Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Skripsi Jurusan Sosiologi yang Cocok untuk Mahasiswa Introvert dan Ogah Turun Lapangan

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
11 Desember 2023
A A
Topik Skripsi Jurusan Sosiologi untuk Mahasiswa yang Introvert dan Ogah Turun Lapangan Mojok.co

Topik Skripsi Jurusan Sosiologi untuk Mahasiswa yang Introvert dan Ogah Turun Lapangan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Skripsi Jurusan Sosiologi nggak melulu turun lapangan dan bergaul dengan masyarakat. Beberapa topik bisa kok dikerjakan dari dalam kamar dan minim bertemu orang. Topik-topik yang sangat cocok untuk dikerjakan oleh mahasiswa sosiologi yang introvert dan alergi turun lapangan. 

Sosiologi adalah ilmu memahami masyarakat. Tentu dalam penelitiannya perlu bersinggungan dengan masyarakat. Namun, ini bukan berarti segala penelitian harus selalu turun lapangan dan bertemu dengan banyak orang. Memahami kehidupan masyarakat bisa juga dengan meneliti produk-produk budaya yang dihasilkan masyarakat.

Skripsi jurusan Sosiologi bisa menganalisis musik, film, dan iklan

Skripsi jurusan Sosiologi yang nggak ingin turun lapangan sebenarnya bisa melakukan penelitian melalui media populer seperti musik, film, hingga iklan. Lantas, apa yang diteliti dari produk-produk yang biasanya dijadikan hiburan oleh masyarakat ini? Ada banyak. 

Contohnya saja film yang akhir-akhir ini tayang, film “Budi Pekerti”. Kita dapat menyaksikan kalau hidup seseorang ternyata akan sangat mudah berubah hanya karena media sosial. Tokoh “Bu Prani” sebagai guru bimbingan konseling (BK) menjadi amburadul karena pengaruh media sosial. Di situ mahasiswa sosiologi bisa mengambil celahnya, tentang bagaimana media sosial mempengaruhi aspek kehidupan kita. Bukan hanya aspek psikologisnya saja, tetapi aspek sosialnya juga.

Begitu pula musik, musik sekarang isinya kalau nggak cinta-cintaan, kasmaran, ya, patah hati. Berbeda dengan musik pada tahun 70-an, 80-an, hingga 90-an yang isinya mengkritik pemerintah. Perubahan historis dan gaya musik ini bagi mahasiswa sosiologi sangat menarik untuk dikaji.

Di iklan pun sama, sebut saja iklan make up. Kenapa iklan make up selalu menggunakan pemeran yang berkulit putih, rambut lurus, hidung mancung, dan badan yang langsing? Secara nggak langsung, iklan bisa mengonstruksi pemikiran masyarakat kalau standar cantik itu seperti yang ditampilkan iklan. Bagi mahasiswa sosiologi, ini bukan hanya menarik, tapi juga perlu diteliti.

Kalau ingin agak berat, portal berita dan video juga bisa

Berbeda dengan sebelumnya yang fokus pada media populer, mahasiswa Sosiologi juga bisa menganalisis portal berita dan video untuk topik skripsi. Biasanya, mahasiswa sosiologi menggunakan teknik analisis framing dan analisis wacana kalau mengambil topik ini. 

Memangnya portal berita dan video bisa diteliti? Tentu saja. Satu topik berita bisa memiliki narasi yang berbeda-beda tergantung portal beritanya. Hal ini semakin terlihat menjelang pemilihan umum seperti saat-saat ini.

Baca Juga:

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua

Begitu juga dengan videom, baik video pemberitaan di televisi maupun di YouTube. Televisi dan kanal YouTube punya kecenderungan memihak calon tertentu ketika pemilihan umum. Oleh karena itu, konten video yang tercipta bisa berbeda-beda walaupun topiknya sama. Nah, mahasiswa sosiologi harus mencari tahu tentang ideologi yang membawa teks dan konteks itu hadir. Mudahnya lagi, nggak perlu turun lapangan. Cukup pantengin beritanya saja.

