Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jangan Ngaku Pengusaha Hebat kalau Belum Sukses Jualan di Semarang, Kota Ini Super Keras!

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
7 Januari 2026
A A
4 Wisata Semarang yang Bisa Bikin Kamu Kapok Jika Salah Momen Berkunjung

4 Wisata Semarang yang Bisa Bikin Kamu Kapok Jika Salah Momen Berkunjung (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jangan pernah kepikiran buka usaha di Semarang kalau mentalmu tempe dan tidak siap gagal, karena gagal itu hampir pasti

Di tengah sulitnya mencari kerja, pilihan untuk membuka usaha memang tampak menjanjikan. Kan enak ya, bisa jadi bos untuk diri sendiri, mengatur jam kerja sendiri, dan kalau kata motivator, pengusaha itu punya potensi cuan tanpa batas.

Tapi ya, realistis saja. Dalam kenyataannya, buka usaha itu tidak sesederhana unggahan reels yang viral semalam lalu besoknya antre pembeli. Ada banyak faktor yang harus dipikirkan ketika mulai membuka usaha. Mulai dari modal, konsep, harga, target pasar, sampai satu hal krusial yang sering disepelekan: lokasi.

Nah, soal lokasi ini, kalau kamu baru akan memulai usaha, sebaiknya hindari membuka usaha di Semarang.

Semarang tidak mudah tergoda tren

Jadi begini. Dalam dunia bisnis, latah itu hal yang biasa. Semua tahu itu. Apalagi kalau usahanya di bidang kuliner. Tiru meniru itu lumrah dan jadi semacam jalan ninja bagi pengusaha anyaran yang nggak mau repot mikirin inovasi. Tinggal tiru aja apa yang lagi rame, niscaya kecipratan berkahnya. Sayangnya, rumus itu tidak berlaku di Semarang.

Semarang itu anomali. Di kota ini, yang viral belum tentu laku. Yang estetik belum tentu dibeli. Dan yang mahal, besar kemungkinan cuma jadi tontonan.

Soal yang viral belum tentu ramai di Semarang ini, penyebabnya bukan karena kota ini ketinggalan zaman, ya. Bukan. Tapi, dalam hal makanan orang Semarang memang cenderung selektif. Istilahnya, mereka itu nggak gampang FOMO.

Ditambah lagi, orang Semarang ini cenderung praktis. Mereka sukanya yang murah, rasanya cocok, porsinya masuk akal, tempatnya bersih, parkir gampang, dan penjualnya sumeh. Titik. Kalau salah satu saja meleset, siap-siap sepi. Bisa jadi itu sebabnya, banyak franchise yang wangi di kota lain, tapi gugur di Semarang.

Baca Juga:

3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan

5 Realitas Pahit Hidup di Semarang yang Tidak Muncul dalam Brosur

Pengalaman jualan di Semarang

Berdasarkan pengalaman beberapa orang yang pernah menjajal peruntungan di Semarang, buka usaha di kota lumpia ini memang menantang. Terlebih, orang kota ini tuh cukup susah untuk diyakinkan. Dikasih barang mahal, carinya yang murah. Dikasih yang murah, curiga barangnya nggak bagus. Kan angel.

Jadi ya, nggak heran kalau banyak brand yang buka cabang di mana-mana, tapi giliran Semarang malah dilewati. Alasannya sederhana dan sering terdengar: “Ra bakal.” Seolah menguatkan keyakinan bahwa masuk ke selera orang Semarang itu pancen uangel.

