Manfaat Self-Love Ala YouTuber Maurilla Sophianti Imron dan Kenapa Kita Harus Tahu?

Menurut Maurilla Sophianti Imron salah satu YouTuber kece yang sering cerita-cerita tentang minimalism, zero waste, healthy lifestyle, self-love and travel.

Artikel

Avatar

Teruntuk kalian cintai dirimu dahulu, sebelum mencintai orang lain yhaaa. Akhir-akhir ini self-love semakin sering digaungkan oleh para penggiat media sosial baik itu melalui platform YouTube, Instagram, Facebook, hingga website sekalipun. Sebenarnya apa sih self-love itu? Penting banget nggak sih buat kita nantinya? Atau jangan-jangan self-love nggak penting-penting amat. Nah, di artikel kali ini kita akan membahas tentang apa itu self-love dan bagaimana caranya agar kita untuk menerapkan self-love ke diri kita sendiri.

Menurut Maurilla Sophianti Imron salah satu YouTuber kece yang sering cerita-cerita tentang minimalism, zero waste, healthy lifestyle, self-love and travel. Di konten YouTubenya yang berjudul “Manfaat SELF LOVE dan kenapa kamu harus tahu“. Self-love itu adalah cara kita mencintai diri kita sendiri terlebih dulu sebelum mencintai orang lain di kehidupan kita  yang super fana ini. Jadi, buat kalian yang teramat  cinta dengan pasangannya yakin tuh udah cinta sama dirinya sendiri? hehe

Selain itu self-love membuat kita semakin rajin di dalam menjaga hubungan yang  harmonis dengan Tuhan Sang Pencipta alam semesta dan isinya maupun dengan diri sendiri. Dengan kita sering-sering melakukan self-love maka akan dihasilkanlah sesuatu yang baik pula di dalam diri kita yang bisa kita berikan kepada sesama dengan ikhlas. Biasanya di dalam diri yang baik kita akan lebih respect terhadap diri kita sendiri.

Kita tidak perlu pengakuan dari luar agar kita merasa lebih wow dengan diri kita sendiri. Sebab self-love adalah awal dari kita percaya kepada diri sendiri, respect terhadap diri sendiri dan tentunya memaafkan diri sendiri. Berikut ini ada beberapa tips ala YouTuber tersebut.

  1. Buat Peraturan untuk Diri Sendiri

Buat peraturan untuk diri sendiri agar kita lebih fokus terhadap sesuatu. Misalnya hapus beberapa pertemanan yang ada di kehidupan kita yang memberikan efek negatif ke dalam diri. Kenapa? Karena kamu punya hak siapa-siapa saja yang berhak menjadi temanmu dan kamu juga berhak bahagia loh.

Baca Juga:  Anak Haram itu Bernama Calistung (Membaca, Menulis, dan Berhitung)

Selain itu hal lain yang bisa kamu lakukan yaitu memberi waktu khusus untuk mengecek ponsel pintarmu pada saat bermain media sosial. Beri peraturan ke diri sendiri untuk hanya melihat komentar positif dan nggak usah pedulikan komentar negatif  dari para netizen yang super kepo dan nyinyir tentang kehidupanmu. Bye the way, emang kamu punya haters nih? haha

Berhenti untuk membandingkan dirimu dengan orang lain. Karena semua yang ada di media sosial adalah sesuatu yang telah disusun dengan sangat rapi. Dan itu adalah sekian persen dari apa yang terjadi di kehidupan mereka setiap harinya. Orang-orang membagikan 15 detik kebahagiannya, tetapi tidak untuk membagikan 15 tahun kesedihannya. Percayalah kita semua punya jalan, kecepatan dan perjuangannya masing-masing yang telah ditentukan oleh Tuhan.

 

  1. Tulis hal-hal yang kamu suka dan tidak kamu suka dari dirimu sendiri

Tulis beberapa hal yang kamu sukai dan yang tidak kamu sukai dari diri kamu sendiri  ke dalam sebuah buku catatan contohnya. Jikalau kamu tidak tahu apa-apa saja itu, kamu bisa bertanya kepada orang di sekelilingmu seperti sahabat, teman, orang tua maupun pasanganmu tentang apa yang mereka sukai dari kamu. Dan jangan lupa tulis hal-hal yang tidak kamu sukai dari diri kamu sendiri.

Tujuannya adalah agar kita bisa menerima dan merangkul kekurangan yang kita miliki. Terkadang kita terlalu tenggelam bahkan minder dengan diri sendiri. Jadi, dengan menulis ini kita lebih bisa menerima dan melihat kekurangan yang kita miliki. Nah, dari sana kita jadi punya penyeimbang yang bisa kita fokuskan dan tentunya kita syukuri setiap saat. Semoga kita tidak pernah lupa dan lelah untuk terus bersyukur ya.

Baca Juga:  Atta Halilintar dan Fenomena Narsisme Kolektif Anak Twitter

 

  1. Buat rutinitas yang positif

Beberapa kegiatan positif yang bisa kita lakukan yakni seperti menulis gratitude journal (jurnal bersyukur) dan meditasi. Gratitude journal berfungsi untuk melatih otak dan otot agar selalu fokus ke hal-hal yang positif setiap harinya. Hal-hal kecil yang sering kali luput dari rasa syukur kita seperti bernafas, bangun dengan orang yang kita sayangi di samping kita, kesehatan, punya makan pagi yang kita sukai, serta punya atap yang tentunya membuat kita terhindar dari kepanasan dan kehujanan. Akan selalu ada hal-hal baik pada diri kita sendiri.

Meditasi di sini yaitu, memberi waktu kepada diri sendiri sekitar 5-30 menit untuk duduk dan fokus pada apa yang ada di pikiran kita. Mendengarkan apa yang ada di kepala kita sebab kita selalu menjadi budak dari pikiran kita. Meditasi adalah salah satu cara untuk mengontrol apa yang ada di kepala kita.

 

  1. Self care dan lakukan apa yang bisa menambah kepercayaan dirimu sendiri

Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menambah kepercayaan diri di antaranya bangun pagi, mandi, morning routine, yoga, berdandan atau bisa juga menggunakan skincare ala-ala kalian sendiri di malam hari sebelum tidur maupun di pagi hari sesudah bangun tidur. Intinya lakukanlah sesuatu yang bisa membuat kita semakin merasa luar biasa. Just do it and just be yourself.

Self-love is so important. If we love ourself, everything would be okay. Stay positive always guys. (*)

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara ini.
---
444 kali dilihat

14

Komentar

Comments are closed.