Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Sosok Tak Kasat Mata yang Menyukai Temanku dan Selalu Mengikuti Selama Satu Minggu

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
10 Oktober 2019
A A
sosok

sosok

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah suatu ketika, dalam suatu ruangan di rumah saya ada sosok yang selalu hadir dalam diam. Kehadiran sosok tersebut biasanya ditandai dengan suara tangisan yang begitu jelas atau suara tertawa laiknya anak-anak yang sedang bermain. Sosok berpakaian putih dan berambut panjang terurai itu hanya hadir di satu tempat, tepatnya kamar kakak saya. Entah dari mana asalnya, sejak kapan, dan apa sebabnya di selalu ada di kamar tersebut.

Sebab itu, wajar jika kakak saya menjadi takut dan tidak betah tidur di kamar sendiri, yang pada akhirnya tidur berdua dengan saya adalah menjadi pilihan terakhir untuk mengurai rasa takut yang dialami. Saya juga memaklumi, karena bukan sekali dua saya bersamaan dengan kakak mendengar suara ghaib berupa tangis dan tawa di setiap malamnya. Terlebih, kamar kami bersebelahan, hanya terpisah oleh tembok yang tidak begitu tebal.

Ketakutan kami dipertegas dengan pernyataan dua orang teman—satu teman kakak, satu teman saya—yang berkata, benar jika ada sosok penunggu di kamar kakak karena menyukai kakak. Entah atas dasar apa sosok sejenis kuntilanak menyukai kakak perempuan saya. Ditambah yang mengatakan hal identik tersebut adalah dua orang yang berbeda, ada rasa percaya setelah mendapat info tersebut. Walau akhirnya sosok tersebut akhirnya hilang dengan sendirinya, setelah di rumah diadakan pengajian rutin setiap minggunya.

Saya pikir, adanya sosok tak kasat mata yang menyukai manusia hanya dialami oleh kakak saya. Nyatanya, beberapa bulan lalu teman saya sedari kecil sempat mengalami hal yang sama—ada sosok tak kasat mata yang menyukai, bahkan selalu mengikuti teman saya di setiap aktivitasnya. Hal tersebut diketahui orang tuanya dari “orang pintar” setempat. Setelah coba dimediasi, ternyata memang ada dua sosok yang mengikuti dan terus menempel di badan teman saya. Usut punya usut, dua sosok yang digambarkan sebagai wanita ini menyukainya.

Sungguh di luar nalar apa yang dirasakan teman saya kala itu. Memang, beberapa waktu lalu teman saya sempat bermain di suatu rumah tua dan tak berpenghuni untuk hunting foto, kemudian dalam situasi yang tidak terduga, teman saya buang air kecil secara sembarang karena sudah tidak tahan di rumah tua tersebut—selain memang tidak tahu harus ke mana.

Sepulang dari rumah tua itu, ada beberapa kejanggalan yang dialami langsung oleh teman saya tanpa sebab yang pasti dan saya lihat secara langsung, diantaranya mengamuk tanpa alasan yang pasti, tiba-tiba menangis, tak lama kemudian tersenyum dengan lebar. Bukan senyum bahagia tentunya, melainkan senyum dengan ekspresi datar nan menyeramkan. Beberapa hal tersebut terulang berkali-kali dalam seminggu setiap maghrib.

Dalam jeda tangisan teman saya, beberapa kali terselip suara tawa perempuan yang tidak biasa—berasal dari sosok perempuan yang mengikuti—padahal sudah jelas teman saya adalah laki-laki. Kala itu, keluarganya khawatir dan hanya bisa meminta bantuan agar tubuh dua sosok tersebut dapat dipisahkan dari raga teman saya.

Sulit sekali percaya dengan apa yang saya lihat secara langsung di depan mata kepala sendiri, bagaimana seorang teman begitu lesu dan tidak menentu kondisinya. Sewaktu dibawa ke dokter untuk dicek dari sisi medis pun secara keseluruhan tidak ada yang janggal dan teman saya dinyatakan sehat. Untuk jaga-jaga, hanya sekadar diberi vitamin dan diberi petuah agar tetap menjaga kesehatan dan istirahat yang cukup.

Baca Juga:

Cerita Horor Blok M Buatan Kawan Saya Bikin Saya Yakin Semua Urban Legend Adalah Karangan

Live Berburu Hantu di TikTok Sangat Tidak Pantas, para Kreator Sudah Keterlaluan!

