Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Surat Cinta Untuk Mbak Awkarin dan Pencari Exposure

Nurul Arrijal Fahmi oleh Nurul Arrijal Fahmi
16 September 2019
A A
awkarin

awkarin

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu yang lalu media sosial dihebohkan dengan kasus skandal video porno V*** Garut kasus salah satu selebgram kebanggan dan yang paling dicintai oleh warga negara +62, siapa lagi kalau bukan mbak Awkarin. Hal ini bermula saat mbak Awkarin dan manajemennya, A-Team berencana menyelenggarakan event di sebuah bar. Namun, kerjasama ini tidak dibayar dengan mata uang yang umum digunakan, melainkan dibayar dengan exposure.

Dalam cuitannya di media sosial berlogo burung, mbak Awkarin menuliskan bahwa ia membutuhkan sebuah tempat untuk menyelenggarakan perayaan ulang tahun A-Team, sebagai gantinya ia menawarkan exposure. Ia akan mempromosikan tempat tersebut dalam instagram pribadi nya maupun talent A-Team yang lain. Banyak netizen yang mempertanyakan bahkan mentertawakan kerja sama yang ditawarkan mbak Awkarin (emang jahat kok, dasar netizen).

Menurut saya, yang dilakukan mbak Awkarin tidak sepenuhnya salah, bahkan, model bisnis yang dilakukan oleh mbak Awkarin, sama seperti yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa panitia event kampus yang mencari dana tambahan melalui usaha paid promote. Secara garis besar, apa yang ditawarkan kedua bentuk usaha ini sama, yakni mendapatkan uang/barang dari mempromosikan barang/jasa. Bedanya hanya terletak di “bayaran” yang ditetapkan oleh masing-masing penyedia jasa promosi tersebut, dalam hal ini mbak Awkarin meminta bayaran berupa tempat event, sedangkan penyedia jasa paid promote meminta bayaran berupa uang.

Toh pada kenyataannya, jasa paid promote maupun endorse masih tinggi peminatnya, hal ini bisa dilihat dari masih banyaknya story hingga postingan panitia event tentang paid promote yang mulai menyiksa mata, maupun masih banyaknya story dari selebgram lain yang promosi obat pemutih, pelangsing, pembesar dan skincare hingga story nya tidak lagi berbentuk garis, tapi titik-titik berbaris kayak anak tk mau masuk kelas.

Hal ini terjadi karena tidak bisa dipungkiri bahwa exposure ataupun promosi dari selebgram ataupun panitia event yang dilakukan secara massal dirasa masih sangat efektif untuk menaikkan angka penjualan brand tersebut. Terkait ketidakseimbangan antara bayaran dengan apa yang diberikan, menurut saya itu sah-sah saja dilakukan oleh penyedia layanan. Toh kita juga sering menjumpai  praktik yang serupa di beberapa tempat, seperti banyak barang yang sebenarnya bernilai murah, dijual mahal oleh penjual karena berbagai alasan.

Bahkan saya pernah menjumpai sebuah kegiatan yang dilaksanakan di sebuah pusat perbelanjaan. Dalam kesepakatannya, pihak pusat perbelanjaan tersebut tidak meminta dana sewa ataupun bagi hasil keuntungan dari kegiatan tersebut, mereka hanya meminta publikasi serta ruang promosi untuk menggaet pengunjung, maklum mereka juga tergolong mall baru waktu itu.

Hasilnya pun tidak mengecewakan, karena nyatanya kerjasama tersebut masih berlangsung sampai beberapa tahun kemudian. Kenapa? Karena mereka merasa bahwa exposure yang diberikan berdampak positif ke mereka dalam hal ini peningkatan jumlah pengunjung.

Namun, sebagai konsumen kita juga punya hak untuk menolak membeli barang tersebut, sama seperti yang dilakukan oleh pemilik bar yang menolak proposal penawaran yang diajukan oleh perwakilan A-Team. Sebagai konsumen/klien, kita berhak menolak sebuah barang atau penawaran yang dirasa tidak menguntungkan bagi diri kita.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Akun Affiliate yang Jualan Numpang Tragedi Itu Biadab, dan Semoga Nggak Laku!

