Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Tabungan Emas Pegadaian Memang Banyak Kekurangannya, tapi Sangat Membantu Hidup Saya Selama 6 Tahun Terakhir

Kenia Intan oleh Kenia Intan
15 Agustus 2024
A A
Tabungan Emas Pegadaian Memang Banyak Kekurangannya, tapi Sangat Membantu Hidup Saya Selama 6 Tahun Terakhir Mojok.co

Tabungan Emas Pegadaian Memang Banyak Kekurangannya, tapi Sangat Membantu Hidup Saya Selama 6 Tahun Terakhir (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya membaca tulisan Mas Muhammad Iqbal Haqiqi di Terminal Mojok berjudul Kelemahan Menabung Emas di Pegadaian yang Perlu Disadari Banyak Orang. Poin-poin yang diungkapkan dalam tulisan itu tidak terbantahkan, saya sepenuhnya setuju. Menabung emas di Pegadaian memang banyak kelemahannya.  Namun, sebagai seseorang yang sudah jadi nasabah Tabungan Emas Pegadaian selama lebih dari 6 tahun, sebenarnya saya juga merasakan banyak manfaat. Di balik kekurangan-kekurangan itu, layanan menabung emas di Pegadaian sungguh membantu saya dalam mengumpulkan pundi-pundi. 

Saya memiliki rekening Tabungan Emas Pegadaian sejak duduk di tingkat akhir kuliah. Pada saat itu saya sedang mencari jenis tabungan atau investasi yang nggak ribet dan minim berisiko. Setelah berselancar di Google dan tanya sana-sini, menabung emas adalah opsi paling baik. Pilihan yang disarankan saat itu adalah menabung emas melalui Tabungan Emas Pegadaian. 

Setelah riset dan memahami risikonya, saya membulatkan tekad membuka rekening Tabungan Emas Pegadaian. Saya akui, bertahun-tahun jadi nasabah Tabungan Emas Pegadaian, layanan ini banyak kekurangannya, terutama terkait aplikasi Pegadaian Digital. Tampilannya sangat tidak nyaman bagi pengguna, sering eror lagi. Namun, saya putuskan tetap bertahan karena merasakan manfaat nyata memiliki Tabungan Emas Pegadaian:

Kenaikan harga emas yang signifikan di momen tertentu

Saya adalah salah satu orang yang ketiban berkah kenaikan harga emas selama pandemi. Masih ingat betul, sebelum pandemi menerpa alias sekitar 2018-2019, harga emas masih di bawah Rp1 juta. Kalau tidak salah di kisaran Rp700.000-Rp800.000. Ketika pandemi menghantam, harga emas meroket. Mungkin pada saat itu orang-orang mencari jenis investasi yang lebih aman ya, makanya emas laris di pasaran. 

Pada saat itu jumlah tabungan emas saya memang belum banyak, tapi lumayanlah mengalami kenaikan hingga beberapa persen. Saya ingat betul, ketika kondisi ekonomi dunia mulai pulih dari pandemi, harga emas sudah mencapai Rp900.000-Rp 1 juta. 

Memang, tidak hanya tabungan emas pegadaian yang mengalami kenaikan. Namun, tidak saya pungkiri, kenaikan harga ini membuat saya bersemangat menabung emas. Apalagi bagi saya yang saat itu masih pemula, kenaikan harga tersebut bak angin segar. 

Gadai tabungan emas Pegadaian yang begitu membantu di saat-saat sulit

Selain kenaikan harga emas yang lumayan, pengalaman positif lain yang saya rasakan berkaitan dengan layanan gadai tabungan emas. Seperti kehidupan banyak orang, hidup saya tidak selalu mulus. Ada kalanya hidup saya sulit, termasuk soal ekonomi. Nah, di saat inilah gadai tabungan emas begitu bisa diandalkan. 

Gadai tabungan emas sangat nggak ribet. Kalian bisa melakukannya dalam genggaman. Tinggal buka aplikasi Pegadaian Digital lalu isi jumlah gram emas yang ingin kalian gadaikan. Selanjutnya pilih tanggal jatuh tempo. Tanggal jatuh temponya pun beragam, ada 15 hari hingga 12 bulan. Setelah melengkapi proses tersebut, seketika uang akan masuk ke rekening bank kalian. Mudah bukan? 

