Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

Muhammad Ubaidillah Hanan oleh Muhammad Ubaidillah Hanan
20 Maret 2026
A A
5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota Mojok.co

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Suguhan Lebaran khas Jogja di bawah ini ada yang jadi favorit kalian?

Bagi umat muslim, Lebaran adalah perayaan penuh sukacita. Pada hari tersebut orang-orang bersilaturahmi dan saling memaafkan. Semua itu kurang afdal kalau tidak diiringi makanan maupun camilan yang biasanya muncul pas Lebaran. 

ADVERTISEMENT

Saya suka mengamati macam-macam suguhan saat Lebaran. Bukannya kurang kerjaaan, saya hanya merasa unik dengan kekompakan orang-orang. Bayangkan, di saat bersamaan, mereka bisa menyuguhkan makanan atau camilan yang jarang muncul sehari-hari. Makanan atau camilannya mirip-mirip lagi. 

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, ada pergeseran tren suguhan. Di tengah gempuran nastar dan kue-kue kering lain, suguhan Lebaran khas Jogja ini mulai jarang ditemukan. Mungkin di daerah desa masih banyak, tapi di rumah-rumah kota, suguhan Lebaran khas Jogja ini mulai jarang ditemukan. 

#1 Ampyang suguhan Lebaran untuk mereka yang suka manis

Ampyang adalah makanan yang terbuat dari kacang tanah dan gula merah. Bentuknya seperti peyek tapi rasanya manis dan teksturnya lebih keras.

Jajanan ini kurang cocok bagi orang yang tidak menyukai rasa manis. Karena rasa manisnya yang dominan. Mirip seperti karamel.

Ampyang merupakan jajanan tradisional khas Jawa yang populer di Jogja. Rasa manisnya sudah menggambarkan ciri khas orang Jogja. Yang terkenal tidak bisa jauh dari makanan bercita rasa manis.

#2 Yangko, mochi jawa yang ditunggu-tunggu tamu

Yangko adalah makanan yang terbuat dari tepung ketan, gula, dan santan. Teksturnya kenyal dan lembut. Mirip mochi. Banyak orang menyebut yangko dengan sebutan “mochi jawa”.

Baca Juga:

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

Sebagai Anak Madura, Saya Cemburu dengan Anak Sumatera yang Tak Perlu Susah Payah Menyembunyikan Identitas

Biasanya yangko berbentuk kotak kecil dan memiliki warna-warna menarik. Seperti putih, merah muda, hijau, atau kuning. Di dalamnya berisi kacang tanah yang telah dihaluskan.  Sehingga membuat rasanya manis dan gurih dari kacang.

Menurut saya, yangko adalah camilan yang mengenyangkan. Karena yangko termasuk dalam kategori kue. Rasa-rasanya jika makan yangko tidak seperti ngemil, melainkan mengganjal perut.

#3 Tape ketan suguhan Lebaran yang sempurna, apalagi dipadukan dengan emping

Tape ketan berasal dari beras ketan yang difermentasi dengan ragi. Biasanya tape ketan dibungkus dengan daun pisang. Namun ada juga yang menggunakan cup plastik sebagai wadah.

Umumnya orang makan tape ketan ditemani dengan emping. Cara makannya: tape diciduk dengan emping, kemudian disantap secara bersamaan. Kombinasi rasa segar dan gurih dari emping menghasilkan perpaduan yang cocok.

Baca halaman selanjutnya: #4 Keripik belut …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 Maret 2026 oleh

Tags: ampyangcamilan jogjacamilan lebaranJogjakeripik bayemkeripik belutLebaranmakanan jogjatape ketanyangko
Muhammad Ubaidillah Hanan

Muhammad Ubaidillah Hanan

Alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Penggiat studi keislaman. Hobi jalan-jalan dan wisata kuliner. Menulis hanya di kala senggang.

ArtikelTerkait

Taman Kyai Langgeng Magelang yang Pernah Sepi dan Merana (Unsplash)

Taman Kyai Langgeng Magelang: Dulu Menjadi Primadona Tamasya, lalu Sempat Sepi dan Merana

19 November 2023
Beat Deluxe, Saksi Kejayaan Bos Warung Madura dari Pamekasan (Shutterstock)

Beat Deluxe Merah-Hitam, Motor Honda yang Menjadi Saksi Kejayaan Warga Pamekasan yang Sekarang Menjadi Bos Warung Madura

20 Januari 2026
4 Hal yang Bikin Purwokerto Nggak Beda Jauh dengan Jogja Terminal Mojok

4 Hal yang Bikin Purwokerto Nggak Beda Jauh dengan Jogja

29 Mei 2022
Ringroad Jogja, Jalan yang Amat Tidak Ramah untuk Pengendara Sepeda Motor

Ringroad Jogja, Jalan yang Amat Tidak Ramah untuk Pengendara Sepeda Motor

10 November 2023
3 Menu Red Flag dari Kopi Klotok yang Termasyhur Itu (Unsplash)

3 Menu Red Flag dari Kopi Klotok. Jangan Ambil Menu Ini kalau Kamu Nggak Mau Kehilangan Kenikmatan

4 Agustus 2023
Rencana Pengajuan Utang 100 Miliar ke BPD DIY, "Pinjam 100 Dulu" ala Jogja

Rencana Pengajuan Utang 100 Miliar ke BPD DIY, “Pinjam 100 Dulu” ala Jogja

22 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah Mojok.co

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

26 Juni 2026
Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

24 Juni 2026
Soto Bukan Makanan Rakyat, Harganya Mahal karena Sate-satean dan Gorengan Mojok.co

Soto Bukan Makanan Rakyat, Harganya Mahal karena Sate-satean dan Gorengan

23 Juni 2026
Como 1907 Memang Tempat yang Pas untuk Nico Paz  

Como 1907 Memang Tempat yang Pas untuk Nico Paz  

27 Juni 2026
Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Udara Bersih, Hak Asasi yang Cuma Bisa Dirasakan Warga Depok Sebulan Sekali

28 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.