Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Semoga Tidak Ada Lagi Politisi yang Klarifikasi lewat Podcast Deddy Corbuzier

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
5 Desember 2022
A A
Justru Aneh kalau Smart People Kecewa dengan Podcast Close The Door deddy corbuzier

Justru Aneh kalau Smart People Kecewa dengan Podcast Close The Door (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Seperti Suzuran yang jadi surga bagi siswa bermasalah, podcast Deddy Corbuzier adalah surga bagi para politisi (yang blunder). Alih-alih menjelaskan program dan kebijakan mereka langsung ke rakyat, sejelas-jelasnya, mereka malah memilih jalur Deddy. Seakan-akan rakyat Indonesia itu ada dua kategori, yaitu Deddy Corbuzier dan bukan Deddy.

Saya lumayan paham jika maksud para politisi, menteri, atau orang penting pemerintahan lebih memilih menjelaskan program mereka ke Deddy. Salah satu alasannya ya podcast Deddy banyak dilihat/didengarkan orang. Selain tak mau capek-capek turun ke akar rumput, tentu saja.

ADVERTISEMENT

Tapi tidak bisa kita mungkiri, Deddy bergerak di bidang entertainment. Meski membranding podcastnya adalah tempat para smart people, nyatanya smart people beneran mungkin cabut dari menit kedua saat menonton kontennya. Dan bidang entertainment, nggak bisa jauh-jauh dari kontroversi (dan blunder).

Kontroversi yang paling baru adalah pertanyaan Om Deddy kepada bintang tamunya tentang hal yang sungguh pribadi dan rasa-rasanya tidak perlu ditanyakan, yaitu perihal keperawanan. Mulanya, perseteruan ini hanya melibatkan Om Deddy dan Mayden. Kemudian dalam waktu yang nisbi dekat, ia mempertanyakan masalah keperawanan lagi kepada Chateez secara bertubi-tubi. Seolah tak percaya pada jawaban yang diberikan narasumber. Kesalahan itu masih diulangi lagi pada Angela Christy hingga menyenggol Livy Renata.

Coba, smart people mana yang nanyain status keperawanan seseorang? Kalau kalian beranggapan itu smart, baiknya kalian sekolah lagi, dari PAUD.

Kejadian tidak mengenakkan yang disoroti publik ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya di podcast tersebut, Deddy Corbuzier pernah menanyai Widi Vierratale soal kejadian traumatis yang dialami Widi di masa lalu. Walaupun sepertinya sudah ada consent untuk membahas masalah itu, tetap saja itu punya efek yang besar pada Widi. Hingga Cinta Laura dengan sigap mengambil alih untuk menenangkan Widi dan mempersilahkan untuk tidak menjawab jika dirasa tidak nyaman.

Sebelumnya lagi juga ada Yuni Shara yang pasca datang sebagai bintang tamu di podcast tersebut, topik urusan ranjangnya jadi perbincangan di berbagai media.

Amat sangat mencerminkan “smart people”.

Baca Juga:

Ketika Prabowo Bikin Rakyat Bertepuk Sebelah Tangan di Hari Valentine

Pemeran Dirty Vote Bicara: Zainal Arifin Mochtar Buka-bukaan tentang Film Panas Pemilu 2024

Berangkat dari kontroversi tersebut, maka, politisi, menteri, atau orang penting pemerintahan apa pun jabatannya, sebaiknya nggak usah klarifikasi-klarifikasi atau menjelaskan kegegeran program mereka di podcast Deddy Corbuzier.

Begini lho. Tak bisa dimungkiri, podcast tersebut bisa jadi alternatif penyampaian informasi yang efektif untuk rakyat. Digitalisasi memang menuntut segala lini konservatif untuk segera jadi lebih efisien. Ya memang itu tujuannya.

Masalahnya, kok ya harus Deddy gitu lho.

Maksudnya, ini orang bikin kontroversi dan jelas-jelas salah, tapi ngelak. Bukannya belajar, malah diulangin lagi. Kita harusnya belajar dari gegeran pemilu 2014 dan 2019, yang hingga kini memecah belah bangsa. Bahkan saya nggak yakin perpecahan ini akan segera selesai.

Sebagai “smart people”, harusnya Deddy Corbuzier tahu kalau hal kayak gini nggak ada bagusnya. Tapi alih-alih kita dapat kualitas, kita malah disuguhi pertanyaan seksis, kontroversial, dan jenis-jenis lain yang alih-alih bikin pintar, tapi malah bikin kita mundur beberapa langkah dari peradaban.

Penyampaian informasi dengan podcast, saya akui, langkah yang lumayan bagus (meski menunjukkan betapa malasnya pemerintah ngurusi rakyatnya), tapi mbok ya cari tokoh lain yang lebih well gitu.

Saya kok jadi curiga, pemilihan Deddy Corbuzier ini, ya salah satunya karena mereka punya cara pikir yang sama: penting viral, penting rame, esensi belakangan. Kalau beneran pemerintah mikir kek gitu, lambaikan tangan pada Indonesia Emas 2045.

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kurawa Berkicau, Najwa Shihab Berlalu: Membandingkan Najwa dengan Deddy Adalah Kesia-siaan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Desember 2022 oleh

Tags: Deddy CorbuzierKanal Pemilu Mojokpemilu 2024podcastSuara Politik Perempuantubir-mjk
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

Menguak Tugas-tugas Preman Menjelang Pemilu: Intimidasi Berkedok Diplomasi

Menguak Tugas-tugas Preman Menjelang Pemilu: Intimidasi Berkedok Diplomasi

21 November 2023
Meskipun Upah di Jogja Murah, Saya (Terpaksa) Kuat untuk Bertahan

Meskipun Upah di Jogja Murah, Saya (Terpaksa) Kuat untuk Bertahan

30 November 2022
Tiang listrik

5 Alasan Tiang Listrik Media Kampanye yang Lebih Efektik ketimbang Baliho

29 Oktober 2021
Kalau Kamu Bukan Orang Terkenal, Bikin Podcast Nggak Seindah Kelihatannya terminal mojok.co

Kalau Kamu Bukan Orang Terkenal, Bikin Podcast Nggak Seindah Kelihatannya

18 November 2020
Mas Gibran, Please Banget, Jadi Pengusaha Bukan Solusi dari Masalah Lapangan Kerja!

Mas Gibran, Please Banget, Jadi Pengusaha Bukan Solusi dari Masalah Lapangan Kerja!

2 Desember 2023
Harapan untuk 'Gubernur Baru' Jogja yang Akan Dilantik pemilihan gubernur jogja

Pemilihan Gubernur Jogja Tak Akan Memberi Dampak Signifikan, Justru Bisa Jadi Masalah Baru!

29 Juni 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026
Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan Mojok.co

Saya pernah mengira Tegal kota yang sepi, ternyata saya salah besar

27 Agustus 2026
Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

26 Agustus 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Keresahan dosen UIN saat melihat mahasiswanya sendiri memvonis kampusnya “tidak Islam-Islam amat”

27 Agustus 2026
Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya Mojok.co

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

21 Agustus 2026
Ngeri! Rekening Bank Mandiri bisa diblokir atas permintaan aparat (Unsplash)

Rekening Bank Mandiri hilang sekali klik sukses melahirkan rasa takut karena pemblokiran tanpa proses hukum bisa menimpa siapa saja

24 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.