Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Jalur Gaza, Jalan Tembusan yang Bisa Memperlancar LDR-an Anak UNNES dan Undip

Raihan Muhammad oleh Raihan Muhammad
16 Agustus 2023
A A
Jalur Gaza, Jalan Tembusan yang Bisa Memperlancar LDR-an Anak UNNES dan Undip

Jalur Gaza, Jalan Tembusan yang Bisa Memperlancar LDR-an Anak UNNES dan Undip (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Orang-orang yang tinggal di Semarang, khususnya mahasiswa UNNES dan Undip, mungkin sudah nggak asing dengan jalur Gaza. Nama jalur yang menghubungkan Kecamatan Banyumanik dan Kecamatan Gunungpati ini memang mirip dengan tempat konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel.

Seperti halnya perjuangan di wilayah konflik yang sebenarnya, para mahasiswa UNNES dan Undip yang pacaran juga harus melewati rintangan dan tantangan agar hubungan mereka tetap kuat. Tanjakan dan turunan ekstrem yang ada di jalur Gaza seakan menggambarkan perjalanan hubungan para mahasiswa ini, kadang naik dan kadang turun, tapi mereka terus berusaha untuk menghadapinya. 

ADVERTISEMENT

Tak bisa dimungkiri, jalur Gaza telah menjadi bagian penting dari kisah asmara para mahasiswa pejuang LDR UNNES-Undip. Meski bukan medan perang yang sebenarnya, perjalanan melalui jalur Gaza ini mengajarkan mereka arti dari tekad, komitmen, dan usaha dalam mempertahankan kisah asmara.

Jalur Gaza, jalan tembus yang bisa menghemat waktu mahasiswa UNNES dan Undip

Jalur Gaza ini merupakan jalur tercepat ketika mahasiswa ingin pergi dari UNNES menuju Undip atau sebaliknya. Konon, jika melalui jalur biasa kita akan menghabiskan waktu sekitar 30 menit, saat melalui jalur tembusan ini waktu yang dibutuhkan nggak selama itu, kira-kira hanya butuh waktu 10 menit. 

Bagi mahasiswa UNNES dan Undip yang LDR-an antara Kecamatan Banyumanik dan Kecamatan Gunungpati, jalur ini memiliki arti yang lebih dalam. Dengan menggunakan jalan tembusan ini, mereka bisa menghemat waktu sekitar 20 menit dalam tiap perjalanan. 

Mungkin 20 menit terdengar sepele, tapi ketika diakumulasikan seiring berjalannya waktu, angka ini menjadi sangat berharga. Kesempatan untuk menghabiskan waktu lebih banyak bersama pasangan di tengah-tengah rutinitas kuliah tentu sangat dinanti-nantikan. Daripada terjebak dalam perjalanan panjang dan kemacetan, bukankah lebih enak kalau waktu tempuh untuk bertemu pasangan jadi lebih singkat?

Kemesraan para mahasiswa UNNES dan Undip yang terjalin dari hari ke hari jadi lebih lancar berkat akses melalui jalur Gaza. Melalui jalur ini, hubungan mereka diperkuat dan kisah cinta mereka terus dirajut dengan penuh semangat, melewati tantangan waktu dan jarak dengan keyakinan bahwa setiap menit yang dihabiskan bersama sangatlah berharga.

Tapi, jalur ini terkenal ekstrem

Jalur Gaza yang menghubungkan UNNES dan Undip ini memang agak ekstrem. Tanjakan dan turunan serta jalanan berkelok menghiasi jalur ini. Tak jarang, banyak insiden yang terjadi, misalnya motor yang nggak kuat nanjak, kecelakaan, dll.. 

Baca Juga:

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan 

Beberapa kali, jalur tembusan ini juga lewat FYP TikTok dan menjadi viral. Jalur ini memang nggak seekstrem tanjakan di Kota Rock Bottom padakartun SpongeBob SquarePants, tapi tetap saja jalur ini nggak disarankan untuk orang-orang yang penakut ataupun orang awam. Ngeri banget, Cuy.

Makanya mahasiswa UNEES dan Undip yang melewati jalur ini demi mempersingkat waktu tempuh agar bisa segera bertemu orang spesial harus waspada dan berhati-hati. Jangan sampai niat hati ingin bertemu kekasih, eh malah kena musibah ketika melewati jalur ini.

Jalur Gaza juga angker

Meskipun jalur Gaza memperlancar LDR-an para mahasiswa UNNES dan Undip, menurut cerita orang-orang, jalur ini cukup angker. Apalagi ketika malam tiba. Jalur ini menyajikan kegelapan yang menghantui, utamanya di beberapa titik lokasi yang dikelilingi hutan lebat. 

Konon, orang-orang yang melintasi jalur ini pernah mendengar suara-suara aneh seperti panggilan dari dunia lain. Banyak juga yang menceritakan pengalaman mistis mereka saat melewati jalur ini. Beberapa orang mengaku melihat penampakan perempuan di gazebo dekat Jembatan Bangkong, dan ada pula yang mengeklaim melihat ular aneh dengan mahkota di kepalanya. 

