Lima Gimmick Konser Musik Khas Band Indonesia yang Dirindukan di Masa Pandemi – Terminal Mojok

Lima Gimmick Konser Musik Khas Band Indonesia yang Dirindukan di Masa Pandemi

Artikel

Kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari unsur seni. Salah satunya adalah seni musik yang tercipta melalui hasil kreasi, motivasi, inspirasi, refleksi, hingga kontemplasi. Bagi para penikmat musik, sehari tidak dengar alunan lagu rasanya ada yang kurang. Ibarat makan mie ayam tanpa ayam. Sebelum pandemi Covid-19 hadir, kita dapat datang ke konser musik guna meluapkan ekspresi dan bernyanyi bersama. Memang, sih, nyanyi di karaoke juga melibatkan ekspresi dan bisa bareng-bareng. Namun, hype-nya tetap saja beda.

Hadir di area konser musik yang tumplekk blekk dipenuhi lautan manusia, melihat band idolamu dari jarak dekat, ikutan lompat-lompat saat lagu dengan beat kencang muncul, menikmati musik dengan gelegar sound system yang langsung masuk ke kuping, hingga indahnya ber-sing along bersama penonton lainnya menjadi alasan kenapa nonton konser menjadi hal yang menyenangkan. Tak peduli apakah jarak pandangmu dihalangi pedagang minuman dingin yang berseliweran di depanmu seperti saat konser Jamrud di Mangkunegaran atau potensi gangguan kumpulan remaja yang melakukan gerakan moshing seperti waktu Endank Soekamti manggung di Maguwoharjo.

Di periode pandemi ini saya pernah nonton konser online, Prambanan Jazz Festival yang diwarnai insiden terpelesetnya Ardhito Pramono. Rasanya tetap beda, sih. Feel-nya beda dan belum lagi jika ada gangguan koneksi internet. Meski demikian, satu hal yang dirindukan dari konser offline adalah aksi panggung dari grup musik yang kita tonton. Aksi panggungnya dapat berupa gimmick yang menjadi ciri khas suatu band. Nonton online juga masih terlihat jelas sih, tapi yo tetep bedo wae rasane, Lurrr. Bagi kawula muda yang doyan nonton konser musik, lima gimmick khas band berikut ini pasti terkenang dalam pikiran.

#1 Ke kanan-kiri ala Sheila on 7

Konser musik dari band yang disebut-sebut nggak punya haters ini terbilang selalu ramai penonton. Sang vokalis, Duta, adalah penyanyi yang komunikatif saat manggung. Buktinya tampak saat lagu “Pemuja Rahasia” dilantunkan. Sebelum mulai nyanyi, Duta pasti minta lampu sekitar area konser digelapkan. Ia lalu minta para penonton untuk menyalakan lampu senter di hape seraya mengarahkannya ke panggung.

Baca Juga:  Momen-momen Zaman Sebelum Segalanya Pakai Internet yang Bikin Kangen

Yang khas dari gimmick ini adalah gerakan kanan kiri setelah ribuan senter hape menyala tadi. Sambil kedua tangannya mengarah ke atas dan bergerak ke arah kanan-kiri, ia akan memandu penonton mengikuti gerakannnya.

“Ke kanan kanan, kiri kiri. Kanan kanan, ke kiri kiri. Kanan kanan, kiri kiri. Kanan kanan, semuanya bernyanyi. Na na na… na na na na. Na nan a… na na na na na…”

#2 Senam kesegaran Souljah

Berkaitan dengan olah gerak, grup band reggae ini punya gimmick yang unik. Di pertengahan konser, duo vokalisnya yakni Danar dan Said akan menyajikan Senam Kesegaran Souljah (SKS). Di SKS ini Said berperan sebagai sosok yang mengenalkan gerakannya pada penonton dulu agar nanti mereka dapat mengikutinya. Saat SKS muncul, Danar turut memandu di posisi agak di belakangnya Said. SKS diawali dengan gerakan bergeser ke kanan selangkah, lalu ke kiri selangkah. Arah geser ke kanan disertai dengan tangan yang menunjuk ke langit sebelah kanan, begitu pula sebaliknya. Arah gerakannya dipandu melalui gerakan tangan Said.

Gerakan berikutnya adalah saat tangan Said melambai sempurna ke kiri dan kanan itu artinya adalah goper alias goyang baper. Saat SKS muncul, Danar menyanyikan sepotong lirik lagu “I’m Free” yang nanti dilanjutkan seutuhnya seusai SKS. Saat sesi goper ini mau nggak mau penonton dipicu untuk ikutan bergoyang. Lha iya to, musik reggae mosok ora goyang. Yo ora afdol to, Gaes.

#3 Kebo di konser Jamrud

Entah kenapa ketika menonton konser Jamrud rasanya disajikan aksi sangar dari musiknya plus guyonan yang bikin senyum-senyum sendiri. Gimmick di konser Jamrud dikomandoi oleh Azis sang gitaris. Pria yang sering manggung dengan bercelana pendek ini melemparkan gimmick dengan menjadikan Krisyanto sang vokalis sebagai umpannya.

