Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Tips Memilih Collagen Drink biar Kulit Makin Cerah dan Uangmu Nggak Terbuang Sia-sia

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
25 Agustus 2023
A A
Tips Memilih Collagen Drink biar Kulit Makin Cerah dan Uangmu Nggak Terbuang Sia-sia

Tips Memilih Collagen Drink biar Kulit Makin Cerah dan Uangmu Nggak Terbuang Sia-sia (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jenis skincare yang paling viral dan most wanted beberapa waktu belakangan ini mengalami perubahan lagi. Kalau di tahun 2020, serum niacinamide lagi di puncak popularitasnya, tahun ini mungkin saya bisa sebut collagen drink sebagai salah satu jenis skincare yang lagi happening. Collagen drink dengan berbagai bentuk dan cara konsumsi, mulai dari kemasan sachet dalam kotak, botol kaca, tablet effervescent, hingga pouch ready to drink menjamur di marketplace dan media sosial.

Collagen drink atau minuman mengandung kolagen yang sebagian besar klaimnya bermanfaat untuk merawat kulit. Saya pikir collagen drink pantas masuk ke dalam kategori skincare karena kegunaannya. Walaupun begitu, apa benar minuman kolagen ini berpengaruh ke kesehatan dan kecantikan kulit?

Dulu dr. Richard Lee pernah membahas bahwa collagen drink sebenarnya nggak ubahnya minuman multivitamin aja. Akan tetapi, video yang diunggah beliau di YouTube tahun 2020 itu rupanya nggak menghentikan masyarakat untuk tetap mengonsumsi collagen drink. Justru belakangan ini makin banyak merek collagen drink beredar di pasaran.

Walaupun sudah diwanti-wanti dr. Richard Lee yang notabene termasuk praktisi kesehatan yang populer di Indonesia, minat masyarakat terhadap collagen drink tetap tinggi. Saya menduga salah satu alasannya karena obsesi orang Indonesia yang kepingin putih. Mungkin ada juga orang-orang yang meyakini bahwa mereka memang butuh kolagen. Memang sih, produksi kolagen dalam tubuh terus berkurang mulai usia 25 tahun, sehingga mereka mengantisipasi kekurangan kolagen dengan minum minuman yang mengandung kolagen.

Meskipun begitu, memilih minuman yang mengandung kolagen nggak boleh asal. Ini antisipasi agar kamu nggak bingung di tengah kemruyuknya pilihan merek collagen drink dan menghindari kemungkinan kena tipu. Sini, saya bisikin tips memilih minuman yang mengandung kolagen biar uangmu nggak sia-sia.

#1 Pastikan kolagen adalah komposisi utama

Biasanya collagen drink berbentuk serbuk menggunakan tripeptide collagen yang berasal dari kolagen ikan. Biar kelihatan keren, mereka bakal menuliskan marine collagen atau salmon collagen alih-alih kolagen ikan.

Kolagen memang bisa ditemukan dari berbagai sumber, termasuk kulit dan tulang hewan. Selama kamu nggak alergi ikan, kamu boleh mengonsumsi collagen drink. Tapi, pastikan dulu bahwa kolagen memang komposisi utama minuman kolagen yang mau kamu minum. Soalnya saya pernah menemukan suatu merek collagen drink yang lebih cocok disebut sugary drink.

Komposisi utama produk mereka bukan collagen, melainkan dextrose atau senyawa gula yang digunakan untuk mengatasi kondisi kadar gula darah terlalu rendah. Kamu yang punya riwayat diabetes harus ekstra teliti sebelum membeli.

Baca Juga:

4 Varian Rasa Nutrisari yang Gagal dan Bikin Pembeli Kapok

Anak SD Zaman Sekarang Sudah Punya Skincare Routine Lengkap dan Tampilan Layak Selebgram: Padahal Saya Pas Bocah Bangga Punya Kaos Sablon dari Pasar Malam

#2 Pastikan collagen drink nggak mengandung pemanis buatan sintetis

Minum kolagen tapi tubuh kemasukan banyak gula, ya sama aja, Tsay. Masalah kulit kamu, seperti jerawat, kusam, dan bruntusan nggak akan tuntas kalau tubuh masih dicekokin gula dalam jumlah terlampau banyak. Soalnya gula punya andil besar dalam kesehatan dan kecantikan kulit.