Meneliti penelitian orang lain

Skripsi Jurusan Sosiologi tanpa turun lapangan ternyata bisa juga dengan meneliti penelitian orang lain yang sudah terlebih dahulu terbit. Baik dalam bentuk buku, novel, maupun jurnal. Data untuk skripsi semacam ini didapat melalui studi pustaka atau studi literatur. Jadi, nggak perlu repot-repot lagi. 

Dosen saya misalnya, penelitiannya bisa tembus Scopus Q1 hanya dengan menggunakan systematic literature review (SLR). Dia mereview penelitian-penelitian sebelumnya mencari celahnya. Apabila memilih jenis penelitian semacam ini, mahasiswa Sosiologi lebih berkutat pada sumber pustaka daripada manusia. 

Nah, di atas beberapa skripsi jurusan sosiologi yang nggak perlu turun lapangan dan bertemu masyarakat. Kesannya memang nggak Sosiologi banget sih, tapi skripsi kalian tetap valid kok. Toh, masyarakat sebenarnya bisa ditemui dalam banyak bentuk, termasuk produk-produk budayanya seperti media. 

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Saya Malu Jadi Mahasiswa Jurusan Sosiologi, Jurusan Paling Sia-sia dan Selalu Kalah dengan Anak Teknik dan MIPA

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Desember 2023 oleh

Tags: jurusan sosiologiMahasiswaSkripsiskripsi jurusan sosiologisosiologitugas akhir
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

karya fiksi UT kuliah ekonomi kuliah sastra kuliah online mahasiswa s-1 dan s-2 Sebagai Penulis, Saya Sering Disangka Romantis dan Bisa Menjadi Sekretaris kuliah online

Kuliah Online Bikin Mahasiswa Jadi Banyak Pengeluaran (Sekaligus Keenakan)

6 Mei 2020
Danusan Mahasiswa: Budaya Paid Promote telah Menggantikan Jual Risol terminal mojok.co

Danusan Mahasiswa: Budaya Paid Promote telah Menggantikan Jual Risol

9 November 2021
mahasiswa indonesia di mesir mojok

5 Fakta yang Nggak-nggak tentang Mahasiswa Indonesia di Mesir (Bagian 2)

21 Juli 2020
Derita Mahasiswa Saat Lebaran: Menerima THR Sungkan, Menolak pun Enggan

Derita Mahasiswa Saat Lebaran: Menerima THR Sungkan, Menolak pun Enggan

21 April 2023
4 Hal Jadi Mahasiswa UGM Itu Nggak Enak terminal mojok.co

4 Hal Jadi Mahasiswa UGM Itu Nggak Enak

7 Desember 2021
deadliner

Siapa Sangka Kalau Deadliner adalah Simulasi Underpressure Menuju Dunia Kerja yang Sesungguhnya

21 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut Terminal

4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut

10 Maret 2026
Vespa Matic Dibenci Banyak Orang, Hanya Orang Bodoh yang Beli (Unsplash)

Vespa Matic Adalah Motor yang Paling Tidak Layak untuk Dibeli karena Overpriced, Boros, dan Paling Dibenci Tukang Servis Motor (Bagian 2)

11 Maret 2026
Lulus S2 dan Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, padahal Peluang Jadi Akademisi di Surabaya Nggak Kalah Menarik Mojok.co

Lulusan S2 Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, Seolah-olah Nggak Ada Harapan Jadi Akademisi di Surabaya

10 Maret 2026
Honda Stylo Motornya Orang Kaya Waras yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT dan Scoopy Mojok.co

Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy

13 Maret 2026
Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah Mojok.co

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

11 Maret 2026
Perang Iran vs Amerika Buat Kelas Menengah Indonesia Makin Tertekan

Perang Iran vs Amerika Buat Kelas Menengah Indonesia Makin Tertekan

8 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha
  • Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit
  • Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Tidak Bisa Dihindari, Jadi Pelepas Rindu ketika Mudik Setelah “Disiksa” Makanan Jogja
  • Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina
  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.