Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Untuk Kamu yang Masih Nggak Percaya kalau Gangguan Kesehatan Mental Itu Ada

Fatimatuz Zahra oleh Fatimatuz Zahra
11 Oktober 2021
A A
Untuk Kamu yang Masih Nggak Percaya kalau Gangguan Kesehatan Mental Itu Ada terminal mojok.co

Untuk Kamu yang Masih Nggak Percaya kalau Gangguan Kesehatan Mental Itu Ada terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Tulisan ini disampaikan dengan penuh keraguan. Bukan keraguan terhadap apa yang ingin saya sampaikan, tapi justru kepada kemungkinannya untuk sampai di layar ponselmu dan jadi bahan bacaan setelah itu.

Bukannya suuzan kalau kamu nggak suka baca. Namun, biasanya orang yang sudah telanjur denial itu merasa bahwa teguran, masukan, imbauan, atau apa pun yang sejatinya ditujukan untuknya, itu bukan untuk dia. Tak ubahnya kebiasaan kita kalau lagi baca kitab suci lalu ada seruan, “Wahai orang-orang yang berlebih-lebihan,” biasanya yang muncul dalam bayangan kita ya pihak lain, padahal bisa jadi seruan itu untuk kita sendiri.

Barangkali ada momen ajaib yang membawamu baca tulisan ini, saya pengin ngomong dua hal yang sebenarnya udah berbusa-busa diomongin para penyintas gangguan kesehatan mental maupun tenaga kesehatan.

Pertama, gangguan dalam kesehatan mental itu nyata. Hanya karena ia tidak kasat mata laiknya luka bakar ataupun memar, bukan berarti penyakit mental itu tidak ada. Kayaknya sudah sangat banyak kejadian menyedihkan yang disebabkan oleh gangguan kesehatan mental ini.

Masih ingat nggak sama ibu dari bayi usia 11 bulan yang menenggelamkan anaknya ke bak mandi sampai meninggal? Beberapa media memang meng-cover kejadian tersebut dengan balutan kata-kata klikbait seperti: sadis, tega, kejam, dan lain-lain.

Namun, tidak sedikit juga media yang menceritakan kondisi sang ibu pascamelahirkan. Kondisi yang kelelahan, suami yang tidak bersedia membantu mengurus anaknya yang baru lahir, sementara mertua yang selalu memprotes cara dia mengasuh anak. Sampai tibalah hari itu, hari di mana sang ibu merasa mendapat bisikan untuk menenangkan anaknya dengan cara ditenggelamkan… di bak mandi.

Apa menurutmu ibu itu kurang iman? Masa iya, perempuan yang sudah rela berlelah-lelah mengandung dan melahirkan itu masih bisa disebut kurang iman? Bukannya lebih masuk akal menjelaskan kejadian itu dengan mengakui adanya kemungkinan gangguan mental pascamelahirkan seperti baby blues, postpartum, dan lain-lain? Dan semuanya bisa dicari sebabnya, dicegah, dan disembuhkan.

Atau yang baru-baru ini terjadi di kancah internasional. Simone Biles, atlet senam asal Amerika yang merupakan juara bertahan turnamen-turnamen internasional akhirnya memutuskan untuk mundur dari Olimpiade Tokyo 2020 karena mengaku punya masalah dengan kesehatan mentalnya.

Baca Juga:

Wahai Maba Jurusan Psikologi, Berhenti Menganggap Kuliah Ini Akan Menyembuhkan Gangguan Kesehatan Mentalmu

Lingkungan Kerja Toxic Membuat Karyawan Tidak Sejahtera Jiwa dan Raga

Usut punya usut, masalah yang dialami  Biles adalah kesulitan membedakan mana bagian atas dan bagian bawah saat sedang melompat. Biles biasanya mengonsumsi obat untuk mengatasi gangguan tersebut, sayangnya obat yang biasa dikonsumsi oleh Biles ternyata mengandung bahan yang tidak boleh dibawa masuk ke negara Jepang sebagai tuan rumah Olimpiade.

Saya pikir karena Biles berasal dari Amerika yang katanya termasuk negara maju dan “open minded”, keputusannya tersebut tidak akan dipermasalahkan. Ternyata nggak juga. Dia banyak menerima hujatan netizen yang kurang lebih narasinya senada dengan bilang, “Masa cuma gara-gara alasan kesehatan mental, kita kehilangan potensi medali emas.” Mungkin mereka ini nggak tahu betapa bahayanya atlet senam kalau nggak bisa bedain mana atas dan mana bawah. Lagi muter-muter di atas tiba-tiba jatuh, kan bisa meninggal itu orang.

Dua contoh di atas harusnya sudah cukup membuktikan kalau permasalahan kesehatan mental itu beneran ada dan berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Tapi, kalaupun contoh-contoh di atas masih bisa disangkal juga, saya cuma mau menyampaikan satu hal terakhir.

Kedua, tahan diri. Oke, kalau memang mau pakai teori apa pun, kamu tetap mau menganggap bahwa gangguan kesehatan mental itu nggak ada. Tolong, sebagai penyintas saya minta satu hal aja. Tahan diri untuk tidak berkomentar, “Gitu aja, kok, terapi.” Atau, “Lemah banget, sih!” Maupun komentar lain sejenis baik secara lisan maupun tulisan. Simpanlah sendiri unek-unek itu, supaya kami yang sedang berjuang untuk sembuh ini, bebannya nggak tambah berat lagi.

Selamat merayakan 10.10, boleh dengan belanja online, boleh juga dengan memeluk temanmu yang sedang berjuang untuk sembuh.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Oktober 2021 oleh

Tags: Gangguan MentalKesehatan Mental
Fatimatuz Zahra

Fatimatuz Zahra

Sedang belajar tentang manusia dan cara menjadi manusia.

ArtikelTerkait

Berani Konsultasi Psikologi untuk Pertama Kali Adalah Langkah Besar untuk Masalahmu terminal mojok.co

Berani Konsultasi Psikologi untuk Pertama Kali Adalah Langkah Besar untuk Masalahmu

30 Maret 2021
Krisis Eksistensial

Untuk Siapapun yang Sedang Mengalami Krisis Eksistensial: Please Seek Help!

1 Oktober 2019
thomas wayne

Joker: Apakah Benar Arthur Fleck Adalah Anak Thomas Wayne?

14 Oktober 2019
mas didi kempot

Didi Kempot Adalah Bapak Kesehatan Mental Nasional

6 Mei 2020
suicide

50 Reasons Why You Shouldn’t Commit Suicide

18 Oktober 2019
kesurupan

Kesurupan Bukan Cuma Terjadi Karena Kerasukan Setan, Bisa Juga Karena Stress dan Banyak Pikiran

29 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.