Shopee Paylater Aman, Kok! Nggak Perlu Alasan untuk Takut Memakainya – Terminal Mojok

Shopee Paylater Aman, Kok! Nggak Perlu Alasan untuk Takut Memakainya

Artikel

M. Farid Hermawan

Sebagai pengguna Shopee Paylater sejak 2019, saya sepertinya merasa perlu untuk menampilkan sisi sebaliknya dari sebuah ketakutan Mbak Desi Murniati ketika selama satu tahun menggunakan Shopee Paylater. Fitur ini telah membuatnya tidak nyaman lalu memberikan sebuah saran yang saya rasa cukup naif: ngasih 5 alasan untuk nggak makai dan daftar Shopee Paylater.

Membaca lima alasannya itu bikin kening saya berkerut dan hati saya bergumam, “Ah, nggak semengerikan itu kok Shopee Paylater.”  Justru selama dua tahun saya kenal Shopee Paylater, saya malah merasa pengalaman belanja saya jauh lebih aman dan terkendali.

#1 Terkait besaran bunga

Jika alasannya fitur ini ada bunganya dan mencekik pemakai, saya pastikan nggak, kok. Perlu kalian tahu bahwa bunga itu akan berlaku kalau kamu makai Shopee Paylater dengan pembayaran angsuran selama 3, 6, dan, 12 bulan. Dan sistem bunga macam itu ya nggak cuma di Shopee Paylater, semua pinjaman online kayak begitu, Kawan.

Nah, lain cerita jika kamu makai Shopee Paylater dengan sistem beli sekarang, bayar bulan depan kemudian. Metode inilah yang saya pakai selama dua tahun belakangan ketika berbelanja di Shopee. Memang benar, ada biaya tambahan, sih, Shopee bilangnya biaya transaksi, tapi nggak banyak kok. Besarannya cuma dua ribu untuk barang-barang yang harganya ratusan ribu dan mungkin akan nambah tergantung harga barang yang kita beli. Kalau barangnya jutaan, biaya transaksinya masuk kisaran puluhan ribu.

Bagi saya itu oke-oke saja, karena sistem itu sebenarnya baru berlaku satu tahun ke belakang. Pada 2019, biaya transaksi itu sama sekali nggak ada. Cuma saya paham, perusahaan sekelas Shopee tentunya nggak mau terus-terusan bakar duit, mereka juga perlu pemasukan. Dan biaya transaksinya yang hanya seribu sampai dua ribu itu ya masih masuk nominal yang wajar aja.

#2 Terkait risiko nggak bayar tepat waktu

Jika bicara risiko bayar nggak tepat waktu, saya rasa menyarankan agar nggak daftar Shopee Paylater karena takut nanti ditagih karena telat bayar adalah sebuah saran yang kelewat konyol. Kalau telat bayar ya wajar, kan, ditagih? Semua perusahaan peminjaman uang juga sistemnya begitu. Jadi, nggak perlu takut pakai Shopee Paylater jika kamu sadar bahwa kamu memang orang yang nggak suka ngibul.

Kamu pakai Shopee Paylater, ya kamu tanggung jawab dong dengan bayar tagihan tepat waktu. Kalau kamu nggak bayar ya itu bukan salah Shopee untuk nagih, tapi salah kamu. Udah sesimpel itu. Dua tahun saya pakai Shopee Paylater, oke-oke saja, kok. Nggak pernah ditelpon atau sampai diteror pihak Shopee. Asal kita bayar tepat waktu ya no problem, nggak perlu takut apa pun.

#3 Terkait risiko disalahgunakan

Lalu berikutnya kata Mbak Desi Murniati, memakai Shopee Paylater itu berisiko karena bisa disalahgunakan. Sebenarnya, risiko ini sudah selalu diperingatkan oleh pihak Shopee bahwa jangan pernah membagikan password fitur ini ke siapa pun. Selama password itu cuma kamu aja yang tahu, saya yakin ia akan aman terkendali. Risiko itu terjadi jika kamu lalai dengan ketentuan terkait kerahasiaan password. Dan itu salah siapa? Ya tentu saja bukan salah Shopee karena jika password nggak dibagi-bagi ya semuanya pasti aman.

