Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Toyota Calya, Mobil Berbodi (Terlihat) Gede, tapi Tenaga Memble

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
19 September 2023
A A
Toyota Calya, Mobil Berbodi (Terlihat) Gede, tapi Tenaga Memble

Toyota Calya, Mobil Berbodi (Terlihat) Gede, tapi Tenaga Memble (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Toyota Calya saya kira meyakinkan setelah melihat bodinya yang mantap. Ternyata, tarikannya nggak segahar tampilannya.

Pada lebaran kemarin, saya diajak oleh teman-teman untuk silaturahmi ke tempat KKN di Desa Blandongan, Banjarharjo, Brebes. Seminggu sebelum berangkat, saya sudah janjian dengan seorang kenalan yang membuka jasa rental mobil. Kebetulan, saya sudah dua kali menyewa mobil di sana. Pertama kali saat mengantar barang-barang KKN. Sedangkan yang kedua kalinya saat pulang dari tempat KKN. Karena armada yang bagus serta mulus, saya berencana untuk menyewa mobil lagi untuk silaturahmi ke Brebes. Selain itu, hal yang paling penting adalah karena harga yang bersahabat.

Mobil yang hendak saya sewa adalah mobil Grandmax. Namun, semua rencana yang sudah diatur kandas seketika. Setelah sampai di lokasi pada hari pemberangkatan, ternyata mobil yang hendak saya sewa masih belum ngandang (masih di jalan). Mobil baru sampai Purwokerto pada pukul 22.00. Padahal, kami berencana untuk berangkat pagi hari.

Akhirnya mau nggak mau, kami harus mencari rental mobil lain yang armadanya ready maksimal siang hari. Setelah menunggu hingga pukul 13.00, kami berhasil menemukan armada juga. Seorang kawan saya menawarkan mobil dengan biaya yang relatif murah. Mobil yang ditawarkan adalah Toyota Calya warna hitam. Kami serombongan pun berangkat pada pukul 13.30 dari Purwokerto. Setelah menyewa Toyota Calya tersebut, ada beberapa penyesalan yang masih membekas di pikiran saya hingga sekarang.

Toyota Calya nggak cocok untuk jalanan Pantura

Saat perjalanan pulang, kami mampir terlebih dahulu ke Alun-alun Tegal. Untuk ke sana, kami harus membelah jalanan pantura dari Kecamatan Ketanggungan di Brebes hingga Kabupaten Tegal. Ketika memasuki jalan di pantai utara Jawa, saya berencana gas poll untuk mengetahui seberapa besar tenaga mobil ini yang sesungguhnya.

Kami pun memasuki area pantura dengan jalan yang mulus. Rasanya kaki saya gatal jika tidak menginjak gas dengan kecepatan maksimal. Akhirnya saya memerintahkan seorang teman yang duduk di samping saya untuk menjadi kernet dadakan selama melintasi jalur ini. Saya menyalip berapa mobil pribadi hingga truk bermuatan ringan dengan mudahnya. Namun saat berhadapan dengan bus Sinar Jaya dan truk gandeng, saya merasa cemas. Kenapa? Karena saya harus mempertimbangkan akurasi yang matang saat menyalip.

Baca halaman selanjutnya

Kukira suhu, ternyata cupu

Baca Juga:

Dulu Saya Menganggap Toyota Calya Adalah Gerobak Diberi Mesin, tapi Kini Saya Menjilat Ludah Sendiri

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 September 2023 oleh

Tags: bodiergonomipanturatenagaToyota Calya
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Juwana Pati Bukan Tempat yang Tepat untuk Mencari Ketenangan, Jangan Pensiun di Sini

Juwana Pati Bukan Tempat yang Tepat untuk Mencari Ketenangan, Jangan Pensiun di Sini!

3 Mei 2024
Toyota Calya dan Daihatsu Sigra Memang Dirancang Khusus untuk Jadi Armada Taksi Online terminal mojok.co

Toyota Calya dan Daihatsu Sigra Memang Dirancang Khusus untuk Jadi Armada Taksi Online

1 Agustus 2021
Jalanan Situbondo Itu Mirip Dangdut Koplo, Bikin Kendaraan Bergoyang!

Jalanan Situbondo Itu Mirip Dangdut Koplo, Bikin Kendaraan Bergoyang!

11 Mei 2023
Derita Tanpa Akhir Penumpang Bus Pantura Surabaya Semarang (Unsplash)

Derita Tanpa Akhir yang Dirasakan Penumpang Bus Pantura Surabaya Semarang

22 Februari 2025
Tidak Ada Hujan di Situbondo

Tidak Ada Hujan di Situbondo

29 Maret 2023
Kendal, Surga bagi Tukang Parkir Liar, Nggak Ditindak, Nggak Kena Razia, Aman! jukir liar

Kendal, Surga bagi Tukang Parkir Liar, Nggak Ditindak, Nggak Kena Razia, Aman!

25 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

19 Mei 2026
Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026
Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan Mojok.co

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

19 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.