Baca Juga:

Dilema Investasi Emas Bikin Maju Mundur: Kalau Beli, Takut Harganya Turun, kalau Nggak Beli, Nanti Makin Naik

Cuan Investasi Tanah di Bondowoso Lebih Menggiurkan Dibanding Emas

Saya merasa layanan gadai ini sangat membantu. Kalau membutuhkan uang tambahan, saya nggak perlu berhutang kepada orang lain atau saudara. Cukup “meminjam” dari tabungan emas saya. Namanya pinjaman pasti harus dikembalikan, itulah yang disebut tanggal jatuh tempo. Saya akui, adanya jatuh tempo membuat saya yang  teledor dan kurang tertib soal keuangan ini terdorong untuk segera melunasinya. Apalagi, pihak Pegadaian akan mengingatkan berulang kali melalui notifikasi di aplikasi dan pesan WhatsApp. 

Melunasinya pun mudah, kalian bisa membayarnya lewat aplikasi atau datang langsung ke kantor Pegadaian.  Kalau ternyata kalian belum sanggup melunasinya saat jatuh tempo tiba, tinggal perpanjang saja tanggal jatuh tempo melalui aplikasi. Namun ingat, semua fasilitas ini tidak lepas dari biaya administrasi ya. 

Cicil emas yang membuat saya lebih tertib untuk menabung

Layanan lain yang menurut saya sangat membantu adalah cicil emas. Fasilitas ini sangat membantu orang-orang seperti saya yang suka jajan. Cicil emas membantu saya untuk berkomitmen melunasi pembelian emas sesuai dengan rencana. 

Lagi-lagi notifikasi melalui aplikasi Pegadaian Digital dan chat WhatsApp mendorong saya untuk segera melunasi cicilan emas. Saya semakin terdorong untuk mencicil emas karena banyak sekali promo yang ditawarkan terkait layanan cicil emas ini. 

Sebagai nasabah saya berharap tabungan emas Pegadaian berbenah

Selama bertahun-tahun menjadi nasabah Tabungan emas, jelas saya merasa banyak kekurangan. Saat awal membuka rekening tabungan emas, saya mendapati pegawai pegadaian yang tidak siap menerima pertanyaan-pertanyaan saya seputar produk ini. Dengan kata lain, product knowledge mereka yang buruk. Namun, itu semua dahulu, ketika produk ini belum lama meluncur ke publik. Semoga sekarang jauh lebih baik ya. 

Hal lain yang nggak kalah penting dan perlu segera diperbaiki, tampilan aplikasi Pegadaian Digital yang bikin ngelus dada. Saat pertama kali menggunakannya benar-benar membingungkan. Saya butuh waktu cukup lama untuk menyesuaikan diri. Sebenarnya sangat disayangkan berbagai layanan yang menarik itu mesti terganggu oleh aplikasi yang membingungkan. 

Di dalam lubuk hati paling dalam, saya banyak berterima kasih pada Tabungan Emas Pegadaian. Saya benar-benar banyak terbantu, apalagi di masa-masa sulit. Di sisi lain, saya berharap Pegadaian segera memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada. Saya ingin orang-orang juga merasakan manfaat Tabungan Emas secara lebih maksimal. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 6 Alasan Saya Lebih Memilih Investasi Reksadana daripada Emas

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 15 Agustus 2024 oleh

Tags: emasinvestasi emasnasabah pegadaianpegadaiantabungan emastabungan emas pegadaian
Kenia Intan

Kenia Intan

ArtikelTerkait

6 Alasan Saya Lebih Memilih Investasi Reksadana daripada Emas Mojok.co

6 Alasan Saya Lebih Memilih Investasi Reksadana daripada Emas

14 Agustus 2024
investasi emas

Ngintip Investasi Emas di Indonesia Jika Berkaca dari Pengalaman India

6 Desember 2019
Dilema Pemakan Riba Berhadapan dengan 4 Tipe Customer Gadai

Dilema Pemakan Riba Berhadapan dengan 4 Tipe Customer Gadai

9 November 2019
4 Alasan Perempuan Madura Suka Pakai Banyak Perhiasan Emas, Salah Satunya karena Belum Mengerti Cara Menabung di Bank karena Akses Sulit

4 Alasan Perempuan Madura Suka Pakai Banyak Perhiasan Emas, Salah Satunya Belum Mengerti Cara Menabung di Bank karena Akses Sulit

25 Mei 2024
Cuan Investasi Tanah di Bondowoso Lebih Menggiurkan Dibanding Investasi Emas Mojok.co

Cuan Investasi Tanah di Bondowoso Lebih Menggiurkan Dibanding Emas

21 Mei 2025
emas logam mulia tabungan bank ekonomi stabilitas mojok

Demam Emas Bisa Jadi Ancaman Pemulihan Ekonomi

12 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan Mojok.co

Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan

24 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”
  • Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan
  • KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa
  • Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.