Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Tips Ajari Pacar Operasikan Google Maps, agar Kencan Tidak Sesat di Jalan

Mohammad Maulana Iqbal oleh Mohammad Maulana Iqbal
16 Mei 2021
A A
Tips Ajari Pacar Operasikan Google Maps, agar Kencan Tidak Sesat di Jalan terminal mojok.co

Tips Ajari Pacar Operasikan Google Maps, agar Kencan Tidak Sesat di Jalan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saya selaku laki-laki mengakui bahwa saya nggak gampang hafal jalan ketika keluar. Terutama ketika sedang kencan ke luar kota yang jarak tempuhnya melebihi dua jam, jika menggunakan sepeda motor. Apalagi ketika jalan yang ditempuh hanya pernah saya lewati sekali dua kali.

Alhamdulillah-nya, saya terlahir dan hidup sebagai Homo Technologicus, atau gampangnya makhluk pengguna teknologi, bergantung pada teknologi. Salah satunya yakni Google Maps, yang memandu saya ke mana pun saya pergi ketika nggak tau jalan. Terutama ketika sedang kencan, kebanyakan saya memanfaatkan aplikasi ini untuk bepergian. Pasalnya, kebanyakan kencan saya didominasi bepergian ke luar kota dan membutuhkan panduan aplikasi ini tentunya.

Alhamdulillah-nya lagi, saya memiliki pacar yang cukup mahir mengoperasikan Google Maps, yang mana ini sangat membantu saya ketika berkendara jauh dan ketika tak tau jalan. Apakah saya sombong? Tentu, saya sombong, tapi dikit. Pasalnya, perempuan yang mahir menggunakan Google Maps adalah perempuan yang langka di muka bumi ini. Bukankah begitu? Oleh karena itu, saya sangat bersyukur karena itu.

Kalau pasanganmu belum mahir-mahir amat menggunakan aplikasi ini. Saya akan berbagi informasi bagaimana caranya memberitahu mereka soal hal mendasar dalam menggunakan Google Maps.

#1 Pastikan GPS dan jaringan data menyala

Jika kedua fitur ini nggak menyala, sampai zaman Doraemon diciptakan pun, Google Maps nggak akan dapat berfungsi. Pasalnya, GPS akan mendeteksi lokasi pengguna dan jaringan data sebagai syarat utama untuk online di Google Maps.

#2 Memastikan lokasi tujuan sudah benar

Sebelum jalan, pastikan terlebih dahulu lokasi tujuan di Google Maps sudah benar dan sesuai keinginan atau belum. Saya sendiri biasa memastikannya dengan membaca deskripsi lokasi seperti alamat dan melihat foto lokasi di Google Maps.

#3 Menentukan jalan

Nah, ini yang sangat penting dan sering menjadi faktor pertikaian sesat di jalan. Jadi, ajarkan pasangan kalian terlebih dahulu untuk menentukan jalan yang benar. Jika memilih menggunakan jalan tol, pastikan menggunakan rute mobil dan biasanya jalur tol berwarna kuning di Google Maps.

Jika menggunakan jalan umum, pastikan menggunakan jalan raya utama. Biasanya jalan raya utama berukuran lebih besar daripada jalan tikus di aplikasi ini. Jangan sampai menggunakan jalan tikus, meskipun mbah Google menjanjikan perjalanan yang singkat. Pasalnya, sepengalaman saya, menggunakan jalan tikus biasanya malah banyak buletnya, dan berpotensi nyasar ke mana-mana nggak karuan.

Baca Juga:

Alasan Orang Solo Lebih Hafal Jalan Tikus daripada Jalan Utama

Normalisasi Ucapan Terima Kasih kepada Pacar di Skripsi, sebab Tak Ada yang Salah dari Ucapan Terima Kasih!

