Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
20 Juni 2026
A A
Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok Mojok.co

Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bekerja sebagai driver ojol membuat saya tahu hampir seluruh alun-alun yang ada di Kota Bandung. Sebut saja, Alun-Alun Regol, Cicendo, Rancasari, hingga Ujungberung. Dari sekian banyak alun-alun yang pernah saya singgahi, Alun-alun Rancasari jadi yang paling unik. 

Bukan sekadar tempat berkumpulnya warga, alun-alun ini menyimpan berbagai kejanggalan yang bikin geleng-geleng kepala. Tidak berlebihan kalau saya bilang alun-alun ini paling nyeleneh daripada alun-alun lain yang ada di Kota Bandung. 

#1 Sebuah taman RW yang dipaksa memikul beban alun-alun kecamatan

Asal tahu saja, tempat ini sejatinya adalah Taman Saturnus yang terletak di lingkungan RW 16 Perumahan Margahayu Raya. Namun, demi menuntaskan ambisi politik tata kota yang ingin setiap kecamatan punya Ruang Terbuka Hijau (RTH), taman komplek ini dipaksakan jadi alun-alun kecamatan.

Tepat pada 2021, Taman Saturnus berubah jadi Alun-alun Rancasari. Masalahnya, kapasitas aslinya ruang publik ini adalah untuk lingkungan lokal. Ketika mendadak disulap jadi pusat keramaian satu kecamatan, ia seperti seorang anak magang yang langsung diberi tanggung jawab jadi manajer. 

Itu mengapa, kalau kalian cermati lebih seksama, alun-alun ini beda dengan yang lain. Kalau biasanya alun-alun dekat kantor pemerintahan atau elemen-elemen pemerintahan penting lain, itu tidak terjadi di Alun-alun Rancasari.

#2 Jarak alun-alun dengan kantor kecamatan jauh

Kenyelenehan Alun-alun Rancasari makin tampak nyata kalau kalian iseng membuka Google Maps. Secara historis dan filosofis, kantor pusat pemerintahan dan alun-alun sebagai ruang publik warga itu harusnya menempel sedekat urat nadi. Tapi, di sini, ada jarak pemisah sekitar 5,2 kilometer yang membentang.

Kantor Kecamatan Rancasari itu anteng berdiri di Jalan Santosa Asih, Kelurahan Cipamokolan. Sementara alun-alunnya malah nyempil di Jalan Taman Saturnus, Kelurahan Manjahlega. Sudah beda kelurahan, dipisahkan oleh rute macet pula. 

Jadi, kalau warga habis mengurus KTP di kecamatan dan ingin selebrasi dengan nongkrong di alun-alunnya, mereka harus menempuh perjalanan yang lumayan menguras bensin. Kantor kecamatan sibuk dengan urusan birokrasi, sementara Alun-Alun Rancasari sibuk dengan pusat hiburan warga.

Baca Juga:

Kasihan Kecamatan Cipatat lebih sering diingat buruknya, padahal punya banyak kontribusi lain bagi Bandung Barat

Label wisata elit Pangalengan itu bualan, selama transportasi umumnya masih jalan di tempat

#3 Lokasinya tersembunyi di dalam labirin perumahan dan pemukiman padat penduduk

Ini poin keanehan yang bikin driver ojol seperti saya geleng-geleng kepala. Alun-alun normal biasanya bertengger strategis di jalur utama lintas kota agar mudah diakses. Alun-Alun Rancasari justru memilih jalan ninja dengan bersembunyi di dalam labirin Perumahan Margahayu Raya.

Margahayu Raya merupakan perumahan kelas menengah keatas yang super padat dan selalu hidup. Keputusan menaruh alun-alun di dalam kompleks ini menciptakan pemandangan yang kontras. 

Jalanan perumahan yang awalnya didesain untuk akses penghuni, kini menjelma jadi urat nadi ekonomi dan sosial yang dipadati manusia dari berbagai penjuru.

#4 Alun-alun yang aneh dan nyeleneh, tapi bermanfaat bagi warga

Alun-alun Rancasari Bandung mungkin berbeda dari pakem atau kebiasaan pada umumnya, tapi apresiasi tetap perlu diberikan. Berkat alun-alun ini warlock, atau setidaknya saya sebagai ojol, jadi punya tempat berteduh atau sekadar melipir menunggu orderan. Saya harus jujur, alun-alun ini adalah salah satu ruang publik yang paling hidup dan terawat di Kota Bandung.

Saya yakin hal tersebut juga diamini warga. Kalau tidak, mana mungkin tempat ini bisa selalu ramai dari pagi hingga malam hari. 

Subuh sampai pagi ada barisan ibu-ibu senam yang bersemangat, siangnya dipakai anak-anak sekolah olahraga (penjas), sorenya jadi arena lari-lari kecil para pemuda, dan malamnya berubah jadi surga jajanan kaki lima.

Bagi kalian yang nggak percaya, mari berkunjung dan buktikan sendiri! Tenang kok, masuk kesini mah free alias gratis!

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Sebagai Orang Bandung, Saya Bersyukur Bisa Merantau dan Kuliah ke Jogja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Juni 2026 oleh

Tags: alun-alunalun-alun rancasariBandungkota bandungrancasari
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

persikab kabupaten Bandung dan 4 Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba MOJOK.CO

Persikab Kabupaten Bandung Mati di Tanahnya Sendiri

29 Januari 2021
Keistimewaan Ujungberung, Cikal Bakal Kota Bandung yang Sering Dianggap Wilayah Pinggiran

Keistimewaan Ujungberung, Cikal Bakal Kota Bandung yang Sering Dianggap Wilayah Pinggiran

21 September 2023
Kawasan Braga Bandung dan Sekitarnya Itu Asyik buat Nongkrong, asal Nggak Ada Punglinya Aja

Kawasan Braga dan Sekitarnya Itu Asyik buat Nongkrong, asal Nggak Ada Punglinya Aja

16 Oktober 2023
5 Kesalahan Saya Sebagai Seorang Perantau Jawa Newbie di Tanah Pasundan terminal mojok

5 Kesalahan Saya Sebagai Seorang Perantau Jawa Newbie di Tanah Pasundan

10 Agustus 2021
Kota Bandung Nggak Butuh Tol Dalam Kota!

Rencana Pembangunan Tol Dalam Kota Bandung Sia-sia, Kota Kembang Nggak Butuh Tol Dalam Kota!

19 Oktober 2024
Jogja Memang Istimewa, tapi Mohon Maaf Bandung Lebih Nyaman untuk Ditinggali

Jogja Memang Istimewa, tapi Mohon Maaf Bandung Lebih Nyaman untuk Ditinggali

26 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pertemukan dengan duit Rp100 miliar, saya akan bangun usaha kue, laundry kiloan, dan toko buku Mojok.co

Pertemukan dengan duit Rp100 miliar, saya akan bangun usaha kue, laundry kiloan, dan toko buku

29 Juli 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

30 Juli 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park memang bukan tempat wisata termurah, tapi Jatim Park jelas adalah tempat wisata terbaik, paling worth it, dan masih affordable, kok

30 Juli 2026
Bodoh! Ngapain iuran 100 ribu demi mengundang sound horeg (Pexels)

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

29 Juli 2026
Andai dapat rejeki nomplok Rp100 miliar, saya mau bangun sekolah yang kesejahteraan gurunya terjamin Mojok.co

Andai dapat rezeki nomplok Rp100 miliar, saya akan bangun sekolah yang kesejahteraan gurunya terjamin

30 Juli 2026
Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan Mojok.co

Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan

25 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.