Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Seni Menikmati Hidup yang Woles dan Bodo Amat ala Soleh Solihun

Kamarul Arifin oleh Kamarul Arifin
15 September 2020
A A
Seni Menikmati Hidup yang Woles dan Bodo Amat ala Soleh Solihun terminal mojok.co

Seni Menikmati Hidup yang Woles dan Bodo Amat ala Soleh Solihun terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Keadaan yang tidak jelas di masa pandemi membuat kita tak lagi bisa menikmati hari-hari. Rasanya saya menjalani hidup sekadar untuk bernapas. Di sela-sela keresahan tersebut, saya mencari hiburan melalui media sosial, salah satunya YouTube. Di YouTube, saya menemukan hal menarik, yaitu bagaimana seni menikmati hidup yang dilakukan oleh Soleh Solihun.

Soleh Solihun terlihat selalu bahagia dan menikmati sekali hidupnya. Dia tidak pernah terlihat pamer barang mewah seperti artis-artis kebanyakan. Baik sebagai orang yang diwawancarai maupun sebagai yang mewawancarai, Soleh Solihun beberapa kali mengungkapkan rahasianya dalam menikmati hidup. Tips agar tetap selow meskipun berada di kondisi yang tidak jelas seperti sekarang ini.

#1 Membayangkan kematian

Soleh Solihun mengaku selalu merasa bahwa hidupnya tak akan lama, bahkan dia pesimistis bahwa besok dia masih bisa bernapas dan melihat dunia. Hal tersebut dirasakannya sejak SMP. Penyebabnya karena ketika SMP dulu, dia sering membaca majalah Hidayah yang banyak menceritakan azab atau balasan menjelang kematian.

Perasaan bahwa hidupnya sudah tak lama lagi inilah yang justru membuat Soleh Solihun bisa menikmati hari-harinya. Ia tidak yakin bahwa esok hari masih ada, makanya ia tak pernah khawatir tentang hari esok dan fokus menikmati hari ini. Kesadaran akan kematian yang begitu dekat membuat Soleh Solihun tidak terlalu pusing alias overthinking terhadap masa depan. 

#2 Mengalir saja

Berbeda dengan motivator-motivator yang menganjurkan kita untuk memiliki tujuan atau impian, hidup Soleh Solihun nyaris tanpa target. Dia hanya menjalani apa yang ada di hadapannya. Dia tidak pernah merencanakan akan seperti apa hidup ke depan. Pergantian kariernya dari wartawan sebuah majalah dan berpindah ke majalah lain juga tanpa perencanaan. Bahkan menjadi penyiar radio, MC, komika, penulis, aktor, sutradara, sama sekali tak pernah ada dalam bayangannya.

#3 Membeli barang karena butuh bukan ingin

Hal menarik lainnya dari Soleh Solihun adalah gaya hidup yang sederhana. Ia hanya membeli barang berdasarkan kemampuan dan kebutuhan. Terbukti dari motor Honda GL Pro yang dimilikinya semenjak kuliah masih dipakai hingga sekarang. Baginya suatu barang yang penting fungsinya. Selama masih bisa berfungsi dengan baik, untuk apa menggantinya? Ketika membeli motor gede, ia juga tidak termakan gengsi semata.

Berbeda dengan kebanyakan orang lain yang ketika merasa memiliki uang lebih, lalu membeli barang bukan hanya karena butuh, tapi lebih karena ingin. Bahkan beberapa orang membeli barang hanya untuk dikoleksi, bukan karena fungsinya. Sementara Soleh hanya memiliki satu rumah, satu motor untuk kebutuhan harian, satu motor gede, dan satu mobil. Selain itu ia juga menyarankan agar membeli sesuatu sesuai kemampuan, jangan memaksakan.

#4 Selalu bersyukur dan merasa cukup

Soleh Solihun adalah sosok yang tidak pernah punya ambisi untuk menjadi kaya raya. Baginya yang penting kebutuhan primer sudah terpenuhi. Ia berpendapat orang yang akan menjadi kaya raya hanya ada dua, yaitu orang yang lahir dari keluarga kaya dan orang yang lahir dari keluarga miskin. Sedangkan dia bukan termasuk keduanya, jadi dia merasa tidak akan menjadi kaya raya, yang penting cukup.

Baca Juga:

Seniman AI Tidak Usah Sok Keren, Bikin Prompt AI Itu Nggak Sesusah Itu!

4 YouTuber Berkualitas yang Bakal Bikin Pinter Kaum Micin

#5 Melihat orang yang lebih susah daripada kita

Pelajaran terakhir yang dapat kita ambil dari Soleh Solihun adalah caranya menghadapi masalah. Meskipun dia seorang yang woles, bukan berarti tidak pernah merasa punya masalah. Dia menganggap masalah tetap sebagai masalah. Namun giliran ia yang dapat masalah, maka ia akan berpikir bahwa masih ada di luar sana orang-orang yang sedang menghadapi masalah lebih besar. 

Tidak heran kalau Soleh memang terlihat lebih tenang dan woles. Terapkanlah cara berpikir bodo amat terhadap masalah yang sebenarnya sepele. Misalnya menghadapi komentar netizen, komentar tetangga, dan hal-hal negatif lain yang masih bisa dikesampingkan.

Sumber gambar: YouTube Soleh Solihun

BACA JUGA Membaca Kepribadian Seseorang dari Seduhan Kopi Favoritnya dan tulisan Kamarul Arifin lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 September 2020 oleh

Tags: senimanYoutuber
Kamarul Arifin

Kamarul Arifin

Home Brewer yang pernah menempuh pendidikan fisioterapi dan psikologi.

ArtikelTerkait

Sebaiknya Baim Wong Pensiun daripada Terlihat Goblok Memahami Apa Itu Kerja

12 Oktober 2021
self-love

Manfaat Self-Love Ala YouTuber Maurilla Sophianti Imron dan Kenapa Kita Harus Tahu?

16 Agustus 2019
Dear Konten Kreator, Tolong Jangan Buat Prank Amoral Lagi

Dear Konten Kreator, Tolong Jangan Buat Prank Amoral Lagi!

28 November 2019
Saya Menyayangkan Video Reaksi Gus Miftah yang Menegur Ustaz Maheer di YouTube terminal mojok.co

Beban Moral Content Creator YouTube alias YouTuber

25 Mei 2019
Punya Dosen Seorang YouTuber Itu Blas Nggak Enak

Punya Dosen Seorang YouTuber Itu Blas Nggak Enak

10 Januari 2022
seniman

Mampukah Seniman Bersaing dengan Mas-Mas Berseragam Jadi Menantu Idaman?

4 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

1 Agustus 2026
Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads Mojok.co

4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads

3 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.