Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Karimun Kotak, Legenda City Car yang Tak Lekang Zaman

Majid Himawan oleh Majid Himawan
27 Juli 2020
A A
suzuki carry suzuki karimun city car mojok

suzuki karimun city car mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Mempunyai mobil dengan desain kekinian adalah harapan dari sebagian orang. Namun memiliki mobil yang desainnya tidak termakan oleh zaman dan memiliki harga yang selalu stabil bisa jadi harapan semua orang.

Bayangkan saja tahun berganti type dan jenis mobil silih berganti produk, namun Anda tetap menggunakan mobil buatan lama yang desainnya tidak katrok karena selalu enak dilihat. Jika memang itu yang Anda cari, Karimun Kotak adalah salah satu solusinya. Karimun Kotak dijamin tidak membosankan kek mantanmu.

Karimun kotak atau yang oleh pencinta otomotif lebih dikenal dengan Suzuki Karkot ini telah mengaspal di Indonesia sejak medio tahun 1999. Hadir pada masa krisis moneter tidak membuat mobil ini menjadi tidak laku. Dilansir dari Tribun karimun Kotak laku hingga 27,317 unit. Inilah yang membuat Karimun Kotak dianggap sebagai legenda city car di Indonesia.

Berbicara city car pada zaman itu sebenarnya tidak hanya Karimun Kotak namun sebagai kompetitornya ada pula Kia Visto. Dalam perjalanannya harga Karimun Kotak ini tergolong lebih stabil. Mobil dengan kode mesin F 10 A dengan empat silinder dan bertenaga 1000cc bisa stabil di pasaran mungkin juga karena beberapa faktor penting seperti bahan bakarnya yang super duper irit. Di dalam kota konsumsi BBM nya bisa mencapai 1:10 hingga 1:12 sedang luar kota bisa mencapai 1:16 hingga 1:20. Hitungan itu didapat menurut beberapa pengguna Karimun Kotak yang menguji dengan metode full to full.

Faktor lain yang bisa ditemui tentang alasan harganya yang tetap stabil adalah bentuk atau modelnya yang timeless. Sepertinya Suzuki sebagai pabrikan sadar bahwa desain body Karimun kotak memang harus dibuat sedemikian rupa sehingga membuat awet cinta para penggunannya. Bodi dan pernak pernik lain bentuknya kotak seakan membuat mobil ini tak lekang oleh zaman. Bahkan jika dibanding dengan adiknya si Karimun Estillo maupun Wagon R, desain Karimun Kotak tetap tidak bisa dibilang “kuno”.

Alasan lain mengapa harga Karimun Kotak tetap stabil adalah ketersediaan sparepart nya yang melimpah dengan harga yang relatif terjangkau. Sparepart Karimun Kotak digunakan pula pada mobil buatan Suzuki lainnya seperti Suzuki Jimny Katana, Suzuki Carry, serta Suzuki Forsa. Itulah sebabnya ketersediaan suku cadangnya sangat mudah dijumpai di pasaran.

Kita dari tadi ngomongin harga yang bagus ya. Tapi, sebenarnya berapa sih harga Karimun Kotak? Dilansir dari situs idprice dan OLX, harga bekas mobil Suzuki Karkot antara 40 hingga 70 juta. Harga tergantung kondisi, type dan tahun, pembuatan. Padahal mobil ini dirilis tidak sampai 100 juta pada zamannya. Lantas layakah Karimun Kotak dibanderol dengan harga segitu?

Jika melihat dari berbagai faktor yang telas diulas sangat layak harga pasarannya masih tinggi. Bahkan cenderung mepet dengan adiknya Karimun Estillo maupun Wagon R, hal yang susah dijumpai pada type mobil lainnya.

Baca Juga:

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

Karimun Wagon R, Rekomendasi Cerdas Mobil Pertama untuk Kaum Mendang-mending yang Belajar Punya Mobil

Type yang ditawarkan sendiri ada dua jenis, yaitu type DX dan type GX. Yang membedakan antara lain terdapat roof rail, gagang bagasi, velg lima palang , foglamp, grill depan dengan garis krom, serta wiper belakang yang membuat lebih terliat tidak polos. Itu semua terdapat pada varian tertinggi pada type GX. Sedangkan pada type DX tidak tersedia tambahan tersebut. Selain itu semua partnya sama, baik type GX maupun DX. Sebenarnya type ini beredar pada tahun 2002 ke atas karena sebelumnya hanya beredar satu type.

Walaupun terlihat kecil dan mungil, ketika Anda mengemudikan atau menaiki mobil tersebut, Anda akan merasa tercengang karena kabin depan dan tengah ternyata cukup lengang. Selain itu bagasi cukup luas dan apabila hendak membawa barang banyak cukup kursi bagian tengah Anda copot head rest dan ditekuk akan menjadi datar dan bisa diisi galon sebanyak 12 galon air mineral.

Tahun 2006 adalah akhir dari produksi mobil Karimun Kotak. Walau pun produksinya digantikan Karimun Estillo tak lantas membuat type ini tenggelam di pasaran. Bahkan hingga kini masih menjadi perburuan baik sekedar untuk menjadi mobil pertama maupun koleksi mobil unik. Dengan banyak kelebihan seperti sudah tersedia EPS (Electric Power Steering), dan memiliki fitur Eco pada menu AC mobil ini juga bisa ngeprank loh. Banyak orang di parkiran tertipu dikira lahan kosong eh tenyata si mungil sudah nyempil. Hehehe.

BACA JUGA Kengenesan yang Dialami Pengendara Motor Smash atau tulisan Majid Himawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2020 oleh

Tags: karimunkarimun kotaksuzuki
Majid Himawan

Majid Himawan

Penggiat Ekonomi Islam | Pedagang UMKM | Ketua IMM Komisariat Syari'ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga 2012-2013 | Ketua DPP IKMAMMM 2014-2015.

ArtikelTerkait

5 Alasan Suzuki Katana Mobil yang Paling Cocok untuk Kalian yang Baru Belajar Nyetir Mojok.co

5 Alasan Suzuki Katana Adalah Mobil yang Paling Cocok untuk Kalian yang Baru Belajar Nyetir

29 Juli 2024
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026
Suzuki Karimun Estillo: Nggak Apa-apa Sempit, yang Penting Irit!

Suzuki Karimun Estillo: Nggak Apa-apa Sempit, yang Penting Irit!

23 Juli 2023
Mobil Suzuki SX4 X-Over, Si Kecil Tengil yang Nggak Boleh Dipandang Sebelah Mata

Mobil Suzuki SX4 X-Over, Si Kecil Tengil yang Nggak Boleh Dipandang Sebelah Mata

4 Juli 2024
suzuki ecstar motogp joan mir mojok

Penantian Panjang Suzuki di MotoGP Sedikit Lagi Terbayarkan

14 November 2020
Suka duka bersama Suzuki Futura (Unsplash)

Suka Duka Bersama Suzuki Futura Sejak 2012

4 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Tanda Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan Mojok.co

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

22 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.