Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Tips Sukses Usaha Fotocopy dan ATK bagi Pemula, Nggak Modal Nekat Aja!

Mohammad Maulana Iqbal oleh Mohammad Maulana Iqbal
2 September 2022
A A
Tips Sukses Usaha Fotocopy dan ATK bagi Pemula, Nggak Modal Nekat Aja Terminal Mojok

Tips Sukses Usaha Fotocopy dan ATK bagi Pemula, Nggak Modal Nekat Aja (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Buka usaha fotocopy dan ATK asal modal nekat mah nggak bisa, Lur.

Ada sebuah anggapan dalam dunia wirausaha yang menurut saya menjengkelkan. Katanya, jadi seorang pengusaha itu yang penting bondho nekat alias modal nekat. Apa pun usahanya, yang penting nekat, tatag, wes pokoke los. Urusan lain mah belakangan.

Sejujurnya saya kurang sepakat dengan pernyataan tersebut. Pasalnya, jadi pengusaha itu nggak cuma soal bondho nekat, apalagi kalau jadi pengusaha fotocopy dan ATK. Wah, kalau asal bondho nekat, yang ada kertas fotocopy-nya dimakan rayap gara-gara sepi pelanggan.

Berdasarkan pengalaman pribadi yang telah menggeluti dunia penggandaan uang, eh, berkas selama 2 tahun lebih, saya akan berbagi sedikit tips sukses usaha fotocopy dan ATK. Tips ini saya khususkan bagi pemula yang memang ingin membuka usaha fotocopy dan ATK.

#1 Pilih lokasi yang strategis

Membuka usaha fotocopy dan ATK nggak sama dengan membuka toko kelontong yang bisa buka lapak di mana saja asal ada penduduk sekitar. Calon pengusaha harus paham situasi dan kondisi wilayah di sekitar tempat usahanya. Usaha fotocopy dan ATK itu setidaknya harus dekat dengan minimal satu lembaga tertentu seperti sekolah, kampus, atau perkantoran utamanya kantor pemerintahan. Sebab, lembaga-lembaga inilah yang jadi pelanggan usaha kalian kelak.

Saya sendiri mendirikan usaha fotocopy dan ATK yang berdekatan dengan kantor balai desa dan beberapa sekolah mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Alhamdulillah, pemasukan saya kebanyakan datang dari mereka. Kalau ada ujian di sekolah, lembaran soal ujian difotocopy di tempat saya. Kalau ada pembagian BLT di balai desa, banyak warga yang datang ke tempat usaha saya untuk fotocopy dokumen seperti KTP dan Kartu Keluarga. Pokoknya cari tempat yang strategis, deh.

#2 Terapkan sistem evolusi

Kalau boleh jujur, awal mendirikan usaha fotocopy saya nggak menjual ATK, jadi saya hanya melayani print dan fotocopy dokumen. Untuk membuka usaha fotocopy, dulu saya harus membeli mesin fotocopy, printer, dan laptop.

Saya sendiri membeli mesin fotocopy bekas dengan harga di bawah 10 juta. Ini meringankan modal awal saya ketimbang harus membeli mesin fotocopy baru. Sementara itu, perlengkapan pendukung usaha lainnya seperti mesin laminating, alat pemotong kertas, mesin press, stapler ukuran besar, dll. saya dapatkan secara bertahap melalui penghasilan awal membuka usaha fotocopy. Bahkan hingga menginjak tahun ketiga ini, saya masih terus melengkapi toko saya dengan memutar kembali keuntungan usaha.

Baca Juga:

Resign demi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

5 Alasan Beli Motor Bekas Lebih Cerdas daripada Motor Baru

Jadi, bisa dibilang sistem evolusi atau berkembang secara bertahap akan sangat membantu kalian khususnya calon pengusaha dengan modal kecil seperti saya dulu. Mencicil perlengkapan toko secara perlahan akan jauh lebih masuk akal ketimbang memaksakan modal besar hingga ratusan juta rupiah di awal.

#3 Gunakan kertas dengan harga murah

Dalam usaha fotocopy, amunisi yang paling penting adalah kertas. Ketika harga kertasnya murah, kita bisa bersaing dengan usaha fotocopy lainnya. Pelanggan biasanya nggak begitu peduli dengan merek kertas yang digunakan tukang fotocopy. Asalkan kertasnya putih dan ukuran gram per square meter (gsm) sama, nggak jadi masalah. Toh di tiap lembaran kertas nggak tercantum merek kertasnya.

Fyi, ada beberapa merek kertas dengan harga murah. Namun, berdasarkan kualitas putih kertas, saya memakai merek PP-Lite dan Maxi Brite. Kadang saya hanya memakai PP-Lite, atau sebaliknya, tergantung ketersediaan stok kertas tersebut di toko kertas langganan saya.

