Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Tas dari Wadah Shuttlecock Adalah Tas Terkeren yang Pernah Saya Miliki

Malik Ibnu Zaman oleh Malik Ibnu Zaman
17 Juli 2021
A A
Tas dari Wadah Shuttlecock Adalah Tas Terkeren yang Pernah Saya Miliki terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Dari sekian banyak jenis tas yang pernah saya miliki, tas dari wadah shuttlecock adalah tas terkeren yang pernah saya miliki. Tas ini nggak bisa dijumpai di toko mana pun karena bukan buatan pabrik, melainkan buatan sendiri.

Saat itu ketika saya duduk di bangku kelas 3 SD, tas dari wadah shuttlecock jadi tren bagi pelajar di desa saya. Semua tingkatan pelajar dari mulai TK sampai SMA menggunakan tas tersebut. Sebenarnya tas ini nggak bisa menampung banyak buku tulis, apalagi buku LKS dan paket. Yang muat dalam tas ini palingan tiga buku tulis, itu pun harus digulung terlebih dahulu.

Alhasil untuk menyiasatinya, tas dari wadah shuttlecock ini digunakan di hari-hari tertentu ketika mata pelajaran sedikit. Selain untuk sekolah pagi, tas ini juga saya gunakan untuk sekolah sore. Kalau untuk sekolah sore, sih, bisa digunakan setiap hari. Karena memang ketika sekolah sore hanya membawa satu buku setiap harinya.

Oleh para orang tua dan guru, tas dari wadah shuttlecock ini dikenal sebagai tasnya para anak ngaksi, anak gagahan, anak bandel. Mungkin karena ketika menggunakan tas ini, para siswa nggak terlihat seperti hendak menuntut ilmu. Tetapi dari pandangan kami, menggunakan tas tersebut adalah hal yang keren.

Entah siapa yang pertama memperkenalkannya, namun keberadaan tas dari wadah shuttlecock mampu mengasah kreativitas kami. Sering kali antara teman satu dengan yang lainnya berlomba membuat tas paling bagus.

Seperti namanya, tas ini terbuat dari wadah shuttlecock yang sudah nggak terpakai. Wadah bekas ini adanya di gedung badminton. Di desa saya, hanya ada satu gedung badminton, sehingga untuk mendapatkan wadah bekas shuttlecock sangatlah sulit. Dulu, hampir setiap pulang sekolah saya dan beberapa teman mengunjungi gedung badminton tersebut. Dengan harapan kami bisa menemukan wadah bekas, namun hasilnya selalu nihil lantaran banyak saingan. Yah, siapa cepat dia dapat lah istilahnya.

Alhasil karena nggak menemukan wadah bekas shuttlecock, beberapa dari teman saya ada yang membeli wadah baru. Ada juga yang meminta bantuan orang tua untuk mencarikannya hingga ke desa-desa tetangga. Sementara saya, meminta bantuan kakek saya. Untung saja, banyak dari kawan kakek saya yang sering bermain badminton. Sudah barang tentu memiliki banyak wadah bekas shuttlecock.

Setelah mendapatkan wadahnya, langkah selanjutnya adalah membuat tas. Untuk cangklongan tas, saya menggunakan cangklongan dari tas yang sudah nggak terpakai. Merekatkan cangklongan bisa dilakukan dengan melubangi wadah atau menggunakan lem. Kemudian, wadah bekas tersebut dilapisi agar terlihat cantik. Lapisannya bisa menggunakan koran, kertas kado, ataupun kertas kalender, yang penting jangan menggunakan kertas yang bersifat kaku. Pemilihan warna kertas juga harus tepat agar tas kelihatan keren.

Baca Juga:

5 Orang yang Sebaiknya Nggak Belanja Baju di Uniqlo

5 Tren Fesyen Paling Konyol yang Pernah Ada

Saat menggunakan tas dari wadah shuttlecock ke sekolah, teman-teman saya kagum. Lantaran tas milik saya beda dari yang lain. Saya menggunakan kertas kalender sebagai lapisan wadah bekas, apalagi warna kalendernya bagus dan ada kaligrafinya. Sementara tas milik teman-teman saya kebanyakan hanya menggunakan kertas koran.

Tren tas dari wadah bekas shuttlecock tersebut hanya bertahan sekitar dua bulan. Semenjak itu, tas tersebut sudah nggak tren di tahun-tahun berikutnya. Biar begitu, bagi saya tas dari wadah shuttlecock itu adalah tas terkeren yang saya miliki. Gara-gara tas itu pula banyak siswi yang mengejar-ngejar saya.

BACA JUGA Tips Gunakan Tas ala Marie Kondo: Ia Alat untuk Membawa, Bukan Menyimpan dan tulisan Malik Ibnu Zaman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Oktober 2021 oleh

Tags: Gaya Hidup Terminaltas sekolahtren fashion
Malik Ibnu Zaman

Malik Ibnu Zaman

Penulis partikelir yang lahir di Tegal Jawa Tengah. Menulis cerpen, puisi, esai, dan resensi yang tersebar di beberapa media online.

ArtikelTerkait

lembaga dakwah kampus

Jadi Anak Pendakwah Itu Nggak Selalu Menyenangkan

24 Juni 2021
3 Tipe Calon Pembeli Toko Keperluan Muslim yang Bikin Jengkel terminal mojok

3 Tipe Calon Pembeli Toko Keperluan Muslim yang Bikin Jengkel

7 Agustus 2021
Teknik Bapukung untuk Menidurkan Bayi_ Layak Cobakah_ terminal mojok

Teknik Bapukung untuk Menidurkan Bayi: Layak Coba?

31 Juli 2021
baader-meinhof marketplace ecommerce mojok.co

Fenomena Baader-Meinhof: Metode Memasarkan Produk dengan ‘Teror’ Terus-menerus Terhadap Pelanggan

22 Juni 2021
5 Hal yang Bikin Seseorang Gercep Lihat Story tapi Lemot Balas Chat WhatsApp terminal mojok

5 Hal yang Bikin Seseorang Gercep Lihat Story tapi Lemot Balas Chat WhatsApp

17 Juni 2021
Off dari Media Sosial Adalah Hal yang Biasa Aja, Nggak Usah Geger! terminal mojok

Off dari Media Sosial Adalah Hal yang Biasa Aja, Nggak Usah Geger!

14 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.