Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Titik Penentu Kedewasaan Liverpool dan Jurgen Klopp yang Abai

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
4 Maret 2020
A A
Titik Penentu Kedewasaan Liverpool dan Jurgen Klopp yang Abai
Share on FacebookShare on Twitter

Saya agak heran dengan komposisi pemain yang diturunkan Jurgen Klopp ketika Liverpool dijamu Chelsea di ajang Piala FA. Apa, sih, yang masih ingin dikejar Jurgen Klopp? Apakah Piala FA tidak masuk ke dalam target musim ini? Saya rasa, kalau memang tidak menjadi target itu agak aneh untuk sebuah tim sebesar Liverpool.

Aneh, terutama jika kamu mempertimbangkan soal jadwal. Setelah melawan Chelsea di Piala FA, Liverpool “hanya” akan melawan Bournemouth. Mengapa sampai repot-repot mengistirahatkan banyak pemain utama? Ingat, Chelsea bukan Arsenal yang bisa diatasi hanya dengan pemain kelas B saja. Apalagi Chelsea turun dengan tim utama.

Liverpool juga sudah tidak mungkin meraih rekor tidak terkalahkan Arsenal di Liga Inggris. Bahkan, mereka kalah beberapa kali di liga pun tidak akan merusak peluang untuk menjadi juara musim 2019/2020. Meraih piala tentu saja target tim besar. Kalau Liverpool melepaskan Piala FA, sekali lagi, sangat aneh.

Dan sayang sekali, Liverpool malah kalah. Tentu saja, mereka sangat sulit memegang kendali lini tengah. Fabinho tidak disokong oleh “kualitas” yang biasanya tersedia. Di rumah Chelsea, Fabinho dibantu Adam Lallana dan Curtis Jones.

Tiga pemain ini kalah dalam perebutan lapangan tengah dengan Ross Barkley dan Kovacic yang didukung Billy Gilmour dan dua penyerang sayap yang bermain sedikit narrow dalam beberapa momen. Lini tengah Chelsea semakin berdaya ketika Gilmour bermain apik. Pemain yang menjadikan Cesc Fabregas sebagai panutan ini bermain begitu tenang, sangat waspada, dan berani adu fisik meski kalah kokoh dibandingkan Curtis Jones dan Fabinho.

Apakah Jurgen Klopp abai dengan Piala FA? Apakah pelatih asal Jerman itu hanya akan fokus ke Liga Inggris yang 95 persen sudah diraih dan usaha back-to-back Liga Champions? Ini alasan yang bagus, tetapi tidak bisa menjadi pembenaran melakukan rotasi di Piala FA.

Jika tujuannya adalah rotasi, Liverpool seharusnya melakukannya sejak lama. Sebelum melawan Atletico Madrid, Liverpool tandang ke Carrow Road, kendang Norwich City. Di laga ini, The Reds hanya mengistirahatkan dua pemain saja. Kondisi pemain yang terlalu rutin bermain tanpa jeda yang ideal membuat mereka kalah dari Atletico Madrid.

Apa, sih, yang mau dikejar Klopp? Rekor tidak terlakahkan selama satu musim? Percaya saya. Rekor itu tidak terlalu penting. Ray Parlour, legenda Arsenal, menegaskan kalau rekor invincible memang membanggakan. Namun, di ujungnya, yang paling penting adalah menjadi juara. Titik. Oleh sebab itu, dibutuhkan kedewasaan untuk menghadapi semua laga.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Menjadi invincible di Liga Inggris zaman sekarang memang lebih berat ketimbang di zaman Arsenal. Hampir semua klub di 10 besar bisa saling mengalahkan. Dulu, Arsenal, paling tidak, hanya bersaing begitu keras dengan empat klub saja. Bukan hendak mengecilkan makna invincible Arsenal. Ini soal kedewasaan Liverpool dalam memandang sebuah laga.

Sekarang, setelah rekor tak terkalahkan selama satu musim itu hilang dan tersingkir dari Piala FA, Liverpool mau apa lagi? Menurut saya, fokus mereka ada dua. Pertama, Liga Champions yang masih akan mementaskan leg kedua. Peluang lolos masih sangat terbuka setelah hanya kalah satu gol saja di kandang Atletico Madrid.

Fokus kedua adalah belajar caranya menjadi lebih dewasa untuk musim depan. Rotasi adalah kebijaksanaan yang penting jika Liverpool ingin mengejar semua piala yang tersedia. Kalah di dua atau tiga laga tidak menjadi masalah. Yang paling utama adalah piala di ujung musim ini sendiri. Saya yakin, di dada fans Liverpool masih bergemuruh hasrat menggempur rekor Manchester United: treble winner!

BACA JUGA Virus Corona, Juventus, PS Sleman, dan Sepak Bola dalam Keterasingan atau tulisan Yamadipati Seno lainnya. Follow Twitter Yamadipati Seno.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Maret 2020 oleh

Tags: Jürgen KloppLiga Championsliga inggrisLiverpoolLiverpool vs Chelsea
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

cara main fantasy premier league bermain fpl mojok.co

Beberapa Hal Menyebalkan yang Pasti Pernah Dirasakan oleh Pemain FPL

21 September 2020
Arsenal Mengalahkan MU Sekaligus Membungkam Bacot-bacot Sumbang (Unsplash)

Arsenal Mengalahkan MU Sekaligus Membungkam Bacot-bacot Sumbang

23 Januari 2023
manchester united manchester city liga inggris FFP david pannick MOJOK.CO

Manchester United Ternyata Kalah Kelas dari Manchester City, Si Perusak Anus UEFA

14 Juli 2020
Bayern Munchen Memakukan Paku Terakhir di ‘Peti Mati’ Barcelona 8-2! MOJOK.CO

Bayern Memaku Paku Terakhir di ‘Peti Mati’ Barcelona: 8-2!

15 Agustus 2020
liverpool

City vs Arsenal: Fans Liverpool Jangan Terlalu Berharap, Tahu Sendiri Arsenal Gimana

17 Juni 2020
Marcelo Bielsa dan Leeds United, Kebahagiaan Bermain Bola dari Elemen Paling Kecil MOJOK.CO

Marcelo Bielsa dan Leeds United, Kebahagiaan Bermain Bola dari Elemen Paling Kecil

18 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

30 Januari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot Mojok.co

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.