Mereka yang tinggal di Yogyakarta pasti sudah nggak asing dengan daerah Seturan dan Babarsari. Kawasan yang ada di sisi timur Yogyakarta itu bukan sekadar padukuhan di Kabupaten Sleman. Seturan dan Babarsari bak organisme yang punya denyut sendiri. Denyut yang lebih cepat, lebih bising, dan jauh lebih berani ketimbang daerah lain di Yogyakarta
Bagi yang belum tahu, Babarsari dan Seturan adalah padukuhan yang berada di Kelurahan Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman. Padukuhan ini begitu padat pendudukan karena banyak perguruan tinggi negeri maupun swasta di sana. Belum lagi perkantoran yang mulai bermunculan. Tidak heran kalau fasilitas penunjang kebutuhan perantau menjamur di sana.
Kos dan apartemen bebas sudah menjadi rahasia umum
Kos-kosan berbagai macam tipe dan harga tumbuh subur di sana. Bahkan, tidak sedikit yang menawarkan kos-kosan Las Vegas atau LV yang diliputi sentimen “miring”. Walau begitu, kos-kosan macam ini tetap menjamur karena ada permintaan dan pasarnya.
Memang sudah jadi rahasia umum kalau Babarsari dan Seturan begitu mudah ditemukan kos LV. Bagi yang belum tahu, kos Las Vegas adalah istilah untuk menyebut kos campur yang aturannya benar-benar bebas. Walau mengundang pro dan kontra di masyarakat, nyatanya kos-kosan LV di Jogja banyak dicari orang.
Kos yang sangat bebas macam ini tetap laku karena orang-orang mencari penjaga dan penghuni kos yang individualis. Sikap yang begitu berkebalikan dengan karakter orang Jogja yang terbiasa srawung. Penghuni kos ingin privasi terjaga sehingga hidup bebasnya tak terusik, tetap bisa pulang malam maupun pulang bawa teman.
Bicara soal hidup yang bebas, fasilitas sekitar Babarsari dan Seturan memang mendukung untuk itu.
Label Gotham City membuat Seturan dan Babarsari tampak makin suram
Tidak hanya kos-kosan LV, banyak gesekan yang menimbulkan keributan terjadi di kawasan ini. Memang tidak selalu, tapi dibanding daerah-daerah lain di Jogja, keributan di sana cukup sering terjadi. Tidak heran label Gotham City kemudian melekat. Iya, padukuhan ini disamakan dengan Gotham City dalam cerita fiksi Batman yang identik dengan suasana gelap, misterius, dan penuh kejahatan.
Label ini sudah terlanjur menempel dan sulit untuk dihapus. Stigma ini seolah menjadi identitas permanen. Efeknya, labeling dipraktekan sempurna di sini. Energi menarik vibrasi yang masih satu frekuensi. Begitu sebuah kawasan diberi predikat hitam atau bebas, reputasi tersebut akan akan terus mengisap orang-orang yang memang mencari celah kebebasan. Sementara, masyarakat umum akan terus memandang Seturan dan Babarsari dengan kacamata penuh kecurigaan.
Kos LV dan banyak keributan lain di Babarsari dan Seturan sebenarnya meresahkan, terlebih bagi warga sekitar yang memang sejak dahulu tinggal di situ. Akan tetapi, warga seolah tidak bisa melakukan apa-apa. Mereka bak jadi figuran di daerah sendiri. Mereka melihat tempat tinggal perlahan berubah, tapi tidak bisa berbuat banyak.
Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA 5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
