Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Surat Terbuka Untuk Pak Edhy Prabowo Soal Ekspor Benih Lobster dari Mahasiswa Perikanan

Icak oleh Icak
19 Desember 2019
A A
Alternatif Produk Lobster yang Menggiurkan ketimbang Ekspor Benihnya terminal mojok.co

Alternatif Produk Lobster yang Menggiurkan ketimbang Ekspor Benihnya terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Halo Pak Edhy Prabowo, semoga bapak membaca tulisan saya ini yaa. Sebelumnya, perkenalkan saya Ica. Saya adalah mahasiswa perikanan, masih belum lulus sih, tapi ya sedikit banyak saya tahu tentang kebijakan bapak yang ingin melakukan ekspor benih lobster. Dan dengan kerendahan hati, izinkan saya menentang kebijakan ini. Saya akan berikan beberapa argumen ilmiah yang mendasari penetangan saya ini.

Pertama-tama, saya harap bapak sekali lagi memikirkan dampak yang akan terjadi apabila trend ekspor benih lobster ini terus berjalan. Sebagai menteri kelautan dan perikanan, saya yakin sekali bahwa bapak pasti sudah paham perihal AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), Ekosistem, peraturan dalam Hukum Perikanan dan Kelautan. Nah, terkait dengan bibit Lobster ini, seharusnya bapak juga sadar bahwa mengkomersialisasikan bibit Lobster akan merusak ekosistem yang ada dan berdampak pada lingkungan perairan di Indonesia.

Kalau kebijakan bapak ini berdasar pandangan ekonomi pun, saya pikir tetap kurang bijak karena bukankah justru lebih bernilai ekonomis Lobster yang sudah dewasa dibandingkan yang masih bibit? Lebih jauh lagi apabila dikomersialkan tidak dalam bentuk mentah melainkan suatu produk olahan, ini tentu akan meningkatkan nilai jual dari Lobster itu sendiri.

Selama saya kuliah di perikanan, dosen-dosen saya selalu menekankan untuk melakukan suatu perubahan dan ide terhadap dinamika sektor Perikanan di Indonesia. Termasuk halnya bagaimana meningkatkan nilai ekonomis dari suatu produk hasil perikanan agar tidak hanya dijual sebagai bentuk mentah, apalagi jika dijual dalam bentuk bibit. Di eskpor pula. Semua ini bertentangan sekali dengan apa yang saya pelajari di kelas.

Waktu itu saya mendapatkan materi kuliah tamu dari salah satu Profesor asal Jepang, Prof. Nomura Ichiro, (mungkin bapak kenal) beliau sempat kerja di Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia serta membuat banyak riset di bidang ini.

Prof. Nomura Ichiro menyatakan bahwa sektor perikanan tangkap dan budidaya di Indonesia sangat menjanjikan, namun sayangnya pengolahan produk perikanan yang kurang sehingga hanya mengeskpor raw material yang nilai ekonomisnya lebih rendah jika dibandingkan dengan produk olahan.

Bukankah ini akan menjadi suatu kemunduran bagi perikanan di Indonesia apabila bapak nekat melegalkan ekspor benihLobster?

Saya sebenernya penasaran. Apa yang membuat Bapak begitu kekeuh mempertahankan ide Bapak untuk ekspor benih lobster. Padahal seperti yang saya katakan di atas, Bibit lobster harganya jauh lebih rendah dibandingkan dengan lobster dewasa, apalagi dengan produk olahan dari lobster.

Baca Juga:

Beragam Keanehan Pertimbangan Hakim dalam Kasus Korupsi

Jokowi, Tolong Dengarkan Suara Rakyat, Batalkan Kebijakan Ekspor Benih Lobster

Ternyata tahun 2007 sudah ada kesepakatan antara 10 negara dalam hal mengatasi IUU dalam bentuk Regional Plan of Action (RPOA) to Promote Responsible Fishing Practices  Including Combating IUU Fishing in Southeast Asia Region, 10 negara yang terlibat, seperti dilihat pada jurnal yang saya kutip adalah Australia, Brunei, Kamboja, Malaysia, Papua New Guinea, Filipina, Singapura, Thailand, Timor Leste, Vietnam dan Indonesia.