Sejak Shopee Paylater namanya masih Shopee Paylater di aplikasi sampai berubah jadi SPayLater, nggak ada satu pun kasus yang saya rasakan terkait penyalahgunaan fitur Shopee Paylater saya, kecuali dari saya sendiri yang boros makainya. Saya nggak ada niatan sama sekali untuk nyopot fitur tersebut. Karena sebenarnya sederhana, kamu nggak memakai fitur ini, ya kamu nggak bayar apa-apa. Jadi nggak perlu takut kalau muncul fitur ini di aplikasi Shopee-mu. Pasalnya, kalau kamu abaikan ya oke, kalau kamu mau pakai ya oke juga. Asal ingat, bayar.

Soalnya perlu kamu tahu juga, fitur yang spesial ini dikhususkan untuk orang-orang yang senang belanja di Shopee. Makanya jumlah saldo dari fitur ini tiap pengguna pun bisa berbeda tergantung seberapa sering ia memakainya. Lagipula, jika ingin ada muncul fitur ini di akunmu, kamu harus sudah makai aplikasi Shopee selama 3 bulan dan aktif berbelanja. Jika tidak, ya nggak muncul dan kamu nggak perlu bikin 5 alasan mengapa sebaiknya nggak daftar fitur ini.

Pasalnya, bikin Shopee Paylater itu nggak bisa daftar, tapi dikasih oleh pihak Shopee baru kamu dapat akses aktivasi dengan upload KTP. Dari situ aja sudah tampak bahwa ada pertimbangan dari pihak Shopee ngasih fitur ini di aplikasimu. Nggak semua orang dapat aksesnya.

Selama dua tahun saya makai Shopee Paylater, saya nggak merasakan ketakutan alih-alih kemudahan dan keamanan. Kemudahan karena saya bisa checkout kapan pun tanpa harus gerak sana dan sini. Keamanan, karena saya bisa mengontrol nafsu belanja saya sesuai saldo yang saya dapat.

Selain itu, fitur ini bisa jadi pelindung yang aman ketika berbelanja. Andaikata barang yang kita beli nggak sesuai, paling nggak kita masih belum keluar uang sepeser pun. Dan jika ingin retur jadi lebih enak, wong kita bayar pakai saldo, kok. Jadi, kalau batal nggak ada kerugian yang didapat. Kalau barang dirasa sudah sesuai, saya biasanya langsung segera bayar esok harinya. Pasalnya, bayar Shopee Paylater nggak perlu nunggu bulan depan. Jika barang sudah datang dan sesuai, proses pelunasannya bisa hari itu juga. 

Bahkan dari semua jenis sistem paylater di aplikasi e-commerce, saya melihat fitur ini adalah yang paling aman dan mudah digunakan. Pasalnnya, di beberapa e-commerce, mereka masih memakai pihak ketiga untuk sistem paylater mereka. Jadi prosesnya mulai dari bikin akun sampai bayarnya juga ribet. Beda dengan Shopee Paylater yang semuanya terintegrasi di satu aplikasi aja. 

Lalu haruskah kita takut buat memakai fitur ini? Jawabannya, nggak usah takut tapi bijaklah menggunakannya. Pahami benar-benar ketentuan yang berlaku dan tetek bengek biaya transaksinya itu. Sejauh kamu bertanggung jawab dengan fitur Shopee Paylater-mu dengan menjaga password sampai bayar tagihan tepat waktu, saya yakin nggak bakal ada masalah besar saat kamu menggunakannya. Pun jika kamu rasa biaya transaksi sebesar dua ribu sampai tiga ribu itu berat, ya pakai aja Shopee Pay, biasanya sih bebas biaya transaksi, kok.

So, intinya nggak usah takut dan nggak perlu bikin alasan buat nggak daftar Shopee Paylater. Emangnya di aplikasimu ada gitu fitur ini? Cek dulu, deh.

BACA JUGA 5 Alasan Sebaiknya Kita Nggak Daftar dan Pakai Shopee Paylater dan artikel M. Farid Hermawan lainnya.

Baca Juga:  Panduan Sederhana Mengirim CV via Email bagi para Pelamar Kerja
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
25


Komentar

Comments are closed.