Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

The Batman: Kembalinya sang Kelelawar pada Kegelapan

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
24 Agustus 2020
A A
the batman robert pattinson mojok

the batman robert pattinson mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Trailer film The Batman yang baru keluar membuat banyak orang girang. Tak lama lagi, kita akan disuguhi performa Robert Pattinson sebagai Bruce Wayne yang baru. Tak hanya pemeran baru, kita pun disuguhi Batmobile yang baru.

Jika kita mendengar kata “Batman”, yang terlintas dalam pikiran kita adalah sosok pahlawan penuh kharisma. Cerdas, gelap, dan brutal adalah hal yang tak bisa lepas dari alter ego Bruce Wayne tersebut. Meski hanya manusia biasa, namun Bruce bisa sejajar dengan superhero di Justice League. Bahkan pada titik tertentu, Bruce lah yang menjadi harapan bagi pahlawan lain.

Batman adalah super hero terbitan DC Comics ciptaan Bob Kean dan Bill Finger. Batman adalah tokoh yang paling banyak muncul dalam issues yang diterbitkan DC Comics. Wajar saja jika The Dark Knight menjadi tokoh yang paling diidolai dan dibuat filmnya.

Kehadiran Batman menjaga kita untuk tetap menapak tanah. Sebagai manusia biasa, Bruce memaksimalkan kekayaan dan otaknya untuk menumpas kejahatan. Tak terlahir dengan kekuatan super macam Kal-El tidak membuatnya gentar.

Film-film Batman dibuat tidak begitu berjarak dengan manusia pada umumnya. Kemiskinan, tingkat kejahatan, dan korupsi sering menjadi tema yang diangkat dalam film Batman. Singkatnya, kita merasakan konflik batin yang dirasakan Bruce Wayne. Kecuali bagian dia beli hotel biar bisa jeguran di kolamnya, sih.

Semua fenomena konflik sosial itu kemudian dibungkus dengan suasana Kota Gotham yang begitu gelap. Karakter villain yang dihadapi begitu kompleks, sehingga menguji mental dan fisik Bruce Wayne. Hal tersebut tentu menambah kesan intimidatif dalam setiap ceritanya.

Dari segi filmnya, Batman sendiri mengalami beberapa pasang surut. Beberapa filmnya banyak menuai kritik, ada yang mendapat banyak pujian. Puncak kesuksesan besar diperoleh Batman pada trilogi Dark Knight yang diperankan oleh Cristian Bale. Karya besutan Cristopher Nolan itu dirilis masing-masing pada tahun 2005 (Batman Begins), 2008 (The Dark Knight), dan terakhir 2012 (The Dark Knight Rises).

Trilogi tersebut berhasil mendapat pujian dari kritikus film, rating yang diperoleh dari IMDB untuk ketiga film tersebut pun di atas angka 8. The Dark Knight sendiri malah memperoleh rating lebih dari angka 9. Trilogi The Dark Knight besutan Cristopher Nolan berhasil menciptakan standar baru dalam film superhero.

Baca Juga:

The Flash: Ketika Multiverse Sudah Mencapai Titik Jenuhnya

Barry Keoghan Joker: Mengikuti Jejak Heath Ledger atau Berakhir seperti Jared Leto?

Namun kesuksesan tersebut runtuh. Ibarat diterjang banjir bandang, film Batman vs Superman: Dawn Of Justice (2016) membuat Batman sendiri basah kuyup dan tenggelam oleh banjir kritikan dari kritikus dan cibiran dari para penonton yang kecewa. Ben Affleck yang berperan sebagai Batman bahkan harus menerima hujatan dari sebelum film tersebut tayang. Kegagalannya memerankan tokoh Daredevil menjadi penyebab atas kritikan yang dilontarkan kepadanya. Banyak yang merasa ragu Ben Affleck mampu mengahadirkan sosok Batman yang begitu kelam.

Meski keraguan para penggemar mampu dijawab oleh Ben Affleck dengan perannya yang dianggap mendekati Batman versi komik, tapi hal tersebut berbanding terbalik dengan cerita film tersebut secara keseluruhan.  Banyak yang menganggap alur cerita film tersebut membingungkan. Zack Snyder dianggap gagal menghadirkan konflik antara dua hero tersebut. Motivasi konflik kedua superhero tersebut terlihat begitu dangkal.

