Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Selip Lidah Saat Berbicara Itu Sebaiknya Nggak Terjadi di Wawancara Kerja

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
18 Januari 2021
A A
Selip Lidah Saat Berbicara Itu Sebaiknya Nggak Terjadi di Wawancara Kerja terminal mojok.co

Selip Lidah Saat Berbicara Itu Sebaiknya Nggak Terjadi di Wawancara Kerja terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Selip lidah atau slip of tongue itu sangat menyebalkan. Apalagi jika terjadi dalam situasi, kondisi, atau acara yang penting. Bikin salah tingkah dan malunya berlipat ganda. Kalau pas lagi nongkrong dengan teman-teman yang lain, sih, nggak masalah. Paling hanya jadi bahan ceng-cengan sementara waktu, sampai akhirnya berlalu begitu saja. Namun, berdasarkan pengalaman pribadi juga kebanyakan orang, selip lidah bisa menyerang siapa pun dan terjadi kapan saja. Nggak lihat-lihat siapa orangnya, juga dalam momen yang seperti apa. Termasuk saat wawancara kerja sedang berlangsung.

Sebagai recruiter yang sehari-harinya bertemu sekaligus ngobrol langsung dengan banyak kandidat, khususnya pada saat sesi wawancara kerja, saya sudah sangat, sangat terbiasa mendengar selip lidah dari para pelamar kerja. Tidak sedikit di antaranya sampai bikin saya harus menahan tawa. Lantaran kami—saya dan kandidat—sedang dalam proses wawancara kerja.

ADVERTISEMENT

Lah iya dong. Nggak mungkin saya ujuk-ujuk terpingkal-pingkal sendirian? Pada waktu yang bersamaan, tentu saja saya harus tetap terlihat profesional.

Sepengalaman saya, selip lidah yang dialami oleh para kandidat saat wawancara kerja sering kali terjadi karena beberapa faktor. Di antaranya gugup sampai sulit mengontrol diri, bicara terlalu cepat, dan kurang latihan vokal sederhana yang bisa dilakukan dengan cara mengobrol seperti biasanya sebelum proses interview berlangsung.

Itu kenapa, sambil menunggu giliran interview, saran saya, ada baiknya mengobrol dengan kandidat lain (jika ada). Biar lebih santai gitu. Bisa juga dengan latihan vokal sederhana seperti menggerakan mulut sambil mengucap a-i-u-e-o secara berulang. Tujuannya biar mulut nggak terasa kaku saat ngobrol dengan HRD.

Jangan sampai seperti beberapa kandidat yang pernah saya interview. Saking gugupnya, dia sampai selip lidah bertubi-tubi. Salah mengucap beberapa kata dalam satu sesi wawancara. Padahal, pertanyaan yang saya ajukan terbilang sederhana.

“Mba terbiasa menggunakan Microsoft Office? Apa saja yang Mba kuasai?” kata saya di sela-sela wawancara dengan kandidat.

“Iya, Pak. Saya sangat terbiasa menggunakan Mikroskop Excel,” jawab kandidat dengan cukup pede.

Baca Juga:

Cita-cita Adik Saya Mati di Tangan Tes Ishihara: Sebuah Vonis Konyol dalam Dunia Pendidikan Kita

Derita Punya Wajah Kurang Good Looking: Dari Kehilangan Percaya Diri hingga Berakhir Pengangguran Selama 8 Bulan

Oke. Saya bisa menahan tawa karena hal tersebut masih sangat minor. Meski saya sulit memungkiri bahwa saya sempat kaget saat mendengar kata (((mikroskop))).

“Saat menggunakan Microsoft Excel, biasanya rumusan atau formula apa aja yang sering diaplikasikan, Mbak?” lanjut saya, sambil berusaha melakukan probing.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

“Oh, kalau itu yang standar-standar aja, Pak. Seperti formula Sum, Min, Max, dan Avenger,” jawab kandidat tersebut dengan begitu lugas.

Asli. Saya makin sulit menahan tawa saat mendengar kata (((Avenger))). Saya sampai ngedumel dalam hati, “Sebentar, ini maksudnya Average, gitu?”

Pertahanan saya untuk menahan tawa mulai goyah ketika memasuki pertanyaan terakhir. Lagi-lagi, sebetulnya kalimat tanya yang saya ajukan sangat sederhana. Nggak susah, kok.

