Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

3 Alasan Pulpen Standard AE7 Lebih Baik ketimbang Snowman

Rahmatullah Syabir oleh Rahmatullah Syabir
11 Juli 2021
A A
standard AE7 snowman pulpen mojok

standard AE7 snowman pulpen mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Saat masih sekolah dulu, ada aturan tidak tertulis bahwa perlengkapan sekolah harus seragam. Kalau berbeda, besar kemungkinan akan jadi sorotan. Entah dari perkara harga atau tampilan. Misal, pulpen. Kebanyakan anak sekolah menggunakan pulpen merek Snowman. Mungkin karena merek itu mudah ditemukan plus nyaman ketika digunakan. Misalnya kita menggunakan merek lain, ya nggak masalah. Tapi, pasti ada perasaan aneh yang tiba-tiba hinggap.

Hanya saja, perasaan aneh itu tidak muncul ketika menggunakan pulpen Standard AE7, pulpen dengan bentuk yang biasa saja namun sanggup menghasilkan tulisan yang tegas. Meski Snowman digunakan banyak orang, tidak akan membuat pengguna Standard AE7 gentar. Ada tiga alasan Standard AE7 layak disebut pesaing yang sanggup menggoyahkan hegemoni Snowman.

ADVERTISEMENT

Murah dan berkualitas

Ada harga, ada kualitas, itulah yang biasanya orang pegang perkara menentukan mutu barang. Namun, hal ini tidak berlaku pada Standard AE7. Dia tidak bisa dibilang jelek meski murah, meski nggak bisa dibilang punya kualitas premium juga.

Satu pak Standard AE7 dibanderol Rp18 ribu. Pesaingnya, Snowman, sekitar 28-30 ribu rupiah. Dari harganya saja udah terlihat bedanya, dan juaranya adalah si Standard. Kualitas? Sama ajaaa.

Nyaman

Sejak mengenal Standard AE7, saya langsung jatuh hati untuk terus menggunakannya sampai sekarang. Bukan dari segi bentuknya apalagi dari segi tahan tintanya, tapi karena nyaman.

Dari segi bentuk, ya sama sih bentuknya, tipikal pulpen. Tapi, untuk Snowman dan Pulpen tinta cair, tubuh pulpennya warnanya transparan, jadi kelihatan tintanya tinggal sedikit atau masih banyak. Beda dengan Standard AE7 yang tubuhnya warna hitam jadi tidak pusing memikirkan tintanya tinggal seberapa. Ya digunakan sampai habis saja.

Dan bagian ujungnya itu, yang membuat saya suka menggunakannya. Tidak terlalu runcing seperti tinta cair dan sedikit lebih tajam/runcing daripada Snowman. Ini sangat nyaman digunakan, beda dengan Snowman yang hasil goresannya agak lebih besar.

Tahan lama

Semua pasti setuju kalau pulpen tinta cair macam Joyko atau Kenko cepat habis. Harganya mahal, tapi hanya sebentar digunakan. Dan pasti setuju lagi, kalau tinta cair itu gampang macet, biasanya masih banyak tintanya, tapi ketika digunakan eh tidak keluar. Katanya orang sih, entah ini mitos atau fakta, ya begitulah kalau ujung tintanya tidak ditutup kembali.

Baca Juga:

Andai dapat rezeki nomplok Rp100 miliar, saya akan bangun sekolah yang kesejahteraan gurunya terjamin

Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer

Begitupun dengan Snowman, memang tahan lama, tapi hasil goresannya tidak terlalu hitam, dalam artian tidak maksimal tintanya keluar. Beda halnya dengan Standard AE7, yang lumayan tahan lama, tapi hasilnya maksimal, jadi tulisan terbaca dengan jelas.

Dari ketiga alasan itulah mengapa saya lebih senang menggunakan Standard AE7 dibanding yang lain. Sebab, pulpen ini benar-benar mengeluarkan kemampuan terbaiknya tanpa memikirkan untung ruginya. No macet no repot. Hasil jempolan pokoknya.

BACA JUGA Story WhatsApp, Cara Menyampaikan Rindu Kala Gengsi dan tulisan Rahmatullah Syabir lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2021 oleh

Tags: Gaya Hidup TerminalpulpenSekolahsnowmanstandard AE7
Rahmatullah Syabir

Rahmatullah Syabir

Belum pernah naik pesawat.

ArtikelTerkait

Jadi Orang yang Biasa Saja dan Nggak Punya Prestasi di Kelas Itu Lebih Enak, lho! terminal mojok

Jadi Orang yang Biasa Saja dan Nggak Punya Prestasi di Kelas Itu Lebih Enak, lho!

27 Juli 2021
rayap hama furnitur kayu mojok

Perang dengan Rayap yang Tak Akan Kita Menangkan

28 Juli 2021
italia vs turki euro 2020 mojok

Italia Bermain Begitu Matang ketika Turki Kehilangan ‘Will to Fight’, Euro 2020 Dibuka dengan ‘la Festa’

12 Juni 2021
scan barcode juru parkir Pengalaman Berurusan dengan Tukang Parkir yang Nggak Mau Kepanasan terminal mojok.co

Andai Bayar Tukang Parkir Bisa Scan Barcode, Pasti Tidak Sulit Cari Kembalian

3 Juni 2021
Alasan Nonton Bulu Tangkis di Indosiar Bukanlah Keputusan yang Tepat terminal mojok.co

Alasan Nonton Bulu Tangkis di Indosiar Bukanlah Keputusan yang Tepat

1 Agustus 2021
Cooking Class buat Anak Kecil, Kegiatan dengan Dalih Life Skill yang Ngadi-ngadi

Kelas Memasak buat Anak Kecil, Kegiatan dengan Dalih Life Skill yang Ngadi-ngadi

3 Maret 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026
4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa Mojok.co

4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa

26 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
30 menit ngopi di angkringan, puluhan info bawah tanah saya dapat (Shutterstock)

30 menit ngopi di angkringan, saya bisa mengakses puluhan informasi bawah tanah

23 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.