Meski mampu menembus daftar box office, rating film tersebut anjlok begitu dalam. Score di Rotten hanya 27 persen sedangkan di IMDB hanya di angka 6 untuk sebuah film yang menelan biaya 200 juta US Dollar.

Keterpurukan sosok Batman kembali berlanjut bahkan semakin parah di film Justice League. Romantisasi berlebihan atas kematian Superman dalam film ini pun mengaburkan aspek substansial. Kedangkalan eksplorasi terhadap setiap latar belakang superhero pun sangat dirasakan.

Karakter Batman dalam film ini sangat memalukan, tak berdaya, dan sangat bergantung pada kehadiran super hero lain, terutama Superman. Bruce Wayne dalam film ini terkesan seperti Batman renta yang hanya bisa berlindung di keteknya Wonder Woman. Hal tersebut diperparah oleh parade CGI yang sangat over dosis. Dua film tersebut sangat memudarkan unsur gelap dan misteri yang melekat pada Batman.

Namun kita bisa berharap kepada The Batman. Jika melihat teaser trailernya, saya merasakan Batman telah kembali kepada fitrahnya. Rilisan teaser trailer The Batman seperti menjadi ajang pembuktian bahwa DC comics dan Warner Bros sadar bahwa mereka telah membiarkan Batman bermain terlalu jauh dari habitat aslinya.

Dalam teaser trailernya, The Batman kembali menekankan aspek gelap dan kental dengan unsur misteri. Bisa dilihat dari lokasi Batcave yang berada di dekat kuburan, membuat saya merasa bahwa kesan gelap adalah fokus utama film ini.

Ada dua villain yang akan muncul dalam film ini. The Riddler akan memberi kesan misteri ala-ala film detektif dengan “riddle” yang diberikan Kemudian ada Pinguin yang merupakan musuh Batman yang menjadi mafia di Gotham yang memiliki kekuasaan di dunia bawah. Pinguin tentunya akan menambah kesan mafia dalam film Batman kali ini.

Dalam teaser trailernya, dua villain ini terkesan membuat Batman mengalami tekanan psikologis mendalam dan membuat Batman terlihat frustasi sehingga terlihat begitu brutal, meskipun pada kisah-kisah sebelumnya Batman memang terkesan brutal.

Dan yang lebih penting, Robert Pattinson yang memerankan Bruce Wayne akan membuktikan apakah dia hanya layak menjadi vampir atau mampu mengemban amanah lebih sebagai superhero yang terkenal dengan sisi cool, misterius, dan intelegensi yang tinggi.

Teaser trailer The Batman memberi kita sedikit harapan blunder “Batfleck” tidak akan terulang. Sebagai pelindung Gotham, fitrah Batman memang ada di balik bayangan kota, bukan lampu terang CGI warna-warni.

BACA JUGA Cara Anak Pesantren Ngelawan Setan yang Bisa Niruin Baca Alquran atau tulisan Muhamad Fauzi Zakaria lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Agustus 2020 oleh

Tags: batmanrobert pattinson
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

The Batman: Film Superhero kok Begini?

The Batman: Film Superhero kok Begini?

4 Maret 2022
Mari Berandai-andai Jika Batman Jadi Santri Terminal Mojok

Mari Berandai-andai jika Batman Jadi Santri

12 Februari 2021
joker

Joker Kali Ini Humanis dan Kita Banget

3 Oktober 2019
The Flash: Ketika Multiverse Sudah Mencapai Titik Jenuhnya

The Flash: Ketika Multiverse Sudah Mencapai Titik Jenuhnya

15 Juni 2023
Menghitung Kekayaan Aquaman, Superhero yang Lebih Kaya dari Batman

Menghitung Kekayaan Aquaman, Superhero yang Lebih Kaya dari Batman

6 Juni 2020
orang lucu

Orang yang Lucu di Luar Biasanya Hancur di Dalam

28 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

17 Januari 2026
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026
Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

14 Januari 2026
Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

16 Januari 2026
4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang Mojok.co

4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang

19 Januari 2026
Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Berkah di Luar Arena: Ojol Jakarta Terciprat Bahagia dari “Pesta Rakyat” Indonesia Masters 2026 di Istora
  • Sebaiknya Memang Jangan Beli Rumah Subsidi, sebab Kamu Akan Rugi Berkali-kali
  • Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat
  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.