“Apa kemampuan dari diri Mbak yang bisa diaplikasikan untuk posisi ini?” saya lanjut bertanya sambil berjuang menahan tawa dan tetap terlihat profesional dengan cara pura-pura batuk.

“Oh, oke, Pak. Saya cukup yakin dengan kemampuan kontraksi saya, Pak. Soalnya saya sangat terbiasa melakukan kontraksi dengan banyak orang,” jawab kandidat tersebut. Lagi-lagi secara lugas dan pede. Sedangkan saya, lagi-lagi harus berpura-pura batuk secara anggun sambil menutup mulut dengan tangan juga CV.

Tentu saja yang ia maksud adalah komunikasi. Bukan kontraksi.

Parah. Betul-betul parah. Lantaran saya betul-betul harus bersusah payah untuk menahan tawa. Saya nggak tahu, apakah kandidat ini sadar atau tidak saat keliru mengucap beberapa kata karena selip lidah? Pasalnya, ekspresinya flat. Datar aja gitu seakan tidak melakukan kekeliruan apa pun.

Berbeda dengan beberapa kandidat sebelumnya yang kalau salah ucap, ada yang tersipu malu, ikut cengengesan, atau minta maaf karena sudah selip lidah—meski sebetulnya nggak perlu minta maaf juga, sih.

Itu kenapa, selain saat berolahraga, pemanasan sebelum berbicara dalam berbagai situasi itu penting untuk meminimalisir selip lidah, salah ucap, dan hal serupa. Ya, selain meluangkan waktu untuk pemanasan, sempatkan diri juga untuk berdoa agar prosesnya diberi kelancaran dan jawabannya pun tepat sasaran. Nggak pakai ada drama slip of tongue.

BACA JUGA Pengalaman Saya Saat Hendak Wawancara Polisi di Tengah Aksi dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: selip lidahwawancara kerja
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Selip Lidah Saat Berbicara Itu Sebaiknya Nggak Terjadi di Wawancara Kerja terminal mojok.co

Wawancara Kerja dan Win-win Solution bagi Kedua Pihak Perkara Fenomena Ghosting dalam Rekrutmen

26 Januari 2021
4 Contoh Pertanyaan Cerdas yang HRD Tidak Ingin Kamu Tanyakan Balik Saat Interview Kerja

4 Contoh Pertanyaan Cerdas yang HRD Tidak Ingin Kamu Tanyakan Balik Saat Interview Kerja

9 Januari 2024
kerja jadi sales

Nggak Cuma HRD yang Bisa Kepo sama Calon Karyawan, Kita Juga Wajib Kepoin Balik

5 Mei 2020
lowongan kerja pencari kerja wawancara kerja sdm keluhan rekruiter pengusaha wirausaha mojok

Saat Wawancara Kerja, Jangan Pernah Menjelek-jelekkan Perusahaan Lama

30 Mei 2021
Tips Menjawab Motivasi dari HRD saat Interview Kerja Bagi Pencari Kerja (Unsplash)

Cara Mudah Menjawab Pertanyaan Tentang Motivasi Kerja saat Interview Kerja dari HRD

9 Januari 2023
3 Opsi Menjawab Pertanyaan Interview Saat Studi Tidak Sejalan dengan Posisi yang Dilamar (Unsplash.com)

3 Opsi Menjawab Pertanyaan Interview Saat Studi Tidak Sejalan dengan Posisi yang Dilamar

13 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

10 Juli 2026
4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah Mojok.co

4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah

6 Juli 2026
Di Madura, Biaya Oleh-oleh Haji Hampir Sama Besarnya dengan Biaya Keberangkatannya, Bikin Orang Jadi Enggan Berangkat  

Banyak Orang Madura Mampu Berangkat Haji tapi Nggak Berani karena Harus Beli Oleh-oleh buat Tetangga, Bisa Habis Puluhan Juta!

10 Juli 2026
Kenapa banyak pemilik motor Honda trauma servis di AHASS? (Unsplash)

Kenapa banyak pemilik motor Honda nggak mau servis motor di bengkel resmi atau AHASS?

10 Juli 2026
Ketika arah mata angin jadi masalah buat orang Jogja di Jakarta (Unsplash)

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

11 Juli 2026
Leuwigajah, Kelurahan Paling Mentereng Se-Kota Cimahi

Cimahi Selatan, Sebuah Anomali di “Kota Tentara”: Menjaga Kedaulatan Ekonomi dan Keberlangsungan Hidup Warga Cimahi

7 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.