Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Spirit Doll Adalah Bukti Malasnya Masyarakat Pahami Urusan Gaib

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
5 Januari 2022
A A
Spirit Doll Adalah Bukti Malasnya Masyarakat Pahami Urusan Gaib terminal mojok.co

Spirit Doll Adalah Bukti Malasnya Masyarakat Pahami Urusan Gaib (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Urusan metaverse, mungkin masih banyak rakyat Indonesia yang belum paham. Tapi urusan metafisika, sudah pasti mereka paham. Baik itu dari pamali-pamali penuh makna sampai ide ratu adil, semua kental dengan urusan metafisika. Ilmu yang jauh dari logika saintifik ini memang masih laris dibicarakan.

Hal yang terbaru adalah perkara spirit doll. Menurut berbagai sumber, spirit doll adalah boneka yang berisi roh gaib. Umumnya, spirit doll adalah boneka anak kecil yang berisi roh anak kecil juga. Ini bukan hal yang istimewa, sih. Terutama bagi Anda yang akrab dengan urusan klenik seperti jalangkung, bambu gila, atau keris.

Dalam beberapa waktu terakhir, boneka ini kembali viral. Terutama semenjak Ivan Gunawan memiliki atau mengadopsi boneka ini. Boneka bayi tersebut benar-benar diperlakukan seperti anak. Public figure lain pun kemudian ikut-ikutan memiliki boneka yang katanya berisi roh gaib tersebut.

Alasan adopsi ini berbagai macam. Ada yang bilang butuh teman. Ada juga yang menyatakan sebagai media terapi psikis. Boneka berisi roh halus ini juga makin ramai dijual. Beberapa marketplace didapati menjual boneka tersebut dengan harga beragam, tapi harga terendah sekitar dua jutaan. Jadi, untuk Anda yang bergaji UMR Jogja, sila pikirkan kembali sebelum mengadopsi boneka yang katanya berisi roh ini.

Apakah fenomena ini menunjukkan masyarakat mulai syirik? Apakah spirit doll adalah tanda akhir zaman? Apakah benar Puan Maharani adalah ratu adil? Itu sih urusan agama dan kepercayaan masing-masing. Tapi satu yang jelas: masyarakat di sekitar kita masih gampang percaya dan malas mencari tahu ketika berurusan dengan metafisika dan influencer.

Kalau bicara metafisika, sudah pasti berurusan dengan roh bukanlah hal aman. Salah-salah, spirit doll yang diharapkan jadi media healing bisa menjadi boomerang. Siapa tahu kan, spirit doll Anda akan berubah menjadi psikopat metafisis? Atau, ia malah menghantui Anda dengan mimpi buruk seperti Pertalite dihapus?

Betapa tidak masuk akalnya, hanya karena beberapa public figure memiliki spirit doll, masyarakat berebut untuk mengadopsi boneka serupa. Dengan ikhlas mereka menelan bulat-bulat review para public figure ini tanpa berpikir, “Emang beneran bisa gitu? Dua juta untuk sebuah boneka yang katanya punya roh?”

Inilah alasan mengapa public figure dan influencer masih dipelihara industri. Masyarakat kita masih mudah mengonsumsi sesuatu hanya karena “iklan-iklan” mereka. Apakah Anda tidak berpikir bahwa ada kemungkinan kalau tren spirit doll di public figure adalah sebuah konspirasi? Jangan-jangan, ini justru teknik marketing baru dari pabrik boneka untuk menjual produknya?

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Sebaiknya Warga Malang Tidak Terlalu Marah kalau Matos Disebut sebagai Mall Terkecil, Masih Banyak Urusan Lain yang Lebih Penting

Kalau memang butuh healing dan terapi, mending Anda datang ke psikolog. Penanganan yang diberikan akan lebih akurat sesuai dengan kebutuhan Anda. Dan yang paling utama, Anda tidak terlihat gampang “dibodohi” karena langsung mempercayakan kesehatan mental pada sebuah boneka yang katanya berisi roh itu.

Sulit dimungkiri bahwa fenomena spirit doll ini menunjukkan situasi masyarakat kesepian dan butuh interaksi sosial. Sialnya, situasi ini diejawantahkan menjadi industri metafisika yang tidak masuk akal dan konyol.

Jadi, untuk sekarang nggak perlu kita berpikir untuk masuk ke dunia metaverse. Karena masyarakat kita masih sibuk urusan metafisika yang sungguh ra mashok ini.

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2022 oleh

Tags: influencerpilihan redaksispirit doll
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

Percuma Desain Paspor Indonesia Baru, tapi Lemah, Kalah Kuat dari Paspor Timor Leste!

Percuma Desain Paspor Indonesia Baru, tapi Lemah, Kalah Kuat dari Paspor Timor Leste!

18 Agustus 2024
3 Pesan Penting tentang Imunisasi yang Bisa Kita Petik dari Upin Ipin Episode "Hapuskan Virus"

3 Pesan Penting tentang Imunisasi yang Bisa Kita Petik dari Upin Ipin Episode “Hapuskan Virus”

16 Januari 2024
Shopee Barokah, Cara Aman Menghindari Godaan Shopee PayLater

Shopee Barokah, Cara Aman Menghindari Godaan Shopee PayLater

11 Oktober 2023
Saya Kini Curiga dengan Rumah Makan Murah, dan Saya Nggak Asal Omong

Saya Kini Curiga dengan Rumah Makan Murah, dan Saya Nggak Asal Omong

3 Desember 2023
Saya Lebih Takut KPI Ketimbang Isu Kebangkitan PKI terminal mojok.co

Saya Lebih Takut KPI Ketimbang Isu Kebangkitan PKI

24 September 2021
Kopi Kenangan vs Janji Jiwa

Rasanya Gitu Aja, kok Bisa Janji Jiwa dan Kopi Kenangan pada Suka?

3 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Tanda Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan Mojok.co

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

22 April 2026
Bangkalan dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia Mojok

Bangkalan Madura dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia

21 April 2026
Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup (Unsplash)

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup

19 April 2026
Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Bekerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak Mojok.co

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

20 April 2026
Honda Supra X 125 Motor Terbaik? Ngawur, yang Terbaik Tetap Karisma (Unsplash)

Tak Hanya Supra, Honda Karisma Juga Jadi Tulang Punggung Keluarga Kelas Menengah di Indonesia

16 April 2026
Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Setia Bersama Honda Beat Biru 2013: Motor yang Dibeli Mertua dan Masih Nyaman Sampai Sekarang, Motor Lain Mana Bisa?

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami
  • Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial
  • Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University
  • Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja
  • Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti
  • 3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.