Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Pertanyaan yang Bikin Muak Mahasiswa UMY saking Sering Ditanyakan

Kenia Intan oleh Kenia Intan
18 November 2024
A A
4 Pertanyaan yang Bikin Muak Mahasiswa UMY saking Sering Ditanyakan Mojok.co kampus muhammadiyah

4 Pertanyaan yang Bikin Muak Mahasiswa UMY saking Sering Ditanyakan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) salah satu perguruan tinggi swasta favorit yang ada di Jogja. Perguruan tinggi yang berada di bawah naungan organisasi Islam Muhammadiyah itu masuk dalam radar QS WUR 2025. UMY berada di peringkat 561-580 dalam kategori Asia Rank dan posisi 94 di ASEAN University Rankings.  Asal tahu saja, QS WUR adalah lembaga yang menyediakan publikasi atau informasi tahunan peringkat perguruan tinggi terbaik dunia yang dilakukan oleh Quacquarelli Symonds (QS). 

Catatan prestasinya itu membuat UMY sudah tidak asing di telinga. Apalagi bagi mereka yang sepanjang hidupnya menempuh sekolah di lembaga pendidikan Muhammadiyah. Namun, bagi orang umum, masih banyak pertanyaan yang menyelimuti seputar perguruan tinggi ini. Pertanyaan-pertanyaan yang kadang membuat mahasiswa UMY muak saking sering ditanyakan. 

ADVERTISEMENT

Berdasar pengalaman teman saya 5 tahun kuliah di UMY, di bawah ini beberapa pertanyaan yang sering dia terima: 

#1 “Orang NU boleh masuk UMY tidak?”

Pertanyaan di atas cukup sering teman saya terima, entah bercandaan atau orang-orang memang penasaran. Kenyataannya, mereka yang bergabung di organisasi keagamaan Islam Nahdlatul Ulama (NU) boleh berkuliah di UMY. Sebagai konteks, NU dan Muhammadiyah adalah dua organisasi Islam terbesar yang ada di Indonesia. 

Sejauh pengalaman teman saya kuliah di sana, tidak ada batasan agama maupun embel-embel organisasi untuk belajar di UMY. Semuanya diterima dengan baik asal mengikuti aturan-aturan yang ada selama proses belajar. 

#2 “Apakah masuk kawasan kampus harus pakai jilbab?”

Teman saya dengan yakin menjawab, tidak. Perempuan yang masuk kawasan UMY tidak diwajibkan menggunakan jilbab, apalagi mereka yang berstatus tamu atau pendatang. Tamu, baik laki-laki maupun perempuan, cukup berpakaian rapi dan sopan saja ketika masuk kawasan UMY. Ya seperti aturan-aturan di perguruan tinggi pada umumnya. 

#4 “Apakah mahasiswa UMY harus bisa ngaji?”

Berdasar pengalaman kawan saya, mahasiswa UMY sebenarnya tidak diharuskan bisa mengaji. Ketika pendaftaran mahasiswa baru, calon mahasiswa pun tidak ditanya atau dicek kemampuan mengajinya. Di beberapa jurusan, kemampuan mengaji juga tidak mempengaruhi proses kuliah. 

Hanya saja, sebelum dinyatakan lulus sebagai sarjana, mahasiswa UMY harus telebih dahulu lulus tes baca dan tulis Al-Qur.’an. Banyak yang bisa lulus dengan mudah, tapi tidak sedikit pula yang harus mengulang berkali-kali untuk lulus. Namun, jangan khawatir, kampus memfasilitasi mahasiswa yang ingin berlatih ujian baca dan tulis Al-Qur.’an kok. Latihan tersebut free alias tidak dipungut biaya sepeser pun. Selama ada niat mahasiswa dijamin lulus tes tersebut. 

Baca Juga:

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

#3 “Kampusnya di mana sih?”

Pertanyaan ini biasanya muncul dari orang-orang yang baru tinggal di Jogja atau mereka yang mainnya kurang jauh. Tidak seperti universitas-universitas lain yang terletak dekat pusat kota, lokasi UMY memang agak di pinggir. Tepatnya, di Brawijaya, Geblagan, Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. 

Bagi yang belum tahu, UMY ke pusat kota Jogja, Malioboro misalnya, berjarak sekitar 7 km atau kurang lebih 25 menit. Sebenarnya jarak itu wajar atau tidak begitu jauh. Hanya saja, dibanding jarak UGM dan UNY ke pusat kota, jarak tadi tergolong menguras waktu. Sebagai pembanding, UGM ke Malioboro hanya berjarak 3 km atau sekitar 12 menit saja. Sementara UNY ke Malioboro sekitar 4 km saja atau 13 menit saja. 

Jarak UMY memang tergolong jauh dari pusat kota, tapi akses ke sana mudah kok. Apalagi, kampus yang berdiri pada 1981 ini terletak tepat di pinggir Jalan Ring Road Barat.  Siapa saja yang melintas jalan tersebut pasti akan menyadari keberadaan kampus ini karena bangunannya yang megah. Bagi yang tidak memiliki kendaraan pribadi, UMY bisa dijangkau menggunakan transportasi publik Trans Jogja. 

Di atas beberapa pertanyaan yang bikin muak mahasiswa UMY. Sebenarnya pertanyaan-pertanyaan itu wajar sih, hanya saja kalau ditanyakan berkali-kali bikin kesal juga. Namun, bagi teman saya, semenyebalkan apa pun pertanyaannya, dia akan tetap menjawab dengan sabar supaya semakin banyak orang kuliah di kampus ini. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Untidar Magelang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 November 2024 oleh

Tags: Mahasiswamahasiswa UMYMuhammadiyahUMYuniversitas swasta Jogja
Kenia Intan

Kenia Intan

ArtikelTerkait

Derita Mahasiswa Asal Madura yang Serius Kuliah di Surabaya, Terjebak Stereotipe dan Kerap Jadi Sasaran Dark Jokes Mojok.co

Derita Mahasiswa Asal Madura yang Serius Kuliah di Surabaya, Terjebak Stereotipe dan Kerap Jadi Sasaran Dark Jokes

4 Mei 2026
4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa Unpad terminal mojok

4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa Unpad

26 November 2021
Chat ke Dosen Adalah Contoh Pengamalan Tugas Public Relation terminal mojok.co

Chat ke Dosen Adalah Contoh Pengamalan Tugas Public Relation

21 Februari 2021
Kerja Kelompok: Harusnya Berbagi, Realitasnya Solo Carry

Kerja Kelompok: Harusnya Berbagi, Realitasnya Solo Carry

14 September 2022
Bagaimanapun, KKN Online Itu Pasti Ada Urgensinya! terminal mojok.co

Bagaimanapun, KKN Online Itu Pasti Ada Urgensinya!

14 Juli 2021
Semester 5, Semester Paling Neraka bagi Mahasiswa: Mulai Takut Skripsi, Mulai Berpikir Kapan Rabi

Semester 5, Semester Paling Neraka bagi Mahasiswa: Mulai Takut Skripsi, Mulai Berpikir Kapan Rabi

19 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026
Drama pembayaran tunai ojol, uang kembalian jadi menguras waktu dan energi saya Mojok.co

Niat beli makanan lewat layanan pesan antar ojol supaya praktis, eh berujung repot karena driver tak punya kembalian

20 Juli 2026
Review Mie Gacoan Bangkalan Madura, Cabang yang Anomali karena Tidak Perlu Antre Mojok.co

Mie Gacoan Bangkalan Madura bisa tutup kalau 3 hal ini tidak diperbaiki

18 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer Mojok.co

Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer

20 Juli 2026
Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

19 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.