Tapi, mbak Awkarin juga ada salahnya dalam kasus ini, nggak peduli meskipun mbak Awkarin itu cewek, ia juga salah!! Karena dalam hal kerja sama seperti ini, sering juga menimbulkan kerugian bagi pemilik usaha. Banyak pengusaha yang merasa jika bayaran yang mereka keluarkan tidak sebanding dengan exposure yang diberikan para selebgram ini. Belum lagi banyaknya kasus dimana belum ada kesepakatan bersama, eh selebgram tersebut sudah mengemis minta barang secara gratis tanpa adanya perjanjian yang jelas, ya sama seperti yang dilakukan mbak Awkarin dan A-team ini lah.

Belum lagi cara mbak Awkarin dalam mencari pengusaha untuk diajak bekerja sama, masa mau menjalin kerja sama seperti ini ajakannya lewat DM Instagram sih, dipikir ngajak cewek kenalan kali. Mbok ya mbak Awkarin atau tim datang langsung  ke tempat yang bersangkutan sekalian berdiskusi mesra gitu lho, kalau nggak ada yang nganterin saya mau kok nganterin mbak nya, tapi jangan naik kuda ya, apalagi naik kudanya nggak pakai baju, nanti masuk angin saya.

Maka dari itu, saran dari saya untuk pengusaha beserta selebgram/influencer/apalah itu namanya, dalam menjalin kerja sama harus ada perjanjian yang jelas walaupun cuma sekedar endorse, kalau perlu ada hitam diatas putih terkait kerja sama yang dijalin, agar tidak ada pihak yang dirugikan di masa depan.

Jadi mbak Awkarin, kalau mau nyari tempat buat kopdar nya A-team, mbok ya cari yang berkelas gitu lho, walaupun berbayar kan nggak masalah, masa beli akun sendiri bisa, tapi sewa cafe buat kopdar nggak mampu. Atau kalau mau keukeh nyari yang dibayar pakai exposure, mungkin angkringan langganan saya mau kerja sama, nanti saya bantu bilang deh ke penjaga nya. (*)

BACA JUGA Anak Indie: Karib dengan Senja dan Kopi Sampai Promag dan Sarimi atau tulisan Nurul Arrijal Fahmi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 September 2019 oleh

Tags: awkarinexposureSelebgramTwitter
Nurul Arrijal Fahmi

Nurul Arrijal Fahmi

ArtikelTerkait

Influencer Bukanlah Dewa, dan Kalian Nggak Perlu Membela Mereka

Pandemi, Kuda Poni, dan Negara yang Hobi Mengurusi Moral

21 September 2021
Ngomongin Anya Geraldine yang Ngakunya Seorang Fakgirl

Ngomongin Anya Geraldine yang Ngakunya Seorang Fakgirl

16 Januari 2020
Penyalahgunaan Beasiswa KIP-K oleh Koket Girl Viral di Media Sosial. Apa sih Koket Girl Itu?

Penyalahgunaan Beasiswa KIP-K oleh Koket Girl Viral di Media Sosial. Apa sih Koket Girl Itu?

2 Mei 2024
ria ricis

Dear Ria Ricis: Jika Mau Pergi, Pergi Saja. Tak Usah Pamit Apalagi Balik Lagi, Please!

31 Juli 2019
Netizen Twitter Adalah Antagonis Paling Kejam dan Fakta-fakta Lainnya Kenapa Becandaan di Twitter Nggak Laku Dibawa ke Facebook?

Kenapa Becandaan di Twitter Nggak Laku di Facebook?

10 Maret 2020
maia estianty twit viral kritik pemerintah donasi kitabisa apd rumah sakit tes untuk masyarakat sosialita arisan tempey twitter mojok.co

Bunda Maia Estianty Jangan Ikut Memperkeruh Suasana ya, ya?

11 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Barang Unik yang Saya Temukan di Facebook Marketplace, Surga yang Underrated

Facebook Marketplace, Titik Kumpul Barang Unik dan Berguna, sekaligus Surganya para Penipu

4 Juni 2026
Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

3 Juni 2026
Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang Mojok,co

Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang

5 Juni 2026
Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
4 Cara Menikmati Wisata Semarang Secara Gratis (Unsplash)

Panduan Wisata Gratis di Semarang: 4 Cara Menikmati Kota Atlas Tanpa Perlu Pusing Mikir Tagihan

8 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.