Sampai akhirnya, “orang pintar” mencoba untuk berkomunikasi dengan sosok yang menempel di tubuh teman saya dan mencari tahu lebih lanjut alasan mengapa dia bisa menyukai dan selalu mengikuti teman saya. Alasannya selain sudah buang air kecil di tempat tinggalnya—sosok tak kasat mata tersebut—juga sudah berani-beraninya menghancurkan sesuatu yang sudah dianggap rumah oleh mereka. Sebuah kayu besar yang akhirnya diketahui dibakar oleh teman saya.

Setelah mengetahui alasannya, entah bagaimana caranya teman saya bisa terselamatkan dan diobati. Sosok yang mengikuti teman saya pun sudah lenyap, kabarnya dipindahtempatkan ke lokasi yang memang layak bagi mereka. Dan, hal ini mengingatkan saya untuk tidak mengusik suatu tempat sembarangan, sebab sudah jelas bahwa yang ghaib itu ada meski hidup di alam yang berbeda. (*)

BACA JUGA Ketika Jin yang Menyerupai Seorang Teman Ikut Salat Jumat atau tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Oktober 2019 oleh

Tags: cerita hantucerita hororhantusosok tak kasat mata
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

mendaki gunung rinjani hantu penunggu jin berkepala babi cerita horor seram hantu mojok.co

Pengalaman Diikuti Jin Berkepala Babi saat Mendaki Gunung Rinjani

22 Mei 2020
Kalau di Kota Ada Kirim Parsel, di Desa Ada Ater-ater Tipe-tipe Orang saat Menunggu Lebaran Datang Terima kasih kepada Tim Pencari Hilal! Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Bulan Syawal Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Lebaran Buku Turutan Legendaris dan Variasi Buku Belajar Huruf Hijaiyah dari Masa ke Masa Serba-serbi Belajar dan Mengamalkan Surah Alfatihah Pandemi dan Ikhtiar Zakat Menuju Manusia Saleh Sosial Inovasi Produk Mushaf Alquran, Mana yang Jadi Pilihanmu? Tahun 2020 dan Renungan ‘Amul Huzni Ngaji Alhikam dan Kegalauan Nasib Usaha Kita Nggak Takut Hantu, Cuma Pas Bulan Ramadan Doang? Saya Masih Penasaran dengan Sensasi Sahur On The Road Menuai Hikmah Nyanyian Pujian di Masjid Kampung Mengenang Asyiknya Main Petasan Setelah Tarawih Horornya Antrean Panjang di Pesantren Tiap Ramadan Menjadi Bucin Syar'i dengan Syair Kasidah Burdah Drama Bukber: Sungkan Balik Duluan tapi Takut Ketinggalan Tarawih Berjamaah Opsi Nama Anak yang Lahir di Bulan Ramadan, Selain Ramadan Panduan buat Ngabuburit di Rumah Aja Sebagai Santri, Berbuka Bersama Kiai Adalah Pengalaman yang Spesial Panduan buat Ngabuburit di Rumah Aja Pandemi Corona Datang, Ngaji Daring Jadi Andalan Tips Buka Bersama Anti Kejang karena Kantong Kering Mengenang Asyiknya Main Petasan Setelah Tarawih Rebutan Nonton Acara Sahur yang Seru-seruan vs Tausiyah Opsi Nama Anak yang Lahir di Bulan Ramadan, Selain Ramadan Drama Bukber: Sungkan Balik Duluan tapi Takut Ketinggalan Tarawih Berjamaah Sebagai Santri, Berbuka Bersama Kiai Adalah Pengalaman yang Spesial Aduh, Lemah Amat Terlalu Ngeribetin Warung Makan yang Tetap Buka Saat Ramadan Tong Tek: Tradisi Bangunin Sahur yang Dirindukan Kolak: Santapan Legendaris Saat Ramadan

Nggak Takut Hantu, Cuma Pas Bulan Ramadan Doang?

12 Mei 2020
cerita horor di kantor pemerintah mojok

Cerita Horor di Kantor Pemerintah yang Nggak Kalah Seram dari Kamar Bedah Fakultas Kedokteran

27 Agustus 2021
Pengalaman Membonceng Teman yang Mendadak Kesurupan. Kapok, deh! terminal mojok.co

Pengalaman Membonceng Teman yang Mendadak Kesurupan. Kapok, deh!

18 Desember 2020
kesurupan, melihat hantu

Melihat Hantu sebagai Cara Jadi Selebritis di Desa

1 Juli 2019
Derita Ditempelin Lelembut yang Selalu Kepanasan Tiap Masuk Pesantren MOJOK.CO

Derita Ditempelin Lelembut yang Selalu Kepanasan Tiap Masuk Pesantren

15 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.