#4 Terus asah skill

Waktu pertama kali membuka usaha fotocopy, saya cuma punya skill ngetik dan nge-print yang saya dapatkan dari kebiasaan bikin tugas kuliah. Menggunakan aplikasi Corel pun saya nggak begitu mahir dan belajar otodidak ketika menjadi juru desain gratis dalam kegiatan organisasi kampus. Padahal keahlian lain juga diperlukan dalam usaha fotocopy.

Saya sendiri belajar mencetak undangan, membuat kartu nama, menjilid buku, hingga servis mesin sendiri secara otodidak dengan nonton video di YouTube. Bahkan sampai detik ini, saya masih harus belajar berbagai skill yang sekiranya diperlukan seorang tukang fotocopy. Jadi, jangan berkecil hati dengan minimnya skill yang kalian miliki dalam dunia penggandaan berkas sekarang. Seiring berjalannya waktu, kalian akan menguasai berbagai keahlian lainnya asal mau belajar.

#5 Tentukan harga fotocopy berdasarkan survei

Sebagai pengusaha, kita nggak bisa menentukan tarif fotocopy seenaknya dalam persaingan antar percetakan. Pasalnya, tarif ini dapat menentukan tingkat intensitas pembeli yang datang ke toko kita. Bahkan untuk selisih 25 rupiah saja, calon pelanggan akan mikir-mikir dulu untuk menggandakan dokumennya di tempat kita. Apalagi kalau mereka hendak menggandakan ratusan lembar dokumen.

Coba terapkan harga lebih murah dengan selisih setidaknya 25 rupiah ketika dalam radius maksimal 5 kilometer dari toko kalian ada toko fotocopy dan ATK lainnya. Untung sedikit nggak masalah karena nggak mungkin ada orang yang hanya fotocopy selembar. Kalaupun ada, coba rayu agar pelanggan yang datang minimal fotocopy 5 lembar.

Sebenarnya sah saja sih jika mau menaikkan harga sedikit lebih tinggi kalau punya nilai lebih, misalnya kualitas kertas yang kalian gunakan lebih baik, jarak dengan usaha fotocopy lainnya cukup jauh, dll. Namun ingat, orang Indonesia itu suka dengan harga yang lebih murah.

Beberapa tips di atas sudah saya praktikkan sendiri. Kalau kalian pengusaha pemula yang tertarik untuk terjun dalam dunia penggandaan berkas, silakan coba tips-tips tersebut. Membuka usaha fotocopy dan ATK bukan perkara mudah. Ada banyak hal yang perlu kalian perhatikan agar bisa menghasilkan cuan yang menjanjikan. Yang penting sabar dan mau belajar karena modal nekat saja nggak cukup.

Penulis: Mohammad Maulana Iqbal
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pengalaman Saya Usaha Fotocopy, Punya Pelanggan yang Mintanya Aneh-aneh.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 September 2022 oleh

Tags: ATKpengusahaTipsusaha fotocopyWirausaha
Mohammad Maulana Iqbal

Mohammad Maulana Iqbal

Lulusan Magister Sosiologi yang doyan ngulik isu konflik, identitas dan dinamika sosial. Selain menjadi kapitalis toko fotocopy, sehari-hari juga disibukkan dengan kegiatan membaca, menulis dan riset. Sedang berkeringat melahirkan komunitas riset.

ArtikelTerkait

Hal yang Menguntungkan Ketika Menggunakan Fitur Instagram Private terminal mojok.co

Selebgram dan Pengusaha Sebaiknya Saling Memahami

9 Oktober 2020
Surat Terbuka untuk Pembenci Perantau di Jogja: Hanya Dhemit yang “Pribumi Jogja”, Kalian Bukan! konten kreator jogja

Hanya Ada 2 Tipe Orang yang Bisa Menetap di Jogja, yaitu Orang yang Berjiwa Wirausaha atau Orang yang Nggak Butuh Duit

31 Mei 2025
Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut tempat parkir ilegal tukang parkir atm, capres surabaya bogor, kota malang polisi cepek qris parkir indomaret

Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut

8 November 2023
Penyebab Orang Lamongan Pantang Makan Lele Meskipun Jualan Pecel Lele terminal mojok.co

Ternak Lele adalah Kita yang Mulai Pragmatis

9 Oktober 2019
3 Tips Thrifting Pakaian supaya Nggak Kena Tipu

3 Tips Thrifting Pakaian supaya Nggak Kena Tipu

17 April 2022
Kasus Waroeng SS: Apa yang Harus Kita Lakukan Jika Menghadapi Masalah Serupa?

Kasus Waroeng SS: Apa yang Harus Kita Lakukan Jika Menghadapi Masalah Serupa?

4 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Lulusan UIN Sulit Cari Kerja Itu Mitos, Kenyataan Membuktikan Sebaliknya!

5 Juni 2026
Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan Mojok.co

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan

5 Juni 2026
Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Membayangkan Semua Gerai Indomaret Tutup: Ibu-Ibu Merana Kehilangan Promo Minyak Goreng, Orang Dewasa Stres Makin Depresi Kehilangan Kursi Besi Andalan

1 Juni 2026
Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Barista Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.