Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Tiga Rekomendasi Album untuk Melawan Depresi

Devia Anggraini oleh Devia Anggraini
17 Juni 2020
A A
depresi lagu mojok.co

depresi lagu mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

“The good is never gone, it’s the dark before the dawn.”

Mungkin banyak yang belum pernah mendengar potongan lirik lagu tersebut. Dua penggal kalimat itu berasal dari lagu “Shine a Light” karya David Archuleta yang rilis tiga tahun lalu.

ADVERTISEMENT

Iya, David Archuleta yang nyanyi “Crush” sama “Something ‘Bout Love” itu.. Inget kan?

“Shine a Light” merupakan satu dari enam belas lagu yang bernaung dalam album ““Postcard in the Sky”. Lagunya sendiri bertema self-healing yang mengajak kita untuk tetap tangguh meski sedang menghadapi saat-saat sulit. Semenjak kembali dari hiatusnya, kini David Archuleta memang rajin menggarap lagu-lagu bertema mental health.

Memang masih belum banyak penyanyi yang menjadikan mental health sebagai tema utama dari album mereka. Kalau pun ada, mungkin hanya satu dua lagu self-love. Padahal lagu merupakan salah satu alat yang bisa membantu kita melawan depresi. Saya punya tiga rekomendasi album yang bertema mental health yang bisa kamu dengar.

“Postcard in the Sky” ” oleh David Archuleta

Album “Postcard in the Sky” adalah album garapan David Archuleta yang rilis pada tahun 2017. Album ini terdiri dari enam belas lagu. Kesehatan jiwa jadi bahasan utama dalam album ini. David mengemas pelajaran hidup yang diterimanya dalam lagu-lagu ala ballad maupun up beat. Salah satu lagunya yang berjudul “Shine a Light” berfokus memberi tahu orang-orang untuk tetap semangat meski sedang terpuruk dan depresi. David mengibaratkan keterpurukan seperti warna gelap langit yang datang sebelum fajar. Jadi meskipun kita saat ini ada di tempat yang suram, pada akhirnya kita bakal sampai juga ke tempat yang cerah.

Lagunya yang lain bertajuk “Other Things in Sight” juga cukup menarik. Melalui lagu ini David mencoba memberitahu orang-orang untuk berhenti menuntut sesuatu darinya. Dia bilang, dia udah punya banyak hal dipikirin, nggak usah ditambah lagi yang aneh-aneh. Relate banget kan?

Invincible adalah salah satu lagu favorit saya. Kalau lagu “Other Things in Sight” ditujukan untuk orang-orang yang suka ngerecokin hidup orang lain, lagu “Invincible” dibuat untuk kalian yang sedang merasa anxious. David Archuleta menulis “even if you fall it ain’t over yet” sebagai nasihat bahwa gagal bukanlah akhir dari segalanya. Dalam lagu ini ada juga bagian yang berbunyi “you don’t have to be invincible”. Menurut David, kalau sedang ada masalah, kita nggak melulu harus sok kuat. Menangis itu nggak apa-apa dan nggak perlu malu kalau suatu saat kita jatuh.

Baca Juga:

6 Sisi Gelap Jurusan Psikologi yang Tidak Masuk Brosur Promosi

Perjalanan ke Kantor Lebih dari 60 Menit Meningkatkan Risiko Kena Depresi. Apa Kabar Pekerja Jakarta?

“Mantra-Mantra” oleh Kunto Aji

Coba siapa yang nggak nangis berceceran waktu dengar “Mantra-Mantra” dari Kunto Aji?

Dengan mantra-mantranya yang terbagi ke dalam sepuluh lagu, Kunto Aji menyulap pengalamannya melewati terapi menjadi karya seni yang indah. Lagu-lagu dalam album ini punya kekuatan tak kasat mata bagai keajaiban yang muncul dari mantra. Mulai dari “Sulung”, yang dipenuhi pengulangan frasa (atau mantra) mengingatkan kita betapa self-love itu nomor wahid. Harus sayang sama diri sendiri dulu, baru yang lain-lain. Sebagai pengingat, lirik lagunya berbunyi, “Cukupkanlah ikatanmu. Relakanlah yang tak seharusnya untukmu. Yang sebaiknya kau jaga adalah dirimu sendiri”.

Dalam album ini, lagu “Konon Katanya” adalah favorit saya, karena lagu ini seolah menyindir kita-kita yang terbiasa hidup berdasarkan nasihat orang. “Konon Katanya” kamu bisa bahagia kalau jadi dokter, PNS, dan lain-lain yang akhirnya mengabaikan kebahagian sejati kita. Aji juga mengingatkan kalau hidup itu tidak bisa diukur hanya dengan angka-angka saja.

