Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Unpopular Opinion: Skripsi Adalah Matkul Favorit Saya Sampai Rela Kuliah 7 Tahun

Syifa Aulia oleh Syifa Aulia
2 September 2025
A A
Unpopular Opinion: Skripsi Adalah Matkul Favorit Saya Sampai Rela Kuliah 7 Tahun Mojok.co

Unpopular Opinion: Skripsi Adalah Matkul Favorit Saya Sampai Rela Kuliah 7 Tahun (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya kuliah hingga 7 tahun dan sebagian besar waktu dihabiskan untuk mengerjakan skripsi. Meski begitu, skripsi justru jadi mata kuliah yang paling saya sukai. Sebab, banyak sekali pelajaran yang bisa dipetik selama berproses. 

Mungkin kalian akan bertanya-tanya, skripsi saya seperti apa sih? Saya kana jawab, biasa saja. Penelitiannya sangat sederhana tentang psikologi pendidikan khususnya peran regulasi diri dalam belajar terhadap keterlibatan pada pembelajaran daring. Di dalamnya saya sekalian mengelola penerjemahan 2 alat ukur yang lalu diuji sampai layak digunakan. 

Lantas, kenapa saya menjadikan skripsi sebagai matkul kesayangan? Berikut beberapa alasan utamanya.

#1 Skripsi mengajarkan saya berpikir mandiri

Saat awal mengerjakan skripsi, saya menyadari harus bisa mempertanggungjawabkannya saat sidang. Itu mengapa, saya sangat serius dalam mengerjakan isinya. Saya berusaha menguasai materi. Bahkan, saya perfeksionis dalam isinya, tapi itu merugikan sih (perfeksionis di sini beda dengan standar tinggi yang realistis ya). 

Kesungguhan dalam isi ini membuat pembelajaran dari skripsi tuh dapat banget. Saya jadi belajar berpikir, menyelesaikan masalah, dan mengambil keputusan secara mandiri dan bertanggung jawab.

Misalnya, saya lama menentukan judul. Latar belakang saya bolak-balik dipertanyakan dosen pembimbing. Saya belum menjawabnya dengan baik. Lambat laun, setelah sempat lompat-lompat juga, saya pun menentukan topik, dan pembelajarannya saya rasa dapat banget.

#2 Skripsi mengajarkan saya soal kerja mandiri

Di skripsi, saya menjadi manajer proyek sendiri. Saya banyak belajar akan kerja mandiri. Sesuai variabel skripsi sendiri, saya belajar mengatur diri, menetapkan tujuan, mengatur cara mencapainya, mencoba agar lebih rajin dan fokus, menulis jurnal belajar agar lebih sadar, mengevaluasi diri, dan sebagainya. Ada kegagalan maupun kemajuan.

Salah satu perubahan terbesar, sekarang saya secara mandiri konsisten mengerjakan tugas sehari-hari sesuai standar minimal pribadi. Dan, saya berkonsentrasi penuh saat mengerjakannya. Sudah mau dua tahun saya berkomitmen seperti itu. 

Baca Juga:

Jangan Bangga Skripsi Nggak Banyak Revisi, Bisa Jadi Itu Pertanda Salah Arah yang Bikin Repot Saat Sidang Nanti  

6 Alasan Saya Nggak Puas Kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Saizu Purwokerto yang Dijuluki Fakultas Mahal

Saya tidak langsung mencapai progres di atas. Di skripsi dan proyek selanjutnya, saya masih banyak kekurangannya dan sempat jatuh bangun. Namun, saya terus belajar hingga ada progres itu (sampai sekarang pun, saya masih perlu banyak belajar). Skripsi menjadi ajang latihan panjang pertama, di mana dalam waktu lama saya mengepalai proyek mandiri. 

#3 Tantangan yang diselesaikan memberikan kepuasan tersendiri

Skripsi memuat masalah pemikiran yang harus diselesaikan dan keputusan yang perlu diambil. Namun, pengetahuan, strategi, atau keterampilan saya saat itu seringkali kurang cukup. Ditambah, saya menjadi perfeksionis yang bisa sangat detail. Sifat yang berbeda dari sebelumnya dalam hal tugas kuliah. Walhasil, saya merasakan banyak kesulitan. 

Namun, menyelesaikannya sedikit demi sedikit memberikan kepuasan tersendiri. Ternyata saya bisa, meski belum tentu benar.  

#4 Dosen pembimbing yang mendukung

Saya menyukai skripsi juga berkat kedua dosen pembimbing (dosbim). Jika dosbim saya berbeda, belum tentu saya menjadikan skripsi matkul favorit. Saya sangat berterima kasih atas kontribusi mereka. 