Meski demikian, begitu ketemu dengan yang masuk ke selera, orang Semarang ini cenderung loyal. Mereka bakal ke sana lagi, lagi, dan lagi. Bahkan, tempat tersebut akan direkomedasikan ke siapa pun. Ya keluarga, ya saudara, ya teman… semuanya! Jadi jangan heran kalau ada usaha yang buka sampai turun temurun. Karena, pembelinya juga turun temurun. Curiga, Semarang itu ‘S’-nya ‘setia’

Kawah candradimuka pengusaha

Saking menantangnya buka usaha di Semarang, sampai-sampai kota ini kerap disebut sebagai kawah candradimuka-nya para pengusaha. Mampu bertahan 2–3 tahun saja sudah bisa dibilang prestasi. Artinya, usahamu bukan sekadar numpang lewat, tapi benar-benar diterima pasar. Sudah melewati fase coba-coba, sudah lolos dari tahap penasaran doang, dan mulai masuk fase dipilih secara sadar oleh warga.

Pada akhirnya, mental memang jadi penentu utama. Pengusaha anyaran yang gampang keder jelas bakal ngos-ngosan di Semarang. Pengusaha lawas yang sudah sukses di kota lain pun belum tentu bisa menuai kesuksesan yang sama di kota ini. Singkatnya, jangan ngaku pengusaha hebat kalau belum bisa menaklukkan Semarang!

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Pindah dari Jogja ke Semarang: Udah Panas, Makanannya Nggak Seenak di Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2026 oleh

Tags: jumlah usaha kuliner di semarangprospek buka usaha di semarangSemarangusaha kuliner di semarang
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

3 Kafe di Semarang yang Punya Banyak Pohon, Rasakan Sensasi Ngopi di Tengah Hutan!

3 Kafe di Semarang yang Punya Banyak Pohon, Rasakan Sensasi Ngopi di Tengah Hutan!

13 April 2023
Jalan di Daerah UNNES Semarang Bikin Saya Bete, Nggak Cuma Sempit tapi Juga Banyak Pengendara Ugal-ugalan di Sana

Jalan di Daerah UNNES Semarang Bikin Saya Bete, Nggak Cuma Sempit tapi Juga Banyak Pengendara Ugal-ugalan di Sana

22 Juli 2024
5 Alasan Jogging di Simpang Lima Semarang Kini Terasa Menyiksa

5 Alasan Jogging di Simpang Lima Semarang Kini Terasa Menyiksa

6 April 2025
Berkendara dari Ngaliyan ke Mranggen di Siang Hari Bisa Bikin Kepala Menguap

Berkendara dari Ngaliyan ke Mranggen di Siang Hari Bisa Bikin Kepala Menguap

27 Agustus 2023
Semarang Layak Diperhitungkan Jadi Kota Tujuan Belajar, Tak Kalah dari Jogja tembalang, banyumanik

Semarang Itu Luas, tetapi yang Enak Ditinggali Cuma Banyumanik dan Tembalang, Lainnya Tidak!  

11 September 2025
5 Hal Terkait Kendal yang Perlu Diketahui agar Lebih Kenal Terminal Mojok

Dear Kendal, Sampai Kapan Mau Jadi Daerah Medioker?

13 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

S2 UGM Diperebutkan Lulusan S1 dari Kampus Mana Aja kecuali dari Kampus Sendiri Mojok

Boikot UGM Itu Hak Semua Orang, tapi Jangan Lupa Kalau Keterima UGM itu Nggak (Pernah) Gampang  

19 Juni 2026
Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah yang Jadi Sarang Tikus (Unsplash)

Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah: Ketika Rumah Tua Berubah Menjadi Sarang Tikus

21 Juni 2026
Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Orang yang Bilang Indomie Warkop Lebih Enak Itu Aneh, Beneran

22 Juni 2026
7 Rokok Murah Harga di Bawah 15 Ribu yang Masih Enak Dinikmati In This Economy  

7 Rokok Murah Harga di Bawah 15 Ribu yang Masih Enak Dinikmati In This Economy  

20 Juni 2026
Upin Ipin Serial TV yang Merusak Anak-Anak kalau Ditonton Tanpa Dampingan Orang Dewasa Mojok.co

Upin Ipin Serial TV yang Tampak Aman untuk Anak-Anak, tapi Aslinya Bisa Merusak kalau Ditonton Tanpa Dampingan Orang Dewasa

19 Juni 2026
Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok Mojok.co

Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok

20 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.