Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Teknologi

Fitur Jemputan Bandara dari tiket.com Adalah Solusi Miskinnya Transportasi di Bandara Juanda Surabaya

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
24 April 2024
A A
tiket.com, Solusi Miskinnya Transportasi Bandara Juanda Surabaya (Unsplash)

tiket.com, Solusi Miskinnya Transportasi Bandara Juanda Surabaya (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu saya sempat menulis artikel “Bandara Juanda: Bandara Elite, Transportasi Sulit” di Terminal Mojok. Salah satu bandara tersibuk di Indonesia tersebut memang transportasinya benar-benar sulit. Nggak usah muluk-muluk berpikir ada kereta bandara, BRT dari Bandara Juanda ke Kota Surabaya saja tak ada.

Padahal, di Kota Pahlawan terdapat beberapa BRT milik pemerintah. Misalnya, mereka punya Suroboyo Bus, Trans Semanggi, dan Trans Jatim. Mestinya pemerintah setempat meniru Kota Semarang, yang punya BRT yang melayani rute ke bandara.

Sembari menunggu pemerintah setempat membuat kebijakan BRT rute Bandara Juanda, saya mau menyiasati transportasi ke bandara tersebut yang sulit nan mahal. Gimana nggak mahal, lha wong naik taksi bandara ke Kota Surabaya saja sudah habis Rp150 ribu. Tarif taksi online (taksol) pun beda-beda tipis.

Mengenal fitur Jemputan Bandara dari tiket.com

Saya yakin betul kalian sudah nggak asing lagi dengan aplikasi tiket.com. Namun, saya rasa belum banyak pengguna yang memanfaatkan layanan mereka secara optimal. umumnya hanya beli tiket transportasi umum saja.

Salah satu fitur yang jarang dipakai di tiket.com adalah Jemputan Bandara. Pengguna dapat memanfaatkan fitur ini untuk diantar dari atau menuju bandara. Belum ada di semua bandara ya, hanya di beberapa bandara besar Indonesia.

Fitur ini bisa digunakan paling lambat 1 jam sebelum waktu penjemputan. Jadi, nggak bisa mendadak banget. Ingat ini pesan jasa penjemputan, bukan pesan tahu bulat yang bisa dadakan.

Tarif terjangkau menggunakan promo

FYI, setiap pengguna membeli tiket pesawat di tiket.com, pengguna akan mendapatkan beberapa voucher diskon. Seingat saya, minimal ada 2 voucher diskon. Ada diskon sewa mobil dan diskon jemputan bandara.

Biasanya, voucher diskonnya sekitar Rp70 ribuan. Pada kasus perjalanan saya, biaya dari Bandara Juanda ke Kota Surabaya sekitar Rp150 ribu. Itu sudah bersih, tanpa tambahan biaya parkir dan sebagainya. Kurang lebih sama dengan biaya taksi bandara dan taksol.

Baca Juga:

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

Dengan memanfaatkan voucher diskon tersebut, saya hanya membayar Rp70-80 ribu saja dari Bandara Juanda ke Kota Surabaya. Jumlah potongan harga yang sangat lumayan. Cukup untuk satu kali makan bakso bersama istri.

Lebih murah Damri

“Lebih murah naik Damri, lah, mas. Lha wong harga tiketnya ke Bungurasih cuma Rp35 ribu saja.”

Kalau hanya untuk satu orang memang terlihat lebih murah naik Damri. Akan tetapi, saya berdua sama istri. Jadi, kalau mau naik berdua, harus merogoh kocek Rp 70 ribu. Itu belum biaya dari Bungurasih ke tujuan akhir saya.

Jadi, tetap lebih terjangkau naik layanan Jemputan Bandara dari tiket.com. Selain itu, jumlah penumpang maksimal di mobil Jemputan Bandara adalah 4 orang. Andai saya memaksimalkan jumlah penumpangnya, berarti per orang hanya membayar sekitar Rp20 ribu saja.

Layanannya oke

Layanan Jemputan Bandara tiket.com cukup baik. Ketepatan waktu penjemputannya presisi. Minimal sesuai dengan jadwal penjemputan yang saya pesan di aplikasi.

Bagaimana kualitas armadanya? Kualitas armadanya sama dengan taksol. Mengingat mitra tiket.com di Bandara Juanda Surabaya rata-rata merupakan driver taksol juga. Kala itu saya dijemput oleh driver yang menggunakan Avanza. Ya kita sama-sama sudah tahu soal kenyamanan naik Avanza bagaimana. Di dunia taksol kayaknya dijemput dengan Avanza itu sudah lumayan, daripada dijemput mobil LCGC.

Drivernya pun ramah banget. Sepanjang perjalanan kami berbincang-bincang terus dengan sang driver. Drivernya mengenalkan Kota Surabaya dan segala isinya ke kami.

Satu-satunya kekurangan dari Jemputan Bandara tiket.com adalah keterbatasan bagasi. Kalau berdasarkan aplikasi, maksimal koper yang dibawa penumpang di dalam mobil hanya 2 saja. Untungnya, koper dan tas yang saya bawa totalnya berjumlah 2. Nggak tahu deh kalau lebih dari itu, kena charge lagi atau tidak.

Kendati demikian, kalau arek-arek Surabaya beli tiket pesawat di tiket.com yang turun di Bandara Juanda, nggak ada salahnya mencoba fitur Jemputan Bandara di aplikasi tersebut. Pelayanannya setara taksol, tarifnya hanya separuhnya saja dengan voucher diskon. Sangat worth it bukan?

Penulis: Ahmad Arief Widodo

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Solusi untuk Bandara Juanda Supaya Nggak Merepotkan Lagi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 April 2024 oleh

Tags: bandara juandabandara juanda surabayaSurabayatikettiket.com
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

3 Pertanyaan tentang Surabaya yang Bikin Warganya Sendiri Kebingungan

3 Pertanyaan tentang Surabaya yang Bikin Warganya Sendiri Bingung

5 November 2024
Surabaya Barat Katanya Basecamp para Crazy Rich, tapi Sering Kebanjiran dan Lebih Banyak Perkampungannya

Surabaya Barat Katanya Basecamp para Crazy Rich, tapi Sering Kebanjiran dan Lebih Banyak Perkampungannya

20 November 2023
Pasar Pabean Surabaya, Pasar Ikan Sejak Zaman Kolonial yang Tidak Pernah Tidur Mojok.co

Pasar Pabean Surabaya, Pasar Ikan Sejak Zaman Kolonial Belanda yang Tidak Pernah Tidur

25 Juli 2024
Sebagai Orang Surabaya, Saya Lebih Memilih Study Tour ke Malang ketimbang Jogja Mojok.co

Sebagai Orang Surabaya, Saya Lebih Memilih Study Tour ke Malang ketimbang Jogja

19 November 2025
Dari Dolly hingga Sidokumpul: Simbol Prostitusi di Surabaya Ditutup, Aktivitas Esek-eseknya Enggan Kukut

Dari Dolly hingga Sidokumpul: Simbol Prostitusi di Surabaya Ditutup, Aktivitas Esek-eseknya Enggan Kukut

24 Juli 2023
Bulak Banteng Krisis Identitas, Terlalu Madura untuk Disebut Surabaya Mojok.co

Bulak Banteng Krisis Identitas, Terlalu Madura untuk Disebut Surabaya

8 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.