Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Suzuki Avenis 125 1999, “Nenek Moyang” Yamaha NMAX, Bukti bahwa Suzuki Sebenarnya Peramal Ulung!

Jarot Sabarudin oleh Jarot Sabarudin
17 Juli 2024
A A
Suzuki Avenis 125 Nggak Belajar dari Pengalaman. Apakah Suzuki Sengaja Memproduksi Sepeda Motor yang Nyeleneh biar Dibilang Rare di Masa Depan?

Suzuki Avenis 125 Nggak Belajar dari Pengalaman. Apakah Suzuki Sengaja Memproduksi Sepeda Motor yang Nyeleneh biar Dibilang Rare di Masa Depan? (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Entah kenapa, saya selalu senang membahas Suzuki. Mungkin karena saya punya ikatan batin dengan Suzuki. Mungkin karena motor yang pertama kali saya punya berasal dari pabrikan Suzuki. Ya, kala itu sekitar 2006, Suzuki Spin 125 adalah motor pertama yang mengisi garasi rumah saya.

Nah, dalam perjalanan waktu, saya sering memperhatikan produk-produk yang dikeluarkan oleh Suzuki. Sebut saja, Suzuki Skywave, Hayate, Skydrive dan lainnya. Yang saya perhatikan lebih dominan varian matic. Karena varian itulah yang sedang “in” di zaman itu. Oh ya, saya sering membahasnya di Terminal Mojok. Menurut saya, generasi mereka adalah generasi nyeleneh. Saya saja yang punya kedekatan hati dengan Suzuki, nggak tertarik meminangnya. Tapi, sekarang banyak diminati dan dicari, saya termasuk salah satu orang yang meminang Suzuki Skywave sekarang.

Bergeser ke zaman sekarang, Suzuki seperti nggak belajar dari pengalaman. Lagi-lagi dia mengeluarkan varian matic yang nyeleneh. Suzuki Avenis 125 keluar tahun 2022. Berbodi bongsor penuh sudut, ukuran ban depan dan belakang yang berbeda, dan tetap ngotot dibekali mesin 125cc. Saya kurang tahu, kenapa Suzuki nggak mau berinovasi dengan kapasitas mesin 150cc seperti pesaingnya yang lain. Saya pikir, mungkin Suzuki pingin produk-produknya dibilang rare nantinya.

Tapi, di balik kegagalannya di pasar otomotif khususnya varian matic, saya rasa Suzuki adalah cenayang. Apa yang dikonsepkan Suzuki zaman dulu, banyak ditiru di zaman sekarang. Salah satunya yaitu Suzuki Avenis 125 tahun 1999.

Suzuki Avenis 125 1999 bukti nyata Suzuki sudah memperkirakan masa depan

Tadinya saya ragu kalau Suzuki itu bisa memprediksi masa depan. Tapi keraguan itu dipatahkan oleh Suzuki Avenis 125 tahun 1999. Oh ya, sebelumnya saya nggak pernah mendengar kalau Suzuki Avenis itu pernah diluncurkan oleh Suzuki tahun 1999. Setelah saya telusuri, ternyata kabar itu benar adanya. Suzuki Avenis 125 pernah diluncurkan oleh Suzuki di Jepang. Mungkin karena nggak masuk pasar Indonesia, jadi nggak populer namanya.

Uniknya, konsep Suzuki Avenis 125 tahun 1999 ini persis dengan konsep Yamaha NMAX, asli. Menurut saya, yang membedakan hanya pada “gaya” pada masa itu. Suzuki Avenis 125 yang keluar tahun 1999 memiliki bodi yang “montok mulus”, sedang Yamaha NMAX sekarang sudah ada sudut-sudut di lekukan tubuhnya. Untuk jamaah mojokiyah bisa searching langsung agar bisa menilai dengan mata kepala sendiri. Gokil Suzuki.

Motor matic 150 cc nggak maksimal

Seperti yang saya singgung di atas, Suzuki hampir jarang sekali berinovasi mengeluarkan motor matic dengan kapasitas mesin 150cc. Jadinya, motor matic besutannya ketinggalan zaman. Beda dengan rivalnya Honda Vario 150, Yamaha NMAX 150, Honda PCX 150. Semuanya bermesin 150cc. Tapi, Suzuki tetap pada pendirian, yaitu motor matic garapannya tetap mengusung mesin 125cc. Entah Suzuki bandel atau memang sedang menunggu keajaiban.