Dengan harapan agar nelayan melakukan kegiatan penangkapan yang bertanggung jawab dan merupakan implementasi dari UNCLOS, CCRF yang menginginkan adanya kegiatan pengelolaan sumberdaya laut yg berkelanjutan. Saya juga mempelajari CCRF ini di mata kuliah Hukum dan Peraturan Perikanan

Namun nyatanya kesepakatan tersebut tidak berjalan dengan efektif, buktinya sejak tahun 2014-2018 terdapat lebih dari 300 kapal yang ditenggelamkam karena melakukan IUU di wilayan perairan Indonesia.

ekspor bibit lobster

 

Mengenai benih lobster itu sendiri, harga jualnya memang tinggi. Tapi tidak setinggi nilai jual dari lobster yang sudah dewasa.

 

Kesimpulan dari jurnal yang saya baca:

Terdapat impact terhadap hal selundupan benih lobster, melegalkan ekspor benih lobster semakin membuka kesempatan lebar terhadap penyelendupan benih lobster.

ekspor bibit lobster

 

Bagaimana pak masih ingin melegalkan eskpor benih Lobster?

BACA JUGA Surat Terbuka Untuk Dosen Pembimbing atau tulisan Icak lainnya. Follow Twitter Icak.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: edhy prabowoekspor benih lobstermenteri kelautan
Icak

Icak

ArtikelTerkait

Pak Menteri, Kebijakan Ekspor Benih Lobster Itu Sungguh Brilian!

Pak Menteri, Kebijakan Ekspor Benih Lobster Itu Sungguh Brilian!

15 Desember 2019
Saya Pelaku Bisnis Seafood Export, dan Ide Ekspor Benih Lobster Itu Aneh!

Saya Pelaku Bisnis Seafood Export, dan Ide Ekspor Benih Lobster Itu Aneh!

25 Desember 2019
Beragam Keanehan Pertimbangan Hakim dalam Kasus Korupsi Terminal Mojok.co

Beragam Keanehan Pertimbangan Hakim dalam Kasus Korupsi

10 Maret 2022
Membayangkan Jinbe Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia

Membayangkan Jinbe Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia

22 Desember 2019
Jokowi, Tolong Dengarkan Suara Rakyat, Batalkan Kebijakan Ekspor Benih Lobster MOJOK.CO

Jokowi, Tolong Dengarkan Suara Rakyat, Batalkan Kebijakan Ekspor Benih Lobster

10 Agustus 2020
Mbok Jangan Terlalu Mengkhayal Bu Susi Bakal Jadi Menteri KKP Lagi terminal mojok.co susi pudjiastuti benur benih lobster edhy prabowo

Susi Pudjiastuti, Terima Kasih

25 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

11 Maret 2026
Penyesalan “Membuang” Yamaha F1ZR Marlboro yang Kini Harganya Naik Lebih dari 10 Kali Lipat Mojok.co

Penyesalan “Membuang” Yamaha F1ZR Marlboro yang Kini Harganya Naik Lebih dari 10 Kali Lipat

10 Maret 2026
Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

14 Maret 2026
ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal Mojok.co

ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal

10 Maret 2026
Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026
THR Ludes Sebelum Hari Raya Bukan Melulu Salahmu, Hidup Memang Lagi Susah Mojok.co

THR Ludes Sebelum Hari Raya Tidak Melulu Salahmu, Hidup Memang Lagi Susah

9 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha
  • Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit
  • Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Tidak Bisa Dihindari, Jadi Pelepas Rindu ketika Mudik Setelah “Disiksa” Makanan Jogja
  • Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina
  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.