Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Suzuki Escudo: Mobil yang Nggak Jelek, tapi Juga Nggak Bikin Kangen

Marselinus Eligius Kurniawan Dua oleh Marselinus Eligius Kurniawan Dua
23 Maret 2026
A A
Suzuki Escudo: Mobil yang Nggak Jelek, tapi Juga Nggak Bikin Kangen Mojok.co

Suzuki Escudo: Mobil yang Nggak Jelek, tapi Juga Nggak Bikin Kangen (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Nama Suzuki Escudo pernah berdiri cukup kuat dalam imajinasi pasar otomotif Indonesia. Ia hadir sebagai simbol SUV yang tangguh dan siap diajak ke medan berat. Namun seiring berjalannya waktu, citra itu terasa lebih banyak dibangun oleh harapan daripada kenyataan. Di balik bodinya yang gagah, terdapat banyak kompromi yang membuatnya seperti kendaraan yang tidak benar-benar punya arah jelas.

Di pasar otomotif yang semakin kompetitif, berada di tengah justru berarti tenggelam. Mobil lain hadir dengan identitas yang tegas, entah itu performa, kenyamanan, atau teknologi. Escudo tidak benar-benar memilih salah satu, sehingga terasa selalu tertinggal.

Suzuki Escudo gagah di luar, canggung di dalam

Secara tampilan, Escudo memang menarik. Desainnya membawa aura SUV klasik dengan garis tegas dan proporsi kokoh. Namun, saat masuk ke kabin, kesan tersebut perlahan pudar. 

Interiornya terasa biasa saja untuk kendaraan dengan citra petualang. Materialnya tidak memberi kesan premium, beberapa bagian terasa keras, dan tata letak dashboard cenderung fungsional tanpa memberikan pengalaman yang menyenangkan. Escudo seperti bermain terlalu aman hingga kehilangan karakternya. 

Performa yang kurang meyakinkan

Sebagai SUV, ekspektasi terhadap performa tentu tinggi. Namun, mesin Escudo hanya terasa cukup untuk penggunaan harian, tanpa memberikan dorongan tenaga yang benar-benar meyakinkan.

Akselerasinya datar, kurang memberi rasa percaya diri saat menyalip atau menghadapi tanjakan. Di perkotaan hal ini masih bisa diterima, tetapi di jalanan dengan medan menantang, keterbatasannya begitu terasa. Ia tidak cukup agresif untuk disebut tangguh, dan tidak cukup halus untuk disebut nyaman sepenuhnya.

Soal Suspensi Escudo cukup nyaman di jalan halus, tetapi mulai terasa kurang menyenangkan saat melewati jalan rusak. Getaran masuk ke kabin, meski tidak ekstrem.

Di sisi lain, suspensinya juga tidak cukup kaku untuk memberikan handling presisi. Hasilnya, ia tidak benar-benar nyaman dan juga tidak benar-benar stabil.

Baca Juga:

Kebohongan Suzuki Ertiga yang Nggak Masuk dalam Brosur Promosi

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

Konsumsi bahan bakar yang tanggung

Dalam hal efisiensi, Escudo juga berada di posisi yang membingungkan. Tidak boros, tetapi juga tidak bisa disebut irit. Ketiadaan keunggulan jelas ini membuatnya sulit menonjol di kelasnya.

Pengguna akhirnya tidak mendapatkan kepastian, apakah konsumsi bahan bakarnya sudah optimal atau tidak. Lagi-lagi, Escudo berada di tengah tanpa nilai jual yang kuat.

Dalam hal fitur, Escudo terasa kurang kompetitif. Beberapa fitur yang sudah menjadi standar di kelasnya tidak selalu tersedia, atau hanya hadir di varian tertentu. Saat kompetitor bergerak maju dengan teknologi baru, Escudo cenderung tertinggal. Pengguna tidak mendapatkan paket yang utuh, dan selalu ada rasa “kurang”.

Dengan berbagai kompromi tersebut, harga menjadi pertanyaan besar. Escudo tidak cukup murah untuk disebut value for money, namun juga tidak cukup mewah untuk masuk kategori premium.

Akibatnya, ia kehilangan daya tarik dari dua sisi sekaligus, baik secara logika maupun emosional. Escudo bukanlah mobil yang gagal total. Ia masih bisa diandalkan dalam batas tertentu. Namun ia juga bukan pilihan yang benar-benar meyakinkan. Potensinya ada, tetapi tidak pernah dirangkai menjadi sesuatu yang benar-benar selesai.

Penulis: Marselinus Eligius Kurniawan Dua
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Kebohongan Suzuki Ertiga yang Nggak Masuk dalam Brosur Promosi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Maret 2026 oleh

Tags: EscudoMobil SuzukiSUVsuzukiSuzuki Escudo
Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Guru yang baru terjun di dunia menulis. Gemar main game, jalan-jalan, dan kulineran. Suka membahas tentang daerah, sosial, ekonomi, pendidikan, otomotif, seni, budaya, kuliner, pariwisata, dan hiburan.

ArtikelTerkait

Mobil Suzuki Bukan Terkesan Murahan, tapi Ia Adalah Mobil yang Rendah Hati Terminal Mojok grand vitara suzuki avenis 125 suzuki vstrom 250 sx

Mobil Suzuki Bukan Terkesan Murahan, tapi Ia Adalah Mobil yang Rendah Hati

18 April 2022
Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

10 Januari 2026
Suzuki Karimun Wagon R Boleh Mati, tapi Ia Mati Terhormat

Suzuki Karimun Wagon R Boleh Mati, tapi Ia Mati Terhormat

1 Desember 2025
Suzuki Satria 120 R dan Kenangan Cinta Pertama yang Sulit Dilupakan suzuki gsx r150 Suzuki GSX-S150 Touring Edition suzuki smash titan suzuki lets

Pengalaman Menggunakan Suzuki Smash Selama 13 Tahun: Dulu Masih Perkasa, Kini Mulai Renta

22 September 2023
3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Pengemudi Suzuki Karimun

3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Pengemudi Suzuki Karimun

11 Juni 2022
Mobil Suzuki Bukan Terkesan Murahan, tapi Ia Adalah Mobil yang Rendah Hati Terminal Mojok grand vitara suzuki avenis 125 suzuki vstrom 250 sx

Suzuki Avenis 125: Lebih Worth It untuk Dihujat ketimbang Dibeli

13 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Kuliah di Unesa Surabaya Itu Sangat Menyenangkan, asal Dosennya Betul-betul Ngajar, Bukan Ngebet Jurnal

20 Maret 2026
Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

20 Maret 2026
Kebohongan Suzuki Ertiga yang Nggak Masuk dalam Brosur Promosi Mojok.co

Kebohongan Suzuki Ertiga yang Nggak Masuk dalam Brosur Promosi

21 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Sukses Bekerja di Kota Itu Ilusi: Pesan untuk Anak Muda yang Meninggalkan Desa
  • Sisi Gelap Lebaran: Melelahkan karena Harus Tampak Bahagia, padahal Menderita Bersikap “Baik” dan Kehabisan Energi Sosial
  • Pengendara Motor Plat S di Jawa Timur Tak Kalah Ngawur dari Plat K: Grasak-grusuk Tidak Sabaran, Bikin Rusuh Aja di Jalan
  • 3 Legenda Penunggang Motor Honda Astrea dan Yamaha Aerox Melawan 3 Setan Jahat
  • Wisata Surabaya Membosankan, Cuma Punya Kafe Estetik di Jalan Tunjungan dan “Sisi Utara” yang Meresahkan
  • Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.