Oleh karena itu, teliti kembali berapa banyak gula yang terkandung dalam setiap porsi penyajian collagen drink yang kamu konsumsi. Hindari minuman kolagen yang mengandung gula tinggi. Atau amannya kamu bisa memilih minuman kolagen yang rasa manisnya bersumber dari stevia. Stevia ini bikin manis tapi kalorinya lebih rendah ketimbang gula biasa dan tergolong aman dijadikan pengganti gula untuk penderita diabetes.

#3 Kalau punya asam lambung, pilih collagen drink yang rendah kandungan vitamin C

Sebagian besar collagen drink menambahkan multivitamin ke dalam produknya. Di antara multivitamin yang mereka masukkan, vitamin C nggak pernah absen.

Kalau kamu penderita gangguan lambung, seperti maag atau GERD dan kebetulan pengin mencoba minuman kolagen, pilihlah minuman yang kandungan vitamin C-nya rendah. Biasanya minuman kolagen bikin perih di perut kalau persentase vitamin C-nya tinggi.

#4 Harga mahal belum tentu yang terbaik

Kalau dari yang saya lihat, minuman kolagen dengan harga murah cenderung mengandung kolagen yang lebih sedikit daripada yang mahal. Tapi, belum tentu juga minuman kolagen yang paling mahal adalah yang paling bagus dan ngaruh ke tubuh.

Saya pernah membaca review konsumen sebuah merek collagen drink. Ia mengaku sudah beli berkotak-kotak minuman kolagen dari merek tersebut tapi belum ada perubahan di kulitnya. Ia merasa sedih gara-gara kulitnya masih kusam dan gelap padahal ia sudah beli minuman kolagen mahal seharga Rp500 ribu per box.

Nah, belajar dari kejadian itu, kembali pastikan dulu komposisi collagen drink yang kamu minati. Pantas nggak minuman tersebut memasang harga segitu atau termasuk overprice. Ngefek atau nggaknya collagen drink yang kamu konsumsi juga bisa saja dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti faktor lingkungan dan genetik.

#5 Jangan kemakan konten viral

Terakhir, jangan gampang kemakan iklan. Kalau saya pribadi cenderung menghindari review dari TikTok, karena ada kemungkinan review tersebut adalah bagian dari endorse atau program afiliasi.

Sekarang pilihan collagen drink semakin banyak dan kita sebagai konsumen dituntut untuk hati-hati sebelum membeli. Sebelum memutuskan mencoba suatu merek minuman kolagen, pastikan A-Z dan riset sebanyak mungkin. Minimal banget nih, cari honest review dari berbagai sumber, seperti Female Daily, Shopee, Tokopedia, atau sumber lain yang menurut kamu kredibel dan nggak biased.

Punya impian untuk glowing dan berikhtiar dengan minum collagen drink memang nggak ada salahnya. Namun, akan lebih baik kalau kamu cermat sebelum membeli. Dengan begitu uang yang kamu miliki nggak terbuang dan harapanmu untuk glowing nggak pupus.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 7 Minuman Kemasan Underrated di Indomaret.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Agustus 2023 oleh

Tags: collagen drinkkolagenminumanperawatan kulitperawatan kulit wajahskincare
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

7 Rekomendasi Skincare Terbaik buat Kamu yang Menginjak Usia 30-an Terminal Mojok

7 Rekomendasi Skincare Terbaik buat Kamu yang Menginjak Usia 30-an

6 September 2022
Buzzer Skincare: Udah Bikin Rugi Konsumen, Jatuhin Brand Lagi! Terminal Mojok.co

Buzzer Skincare: Udah Bikin Rugi Konsumen, Jatuhin Brand Lagi!

2 Maret 2022
Hada Labo Tamagohada Mild Peeling AHA+BHA Face Wash review mojok.co

Enaknya Cuci Muka dengan Hada Labo Tamagohada Mild Peeling AHA+BHA Face Wash

4 Agustus 2020
4 Produk Skincare yang Dulu Ngetren tapi Kini Kehilangan Popularitas

4 Produk Skincare yang Dulu Ngetren tapi Kini Kehilangan Popularitas

20 Februari 2023
5 Minuman Produksi The Coca-Cola Company yang Nggak Mengandung Soda

5 Minuman Produksi The Coca-Cola Company yang Nggak Mengandung Soda

21 September 2023
beda cushion dan foundation

Rekomendasi Makeup dan Skincare Buat Aksi

25 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang Mojok.co

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang

22 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026
5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

23 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026
Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan Mojok.co

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.