Tapi, entah disengaja atau kebetulan, Honda kembali ke mesin berkapasitas 125cc. Yang terbaru keluaran Honda ialah Honda Vario 125 tahun 2024. Nah kan, kesabaran Suzuki terbukti. Lagipula, motor matic dengan kapasitas mesin 150cc seperti sia-sia untuk jalanan perkotaan seperti Jakarta yang ruwetnya pakai banget.

Baca Juga:

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced

Saya memang banyak menyinggung produk yang dikeluarkan Suzuki, dari model yang nyeleneh, aneh, dan nggak mikirin estetik. Tapi, untuk kali ini saya merasa bahwa Suzuki memang benar-benar peramal ulung. Terlepas dari kegagalannya, kalau boleh menebak, prediksi Suzuki terlalu akurat.

Penulis: Jarot Sabarudin
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Suzuki Avenis 125 Nggak Belajar dari Pengalaman. Apakah Suzuki Sengaja Memproduksi Motor Nyeleneh biar Dibilang Rare di Masa Depan?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2024 oleh

Tags: jepangsuzukisuzuki avenis 125suzuki jepangYamaha NMAX
Jarot Sabarudin

Jarot Sabarudin

Seorang multitasker yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di hadapan piksel dan cahaya layar. Menekuni berbagai peran dari pagi hingga sore, mengubah tatapan kosong ke monitor menjadi deretan karya dan solusi

ArtikelTerkait

7 Tips Belajar Bahasa Korea Otodidak biar Makin Lancar Nonton Drakor

7 Tips Belajar Bahasa Korea Otodidak biar Makin Lancar Nonton Drakor

14 Juli 2022
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh Menang Cepat daripada Shinkansen Jepang, tapi Kalah Telak dalam Menjawab Kebutuhan Warga

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh Menang Cepat dari Shinkansen Jepang, tapi Kalah Telak Soal Menjawab Kebutuhan Warga

17 Maret 2024
Suzuki New Ertiga

Nggak Suka Xpander? Coba Lirik All New Ertiga

17 November 2021
Perfect Blue

Perfect Blue: Film tentang Gelapnya Industri Hiburan yang Wajib Kalian Tonton

28 September 2021
Perbedaan Starbucks di Jepang dan Indonesia Terminal Mojok

Perbedaan Starbucks di Jepang dan Indonesia

17 Mei 2022
Rahasia Mahasiswa Non-Beasiswa Bertahan Hidup di Jepang

Rahasia Mahasiswa Non-Beasiswa Bertahan Hidup di Jepang

13 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah yang Jadi Sarang Tikus (Unsplash)

Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah: Ketika Rumah Tua Berubah Menjadi Sarang Tikus

21 Juni 2026
Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL Mojok.co

Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL

21 Juni 2026
Nissan Grand Livina 2009, Mobil Sepuh yang Menemani Saya Belajar Nyetir Mojok.co

Nissan Grand Livina 2009, Mobil Sepuh Terbaik untuk Belajar Nyetir

18 Juni 2026
Terminal Cileungsi Bogor Merekam Nasib Angkot Rute Pendek yang Makin Sekarat Mojok.co

Terminal Cileungsi Bogor Merekam Nasib Angkot Rute Pendek yang Makin Sekarat

17 Juni 2026
Upin Ipin Serial TV yang Merusak Anak-Anak kalau Ditonton Tanpa Dampingan Orang Dewasa Mojok.co

Upin Ipin Serial TV yang Tampak Aman untuk Anak-Anak, tapi Aslinya Bisa Merusak kalau Ditonton Tanpa Dampingan Orang Dewasa

19 Juni 2026
Warteg Comfort Food Perantau Kabupaten di Jakarta, Rasa Familier dan Harga Terjangkau Mojok.co

Warteg Comfort Food Perantau Kabupaten di Jakarta, Rasa Familier dan Harga Terjangkau

17 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.