupakan langkah yang tepat untuk menuju herd immunity agar kelak kekebalan tubuh penduduk akan meningkat sehingga pemutusan rantai virus bisa terjadi. Kalau ada yang nggak mau vaksin, jangan sampai dibiarkan, ya. Dalam episode Hapuskan Virus Upin dan Ipin, Tok Dalang mengatakan kalau herd immunity bisa tercapai kalau banyak penduduk yang sudah vaksin. Kalau masih sedikit, yah sama saja bohong.

#3 Tolak berita hoaks tentang vaksin

Di penghujung episode Hapuskan Virus, sepulang dari kedai Uncle Muthu, Kak Ros menunjukkan kumpulan berita mengenai kandungan berbahaya vaksin serta adanya efek samping pasca vaksinasi kepada Opah. Dengan tegas, Opah langsung merespons bahwa semua itu nggak benar dan Kementerian Kesehatan sudah memberikan penyuluhan bila semua vaksin yang digunakan aman.

Dari penggalan adegan serial animasi Upin dan Ipin tersebut, menurut saya ini sangat relate dengan kondisi lapangan saat program vaksinasi sedang berlangsung. Berita hoaks selalu ada dan tersebar luas melalui media sosial, terutama di grup WhatsApp dan Facebook. Meski terdengar sepele, korban berita hoaks ini banyak banget dan umumnya menyasar orang tua.

Jika ada berita yang nggak jelas informasinya, baiknya segera cek fakta, ya. Jangan sampai menolak vaksin cuma gara-gara berita hoaks. Bisa-bisa malah mencelakai diri sendiri.

Itulah 3 pesan moral yang dapat dipetik dari serial animasi Upin dan Ipin, terutama dalam episode Hapuskan Virus. Saya sangat merekomendasikan episode ini ditonton jamaah mojokiyah sebab ada penjelasan seputar vaksin dan imunisasi yang dikemas secara menarik dan mudah dipahami. Jangan lupa juga imunisasi lengkap harus dibarengi dengan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan. Biar virus-virus nakal kabur semua~

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Anak Muda yang Mau Jadi Pengusaha Sukses Harus Belajar dari Mail dalam Serial Upin Ipin.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Januari 2024 oleh

Tags: imunisasipilihan redaksiUpin dan Ipinupin-ipinvirusWabah Virus
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

5 Camilan Terbaik Indomaret dan Alfamart di Bawah Rp20 Ribu

5 Minuman Penyegar di Indomaret yang Underrated

12 Juni 2023
Soto Pak Sabar Montongsari Weleri: Rasa Sotonya Tawar, Rasa Tehnya Ambyar Mojok.co

Soto Pak Sabar Montongsari Weleri: Rasa Sotonya Tawar, Rasa Tehnya Ambyar

6 Mei 2024
Purwokerto Selatan, Kecamatan Paling Ideal di Banyumas yang Sering Disepelekan

Purwokerto Selatan, Kecamatan Paling Ideal di Banyumas yang Sering Disepelekan

9 Maret 2024
3 Penderitaan Punya Rumah Dekat Sawah yang Nggak Disadari Kebanyakan Orang Kota Mojok.co

3 Penderitaan Punya Rumah Dekat Sawah yang Nggak Disadari Kebanyakan Orang Kota

23 April 2025
5 Provinsi di Indonesia yang Paling Tidak Bahagia terminal mojok.co

5 Provinsi di Indonesia yang Paling Tidak Bahagia

4 Januari 2022
10 Lagu tentang Selingkuh yang Pernah Populer di Indonesia Terminal Mojok

10 Lagu Bertema Selingkuh yang Pernah Populer di Indonesia

23 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
4 Kebohongan SCBD Jakarta yang Telanjur Kita Terima Begitu Saja Mojok.co

4 Kebohongan SCBD Jakarta yang Telanjur Kita Terima Begitu Saja

8 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
13 Kosakata Bahasa Madura yang "Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar Mojok.co

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

9 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.