Dosen pembimbing I dan II saya suportif, berwawasan, baik, dan sabar. Kebetulan keduanya bergelar psikolog juga dan cara mengatasi masalahnya pun nyaman dan tetap konstruktif. Kualitas-kualitas ini mendukung pengalaman mengerjakan skripsi yang positif.

Untuk dosbim I, saya rasa beliau sangat menyerahkan pilihan-pilihan dalam skripsi (seperti topik, detail isi, cara bekerja, dan lain-lain) pada saya. Kalau pun ada aturan atau saran, beliau menjelaskan alasannya baik-baik. Tak ada tekanan berlebihan. Saya jadi merasa makin memegang kendali dan lebih termotivasi.

Saya juga merasa dosbim I saya mendukung kemandirian berpikir. Seringkali kala saya bingung, saya memandang beliau mengarahkan atau mendorong saya mencari tahu jawaban saya sendiri, bukannya memberikan jawaban langsung. Saya pikir ini sangat mendukung poin pertama dan ke-3.

Selain alasan-alasan di atas, masih ada alasan lain soal kenapa saya menjadikan skripsi matkul kesukaan. Misalnya, terkait topik skripsi yang saya minati dan berarti bagi saya. Namun, bakal kebanyakan bila saya tulis semua sekarang. 

Jadi, saya yang kuliah 7 tahun menyenangi skripsi karena saya jadi belajar berpikir dan bekerja mandiri, merasakan kepuasan tersendiri dari tantangannya, dan dianugerahi dosen yang mendukung. Ternyata, kalau kita menjalankan sesuatu dengan sungguh-sungguh apalagi mendapatkan dukungan, meskipun berat, itu bisa menjadi pengalaman yang indah.

Selamat berjuang dan semoga yang terbaik bagi yang sedang mengerjakan skripsi, baik skripsi S1 maupun skripsi kehidupan!

Penulis: Syifa Aulia
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA UGM Bukan Kampus Overrated bagi Orang yang Pernah Merasakan Kuliah di Kampus Medioker.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 3 November 2025 oleh

Tags: Dosen PembimbingMahasiswamata kuliahmatkulSkripsitugas akhir
Syifa Aulia

Syifa Aulia

ArtikelTerkait

4 Chat dari Mahasiswa yang Bikin Dosen Mengelus Dada

4 Chat dari Mahasiswa yang Bikin Dosen Mengelus Dada

12 November 2024
4 Pertanyaan yang Bikin Muak Mahasiswa UMY saking Sering Ditanyakan Mojok.co kampus muhammadiyah

4 Pertanyaan yang Bikin Muak Mahasiswa UMY saking Sering Ditanyakan

18 November 2024
kelompok

Dear Maba: Jangan Jadi Temen Kelompok yang Menyebalkan

22 Agustus 2019
Rahasia Lulus Kuliah Lebih Cepat: 10 Online Tools yang Membantu Mahasiswa Menyelesaikan Skripsi

Rahasia Lulus Kuliah Cepat: 10 Online Tools yang Membantu Mahasiswa Menyelesaikan Skripsi

9 April 2023
3 Kebiasaan di Kampus (yang katanya) Merdeka, tapi Membuat Mahasiswa Tidak Merdeka

3 Kebiasaan di Kampus (yang katanya) Merdeka, tapi Membuat Mahasiswa Tidak Merdeka

18 Agustus 2024
skripsi ratusan halaman data skripsi kutipan dalam karya tulis skripsi dibuang mojok

Kutipan dalam Karya Tulis Banyak, tapi Argumen Pribadinya Nol

24 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam “Naik Kelas” Jadi Makin Diperhitungkan

18 Juni 2026
Warteg Comfort Food Perantau Kabupaten di Jakarta, Rasa Familier dan Harga Terjangkau Mojok.co

Warteg Comfort Food Perantau Kabupaten di Jakarta, Rasa Familier dan Harga Terjangkau

17 Juni 2026
Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Arteri Mojok.co

Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Nasional

19 Juni 2026
Kenangan Main Bola di Lapangan Grass Block Sisi Timur Alun-Alun Kota Batu yang Kini Sudah Tiada Mojok.co

Kangen Main Bola di Lapangan Grass Block Sisi Timur Alun-Alun Kota Batu yang Kini Sudah Lenyap

15 Juni 2026
Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok Mojok.co

Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok

20 Juni 2026
S2 UGM Diperebutkan Lulusan S1 dari Kampus Mana Aja kecuali dari Kampus Sendiri Mojok

Boikot UGM Itu Hak Semua Orang, tapi Jangan Lupa Kalau Keterima UGM itu Nggak (Pernah) Gampang  

19 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.