Sosok perempuan berpakaian putih dan sekelompok perempuan lain yang muncul di samping jalan di tengah malam juga menjadi topik pembicaraan. Bahkan, jembatan yang menghubungkan Desa Bantardowo dan Desa Srondol Kulon diketahui memiliki reputasi angker.

Cerita mengenai makhluk-makhluk mistis yang sering terlihat kerap menghantui siapa pun yang melewati Jalur Gaza. Kesaksian warga sekitar juga semakin menguatkan bahwa fenomena mistis sering terjadi di jalur ini, terutama saat malam hari.

Begitulah cerita dari jalur Gaza. Sebuah jalur tembusan yang sebenarnya memperlancar LDR-an mahasiswa UNNES dan Undip, tapi juga memiliki kisah seram di baliknya.

Kalian anak UNNES yang pacaran dengan anak Undip atau sebaliknya? Pernah lewat jalur ini nggak? Coba ceritakan pengalaman kalian di kolom komentar.

Penulis: Raihan Muhammad
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bukan Undip atau UNNES, Kampus Paling Unggul di Semarang Adalah UIN Walisongo.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2023 oleh

Tags: Jalur GazaLDRSemarangundipUniversitas Diponegoro (UNDIP)Universitas Negeri Semarang (UNNES)UNNES
Raihan Muhammad

Raihan Muhammad

Manusia biasa yang senantiasa menjadi pemulung ilmu dan pengepul pengetahuan. Pemerhati politik dan hukum. Doyan nulis secara satire/sarkas agar tetap waras. Aku menulis, maka aku ada.

ArtikelTerkait

Semarang Langganan Banjir, Sudah Saatnya Ibu Kota Provinsi Pindah ke Bawen biar Warga Nggak Senewen

Semarang Langganan Banjir, Sudah Saatnya Ibu Kota Provinsi Pindah ke Bawen biar Warga Nggak Senewen

15 Oktober 2025
Surakarta, Kota yang Pandai Mematahkan Harapan Orang (Unsplash)

Buat Saya, Surakarta Nggak Seindah Kata Orang. Kotanya Panas, Pengendaranya Ngawur

7 September 2024
4 Website Lowongan Kerja Berbasis Universitas yang Cocok buat Fresh Graduate

4 Website Lowongan Kerja Berbasis Universitas yang Cocok buat Fresh Graduate

4 Juni 2023
Terminal Mangkang Masih Sepi, Tenggelam dalam Bayang-bayang Terminal Terboyo

Terminal Mangkang Masih Sepi, Tenggelam dalam Bayang-bayang Terminal Terboyo

19 Juli 2023
UNNES Semarang Bukan Lagi Tempat yang Ramah buat Mahasiswa Pas-pasan, Kos Mahal, Uang Kuliah Melejit, Gaji Part Time Seuprit Pula makelar kos

Pemilik Kos-kosan di UNNES Geram dengan Kelakuan Makelar Kos yang Setiap Tahun Membuat Trauma Mahasiswa Baru

5 Agustus 2025
Menjadi Warga Kabupaten Semarang Nggak Mudah, Hanya Orang Tangguh yang Sanggup Tinggal di Sana

Menjadi Warga Kabupaten Semarang Nggak Mudah, Hanya Orang Tangguh yang Sanggup Tinggal di Sana

16 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Leuwigajah, Kelurahan Paling Mentereng Se-Kota Cimahi

Cimahi Selatan, Sebuah Anomali di “Kota Tentara”: Menjaga Kedaulatan Ekonomi dan Keberlangsungan Hidup Warga Cimahi

7 Juli 2026
Freelancer in this economy: nggak bisa pilih-pilih kerjaan, upah nggak seberapa dan cuma numpang lewat Mojok.co

Freelancer in this economy: nggak bisa pilih-pilih kerjaan, upah nggak seberapa dan cuma numpang lewat

10 Juli 2026
Universitas Terbuka, Kampus Negeri yang UKT-nya Tidak Kenal Sistem Golongan, Banyak Beasiswa Pula! Mojok.co

Universitas Terbuka, kampus negeri yang UKT-nya tidak kenal sistem golongan, banyak beasiswa pula!

9 Juli 2026
Desa Jangkar, Desa Paling Nyaman di Bangkalan Madura. Menetap Sehari, Langsung Ingin Datang Lagi

Desa Jangkar Bangkalan: desa paling anomali di Madura saat musim kemarau, tapi bikin desa lain cemburu

12 Juli 2026
Ketika arah mata angin jadi masalah buat orang Jogja di Jakarta (Unsplash)

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

11 Juli 2026
Kalian boleh kesal sama emak-emak, tapi oknum bapak-bapak merokok saat berkendara jauh lebih meresahkan

Kalian boleh kesal sama emak-emak, tapi oknum bapak-bapak merokok saat berkendara jauh lebih meresahkan

11 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.