Lagu lain yang juga jadi primadona adalah “Pilu Membiru”. Untuk lagu ini, saya nggak perlu komen. Kayaknya judulnya udah cukup menggambarkan gimana perasaan orang tiap dengar lagu ini: pilu sampai biru (wajahnya). Selain itu, cara terbaik untuk mengetahui betapa menyentuhnya lagu ini adalah dengan membuka kolom komentar video YouTube lagu “Pilu Membiru”. Di sana banyak orang membagikan pengalaman mereka melewati masa-masa pilu dan depresi. Bahkan Najwa Shihab aja menangis dengar lagu ini loh.

“Therapy Session” oleh David Archuleta

Satu lagi album dari David Archuleta. Memang kayaknya David belum selesai mencurahkan perasaannya lewat enam belas lagu di “Postcard in the Sky” , jadi dia butuh satu album lagi untuk curhat. Album kali ini terdiri dari sepuluh lagu.

Yang lucu sebenarnya adalah lagu “Paralyzed”. Lagu ini adalah national anthem bagi kaum rebahan. Lagu ini ditulis berdasarkan pengalaman David karena sering ngerasa mager waktu harus ngelakuin sesuatu.

Lagu lainnya yang bertajuk “Ok, All Right” menargetkan kaum gagal move on yang masih suka stalking IG mantan sebagai bahan sindiran. “Sometimes I blink and then I’m on your Instagram. I see you with your new man but it’s cool,” kata David. Dia berpesan, sesekali stalking boleh, tapi habis itu yaudah, it’s cool!

Tapi tenang, isi album ini bukan cuma sindiran aja. Ada lagu berjudul “You Worry” yang salah satu potongan liriknya berbunyi “I hear voices telling me that I could do better, I’ll make my chances ‘cause I wanna do it my way.” Bisa dilihat lewat lagu ini David coba mengatakan ke orang-orang kalau dia nggak mau disuruh-suruh. Apapun yang dia lakukan harus sesuai dengan kemauannya dan menurut David itu penting demi menjaga kewarasan kita. Dalam hal ini, kita pun harus bisa meniru David. Jangan cuma dengerin saran orang aja, hatimu itu loh didenger juga dong.

Sampai detik ini, tiga album tadi selalu jadi teman saya sehari-hari tiap ngerasa down. Baik David dan Aji menggunakan kemampuan mereka dalam meramu lagu dan menjadikan pengalaman depresi mereka sebagai karya yang bisa membantu banyak orang. Nah untuk kamu yang baca tulisan ini saya harap keberadaan lagu-lagu ini juga bisa membantu kamu meredam perasaan anxious, insecure dan depresi kalian. Semangat!

BACA JUGA Baskara ‘Hindia’ Putra dan Lagu-lagunya yang Diklaim Menyembuhkan Depresi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2020 oleh

Tags: depresirekomendasi album
Devia Anggraini

Devia Anggraini

Seorang pengkhayal profesional

ArtikelTerkait

Buat Deddy Corbuzier, Luna Maya, dan Siapa pun yang Masih Anggap Remeh Kesehatan Mental terminal mojok.co

Buat Deddy Corbuzier, Luna Maya, dan Siapa pun yang Masih Anggap Remeh Kesehatan Mental

1 April 2021
gangguan kesehatan mental

Bukan Joker, Gangguan Kesehatan Mental Adalah Masalah Kita Bersama

10 Oktober 2019
I Want to Die but I Want to Eat Tteokpokki 2_ Catatan Perjalanan Menerima Diri Sendiri terminal mojok

I Want to Die but I Want to Eat Tteokpokki 2: Catatan Perjalanan Menerima Diri Sendiri

30 September 2021
Perjalanan ke Kantor Lebih dari 60 Menit Meningkatkan Risiko Kena Depresi. Apa Kabar Warga Jakarta? Mojok.co

Perjalanan ke Kantor Lebih dari 60 Menit Meningkatkan Risiko Kena Depresi. Apa Kabar Pekerja Jakarta?

22 Desember 2023
depresi quarter life crisis menulis hobi obat penyebab cara menyembuhkan mojok.co terminal mojok

Mojok Telah Menyelamatkan Saya dari Depresi

1 April 2020
penyebab sariawan tanda sariawan alasan sariawan obat sariawan mojok.co

Sariawan Bisa Merupakan Tanda Stres atau Depresi

6 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

19 Juli 2026
Cerita suram Semarang yang tidak asing bagi warlok, tapi jarang diketahui pendatang  Mojok.co

Cerita suram Semarang yang tidak asing bagi warlok, tapi jarang diketahui pendatang 

19 Juli 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co yusril fahriza

Lamongan butuh dipimpin Yusril Fahriza agar makin maju dan kalcer, dan saya serius!

20 Juli 2026
Review Mie Gacoan Bangkalan Madura, Cabang yang Anomali karena Tidak Perlu Antre Mojok.co

Mie Gacoan Bangkalan Madura bisa tutup kalau 3 hal ini tidak diperbaiki

18 Juli 2026
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026
Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi?

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.