Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Teror Ninja di Banyuwangi, Pembantaian yang Bermula dari Fitnah

Fareh Hariyanto oleh Fareh Hariyanto
30 Oktober 2022
A A
Teror Ninja di Banyuwangi, Pembantaian yang Bermula dari Fitnah

Teror Ninja di Banyuwangi, Pembantaian yang Bermula dari Fitnah (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan data pemerintah Banyuwangi, tragedi tersebut mencapai puncaknya pada Agustus dan September 1998 dengan total 75 korban meninggal dengan pola kasus yang nyaris sama. Bahkan Bupati Banyuwangi saat itu dijabat oleh Purnomo Sidik, sempat mengeluarkan instruksi melalui radiogram yang isinya adalah mengimbau kepada para aparat pemerintah untuk mendata orang-orang yang diduga memiliki ilmu hitam. Namun lantaran kurangnya strategi, radiogram itu pun bocor ke publik. Alih-alih dilaporkan ke pejabat setempat orang-orang yang diduga dukun tetap saja tewas di tangan para Ninja ini.

Nanang menambahkan masa-masa itu merupakan waktu tersulit, sebab muncul kepanikan di mana-mana, seantero Banyuwangi diliputi ketakutan. Orang saling curiga jika ada orang baru masuk lingkungannya. Bahkan kerap terjadi amukan salah sasaran. Dikira pengacau, ternyata ODGJ. Tapi, entah kebetulan atau tidak, saat isu Ninja muncul di Banyuwangi, tiba-tiba jumlah ODGJ yang berkeliaran di jalan meningkat.

ADVERTISEMENT

Nanang menjelaskan, cara ninja membunuh korbannya pun amat sadis. Ada korban yang ditemukan dengan tubuh tercabik-cabik, kepala pecah. Ada yang diseret dengan mobil lalu dipukuli dan dibuang begitu saja di lapangan desa. Semua dilakukan begitu cepat. Tak heran jika banyak yang curiga kalau ini dilakukan oleh orang yang terlatih.

Nahasnya, hingga saat ini, kasus ini belum terpecahkan dan siapa yang harus bertanggung jawab tidaklah jelas. Padahal jika dilihat kasus Ninja ini tergolong Kejahatan terhadap kemanusiaan dikarenakan terdapat dua unsur yang ada di dalamnya yakni meluas, serta bentuk penyerangan terhadap penduduk sipil. Jika kalian ingin melihat betapa mengerikannya kejadian Ninja ini mungkin film Misteri Banyuwangi (Dukun Santet) karya Walmer Sitohang yang dirilis pada akhir 1998 bisa menjadi referensi.

Terakhir, mengutip data Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dalam Rapat Koordinasi PCNU se-Jawa Timur di Surabaya, melaporkan bahwa sampai tanggal 7 Oktober 1998, rentetan pembunuhan dengan isu Ninja telah meluas ke beberapa wilayah termasuk di 10 kabupaten lainnya. Jumlah korban tewas sampai saat itu 163 orang, masing-masing Banyuwangi 111, Pasuruan 24, Pamekasan 17, Sumenep 7, dan Probolinggo 4 orang.

Itulah sedikit cerita tentang tragedi ninja di Banyuwangi. Tragedi ini menunjukkan bahwa suasana politik yang kacau dan pemimpin yang tak cakap akan merugikan rakyat sipil. Sebaiknya, tragedi ninja Banyuwangi ini bisa jadi pegangan kita agar tak lagi ribut saat pemilu. Sebab, tak ada jabatan yang harus dijaga mati-matian.

Penulis: Fareh Hariyanto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Keunikan Purbalingga yang Tidak Dimiliki Daerah Lain

Baca Juga:

Pengalaman Kuliner di Pantai Blimbingsari Banyuwangi: Tenang dan Nyaman, tapi Bikin Kapok buat Jajan

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 30 Oktober 2022 oleh

Tags: Banyuwangidukun santetfitnahkiaitragedi ninja
Fareh Hariyanto

Fareh Hariyanto

Perantauan Tinggal di Banyuwangi

ArtikelTerkait

Jangan Lewat Jalan Gunung Gumitir Perbatasan Banyuwangi-Jember kalau Kesabaran dan Keberanian Kalian Setipis Tisu Mojok.co

Jangan Lewat Jalan Gunung Gumitir Perbatasan Banyuwangi-Jember kalau Kesabaran dan Keberanian Kalian Setipis Tisu

2 November 2023
Surat Terbuka untuk Bupati Banyuwangi Terkait Minuman Keras (Unsplash)

Surat Terbuka untuk Bupati Banyuwangi Terkait Izin Penjualan Miras di Tempat Wisata

12 Juni 2023
Banyuwangi dan Jember Terlalu Sering Disepelekan Jawa Timur (Pexels)

Nasib Buruh Banyuwangi Tak Semanis Fafifuwasweswos Netizen, Ketidakadilan Nyata Terjadi di Bumi Blambangan

10 Oktober 2025
Pelabuhan Ujung Muncar, Tempat Nyore yang Paling Tidak Kondusif di Banyuwangi

Pelabuhan Ujung Muncar, Tempat Nyore yang Paling Tidak Kondusif di Banyuwangi

20 Oktober 2023
Ilustrasi Bioskop di Banyuwangi Terminal Mojok (Unsplash.com)

Mengenang Kejayaan Bioskop di Banyuwangi

2 April 2022
PO Borobudur, Penguasa Jalanan Jember-Banyuwangi yang Mulai Ditinggalkan para Penumpang

PO Borobudur, Penguasa Jalanan Jember-Banyuwangi yang Mulai Ditinggalkan para Penumpang

14 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

27 Juni 2026
4 Kuliner Ayam Panggang Favorit di Klaten: Enak, Murah, dan Bikin Nagih!

4 Kuliner Ayam Panggang Favorit di Klaten: Enak, Murah, dan Bikin Nagih!

26 Juni 2026
Memahami Apa itu Patriot Bond dengan Gampang dan Nggak Bikin Pusing

Memahami Apa Itu Patriot Bond dengan Gampang dan Nggak Bikin Pusing

30 Juni 2026
Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

24 Juni 2026
Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera Mojok.co

Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera

28 Juni 2026
Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku “32 Tahun Menjarah Alam” Mojok.co

Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku 32 Tahun Menjarah Alam

25 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.