#4 Lihat, apakah Google Maps berfungsi dengan baik

Ajarkan pasangan Anda untuk dapat memastikan aplikasi ini berfungsi dengan baik. Lihat, apakah tanda panah berwarna biru berjalan mengikuti jalur biru yang ditunjukkan Google Maps atau tidak. Jikalau tanda panah biru malah melawan jalur yang ditunjukkan, berarti Anda berjalan salah arah. Jika tanda panah biru nggak jalan, ada dua kemungkinan: sinyalnya nggak mendukung atau HP-nya minta diisi paket internet.

#5 Memberitahu jika mendekati belokan

Ini juga nggak kalah penting. Ajarkan pasangan Anda agar memberitahu Anda ketika mendekati sebuah belokan. Supaya Anda nggak dadakan ketika berbelok. Dan, perlu diingat juga bahwa memberitahunya itu ketika “mendekati” sebuah belokan, bukan pas ada belokan baru bilang. Itu namanya ngajak tawuran orang sekampung. Aplikasi ini sendiri biasanya memberi peringatan ketika mendekati belokan, kok.

#6 Mendeteksi kemacetan

Mungkin ini nggak begitu penting, tapi cukup bermanfaat bagi pengemudinya, agar dapat mengantisipasi kemacetan. Biasanya sih, kalau rute jalan berwarna merah, menunjukkan macet polll, warna kuning menunjukkan agak macet, dan jika berwarna biru jalanan dalam kondisi lancar jaya.

Jika di Google Maps terdapat jalan alternatif, monggo-monggo saja melewati jalur tersebut. Namun, ketika sudah melewati kemacetan, maka kembalilah ke jalur utama, jangan sampai nyaman di jalur alternatif alias jalur tikus terus (kembali ke poin 3). Namun, jika nggak ada jalur alternatif, bersabarlah dengan lapang dada.

BACA JUGA Sulit Romantis dengan Pacar yang Nggak Bisa Baca Google Maps dan tulisan Mohammad Maulana Iqbal lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2022 oleh

Tags: berkendaragoogle mapspacar
Mohammad Maulana Iqbal

Mohammad Maulana Iqbal

Lulusan Magister Sosiologi yang doyan ngulik isu konflik, identitas dan dinamika sosial. Selain menjadi kapitalis toko fotocopy, sehari-hari juga disibukkan dengan kegiatan membaca, menulis dan riset. Sedang berkeringat melahirkan komunitas riset.

ArtikelTerkait

Gen Z: Generasi Google Maps, tapi Buta Geografi

Ironi Gen Z: Generasi Google Maps, tapi Buta Geografi

20 Februari 2024
tanya jalan

Cerita Unik tentang Tata Krama Ketika Tanya Jalan ke Orang

9 Oktober 2019
modus pdkt

Modus PDKT Ala Senior Kampus yang Harus Diperhatikan Mahasiswa Baru Ketika Ospek

15 Agustus 2019
4 Jalan di Jakarta yang Jadi Arena Balap Liar dan Kebut-kebutan. Hati-hati kalau Lewat Sini

Sulitnya Nyetir di Jakarta: Salah Belok, Salah Jalur, Bisa Fatal!

23 September 2024
3 Skill Mengemudi yang Harus Dikuasai agar Makin Mahir Berkendara nyetir mobil

3 Skill Mengemudi yang Harus Dikuasai agar Makin Mahir Berkendara

23 Mei 2022
Percaya Estimasi Waktu Tempuh kepada Google Maps di Jakarta Sama kayak Investasi Bodong alias Sudah Pasti Kena Tipu!

Percaya Estimasi Waktu Tempuh kepada Google Maps di Jakarta Sama kayak Investasi Bodong alias Sudah Pasti Kena Tipu!

15 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan (Shutterstock)

Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

28 Maret 2026
5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli

28 Maret 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen Mojok.co

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

31 Maret 2026
Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh Mojok.co

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

28 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab, Tidak Mengeluarkan Aura Brengsek seperti Fortuner dan Pajero
  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.