Baca Juga:  Mei Mei Adalah Representasi Wanita dengan Self Love Level Dewa

Gimmick ini muncul di lagu “Ningrat”. Modenya adalah Kris menyanyikan lagu dari awal dan tepat di bagian lirik, “Ku ikut aja, cengar-cengir mirip kebo di sawah” musik berhenti tanpa ada suara kebo yang dikeluarkan. Setelah bagian inilah letak pancingannya dimulai. Azis akan bertanya pada Kris seperti ini.

Azis: “To, kayaknya kalau suara kebo lebih mirip anak-anak sini, deh.”

Kris: “Betul, Zis.”

Azis: “Yuk kita tes, ya. Kemarin kita main di kota lain suara kebonya kurang cocok. Nggak mirip.”

Kris: “Coba suaranya kebonya dong! (ke arah penonton)”

Azis: “Okeee.. tiga… empat …” (dan dilanjutkan suara penonton yang kompak menirukan suara kebo)

#4 Aksi romantis Kahitna

Kahitna dikenal sebagai band dengan lagu-lagu romantis yang joss gandhoss. Memiliki tiga vokalis membuat aksi panggung Kahitna saat konser tidak mungkin sebatas menyanyi dengan bagus dan kekompakan dalam berkoreografi saja. Gimmick yang Kahitna banget terletak sesaat sebelum tembang “Tak Sebebas Merpati” dinyanyikan.

Saat jeda lagu dan Yovie memainkan iringan musik pengiring bernada lirih, Hedi menunjuk salah satu penonton wanita untuk naik ke atas panggung. Cara penunjukannya terkadang dengan menghampiri langsung ke barisan penonton, kadang juga dengan mengajak penonton mengangkat tangan untuk ditunjuk dari atas panggung.

Jalannya gimmick kurang lebih begini. Pertama, Hedi datang dari arah kanan panggung untuk menggandeng tangan wanita tersebut sambil menyanyikan awal tembang, lalu ia tinggalkan. Dalam aksinya Hedi meletakkan tangan sang wanita ke dada Hedi. Berikutnya Carlo datang dari kiri panggung melanjutkan lagu sambil memeluk pinggang sang wanita dari belakang, berdiri saling berhadapan seraya memainkan rambut sang wanita, dan menempelkan jidatnya ke jidat cewek tersebut. Di sesi ini kadang diakhiri dengan aksi Carlo berlutut dan mencium pipi cewek yang pasti nggak akan bisa tidur nyenyak malam itu. Hehehe.

Selanjutnya setelah Carlo pergi, giliran Mario yang menghampiri cewek itu sambil menggandeng tangannya serta mengajak nyanyi bareng. Di sini Mario memandu sang cewek dengan membisikkan lirik lagu. Penutupnya setelah Mario pergi, Hedi datang dari kanan dan menggandeng penonton tersebut, dilanjutkan gerakan serupa dari Carlo dari kiri, dan terakhir Mario dari belakang. Pose terakhir dari gimmick yang bikin para penonton histeris ini ada di akhir lagu saat Mario mencium pipi penonton tersebut dari sisi kanan yang berbarengan dengan cium pipi dari Carlo di sisi kiri, plus Hedi yang berlutut dan mencium tangan perempuan itu.

Baca Juga:  Magic Chess: Mobile Legends Versi Catur yang Bebas dari Bacot

#5 Tembang perkenalan personel Naif

Gimmick yang satu ini barangkali yang paling dirindukan mengingat Naif dikabarkan bubar belum lama ini. Gimmick ini berbentuk lagu yang mengenalkan personel Naif satu per satu. Lagunya bagus banget. Kurang lebih begini bunyinya.

David: Jarwo… (dinyanyikan dengan nada)

Jarwo: Apa? (juga dengan nada, dan seterusnya)

David: Coba mainkan!

Jarwo: Mainkan apa?

David: Hey mainkan gitar… (lalu dilanjutkan dengan aksi Jarwo memainkan gitar)

Dengan skema serupa, dilanjutkan pula ke Emil, Pepeng, dan terakhir pada David sendiri. Kesempurnaan gimmick ini dilengkapi dengan bunyi lirik selanjutnya.

“David, Emil, Pepeng, dan Jarwo bermain bersama di dalam satu band (2x). Mereka bermain bersama sampai kapan saja di dalam satu band. Mereka bermain bersama sampai nanti tua di dalam satu band. Tahukah kamu nama bandnya?(3x)”

Gimana, kamu kangen dengan gimmick yang mana hayooo?

BACA JUGA Nonton Konser Musik Metal Tanpa Berdiri dan Moshing? Ya Jelas Aneh, Lah! dan tulisan Christianto Dedy Setyawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.