Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Sisi Gelap Korea Selatan: Ketika Makeup Tebal Tak Mampu Menutupi Kebusukan

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
13 Oktober 2022
A A
Sisi Gelap Korea Selatan: Ketika Makeup Tebal Tak Mampu Menutupi Kebusukan

Sisi Gelap Korea Selatan: Ketika Makeup Tebal Tak Mampu Menutupi Kebusukan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#3 Pelecehan seksual dan hubungan gelap yang melibatkan calon artis

Seperti yang sudah diketahui oleh orang banyak, seseorang yang bermimpi menjadi artis di Korea Selatan perlu melewati tahap training terlebih dahulu. Fase ini harus dilalui demi mengasah kemampuan para calon artis sebelum mulai masuk ke dunia hiburan.

Itu adalah tahapan paling ideal. Jadi trainee, debut, sukses. Mestinya begitu.

Namun, ada praktik ilegal di sini, yaitu hubungan gelap seorang trainee atau idol rookie dengan pria-pria hidung belang. Mereka dipaksa melayani bos-bos besar berkantong tebal atau ber-power agar dapat terjamin kesuksesannya. Mereka bisa tampil di acara musik, memiliki karier yang cemerlang, dan dipromosikan di banyak drama melalui para petinggi tadi.

Pada 2019 lalu, sempat ada kasus seorang aktris yang pernah tampil di drama Boys Before Flowers, Jang Ja-yeon, yang bunuh diri karena hal ini. Dalam surat yang ditinggalkannya, ia menyebutkan nama-nama para bos industri hiburan Korea Selatan yang pernah melecehkannya.

#4 Segregasi sosial yang sangat kentara

Ketika melihat masyarakat Korea, kadang kala kita menyukai cara mereka berpakaian karena tampak modis. Bahkan muncul pula gaya berpakaian ala Korea yang dikenal oleh khalayak. Namun, di balik itu terdapat segregasi sosial yang amat tampak di antara para masyarakat Korea.

Sebagian masyarakat Korea pilah-pilih teman, pasangan, hingga sekadar orang asing untuk diajak mengobrol berdasarkan cara berpakaiannya. Maka cukup masuk akal kalau masyarakat menengah ke bawah berlomba-lomba mengoleksi pakaian bermerek demi bisa diterima di masyarakat.

Selain dari segi penampilan, almamater sekolah juga menjadi salah satu parameter status sosial seseorang. Sekolah negeri di daerah cenderung dipandang sebelah mata oleh sekolah elite di ibu kota. Ditambah lagi, orang tua zaman sekarang berlomba-lomba mendaftarkan buah hati mereka ke sekolah elite. Dengan begitu, sekolah di pinggir kota cenderung kekurangan siswa atau menjadi gudangnya murid problematik.

Keempat sisi gelap Korea Selatan di atas nggak saya dapatkan secara instan. Ketika masih awal-awal berkenalan dengan Korea Selatan pun hanya hal-hal yang menyenangkan yang saya ketahui. Namun, semakin lama semakin dalam masuk ke dalam labirinnya dan bertukar pikiran dengan sesama penggemar Korea, teman yang tinggal di Korea Selatan, hingga orang asli Korea Selatan, terkuaklah sisi gelap itu.

Baca Juga:

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

Menonton Drama Korea Reply 1988 yang Legendaris setelah 10 Tahun Rilis

Sisi gelap ini tak saya bagikan dengan tujuan untuk membenci Korea. Bukan, bukan itu. Segala sesuatu memang harus dipandang dari banyak sisi, agar kita tak terjerumus pada pikiran-pikiran yang pendek.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Lookism: Webtun yang Menyajikan Sisi Gelap Korea Selatan dengan Gamblang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 20 Oktober 2022 oleh

Tags: jang ja-yeonKorea SelatanPelecehan Seksualsisi gelap
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

saipul jamil KPI televisi sampah mojok

Saipul Jamil, KPI, dan Momen yang Tepat untuk Meninggalkan Televisi

5 September 2021
3 Dosa Penerima Beasiswa KIP yang Hanya Diketahui oleh Sesama Mahasiswa KIP Mojok.co beasiswa kip kuliah

Sisi Gelap Beasiswa KIP Kuliah yang Harus Diwaspadai Calon Penerima, Hidup Jadi Serba Salah!

4 Juli 2024
Membayangkan Dunia Tanpa Drama Korea, Mungkin Ini yang Akan Terjadi Mojok.co

Membayangkan Dunia Tanpa Drama Korea, Mungkin Ini yang Akan Terjadi

5 Maret 2025
5 Kuliner Korea yang Cocok di Lidah Orang Indonesia

5 Kuliner Korea yang Cocok di Lidah Orang Indonesia

20 Desember 2024
Bungeoppang, Jajanan Korea yang Sering Muncul dalam Drama terminal mojok

Bungeoppang, Jajanan Korea yang Sering Muncul dalam Drama

8 Mei 2021
3 Rekomendasi Film Perang Korea Selatan yang Greget Abis

3 Rekomendasi Film Perang Korea Selatan yang Greget Abis

27 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri Mojok.co

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

19 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.