Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Selain ‘Oalah’, Ternyata Kata-kata Ini Sudah Masuk Kamus Besar Bahasa Indonesia

Salmaa Aura Fitri oleh Salmaa Aura Fitri
25 Januari 2021
A A
Selain ‘Oalah’, Ternyata Kata-kata Ini Sudah Masuk Kamus Besar Bahasa Indonesia Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Masyarakat Indonesia pasti sudah sering banget mendengar atau mengucapkan kata “oalah” saat berkomunikasi. Tapi, apa kalian tahu kalau kata “oalah” ini sudah menjadi kata baku yang sudah terdaftar di Kamus Besar Bahasa Indonesia? Ternyata kata “oalah” sendiri sudah masuk ke dalam KBBI edisi 5 yang dirilis pada tahun 2016 silam. Sudah lama banget yaaa, tapi hal ini baru-baru saja ramai menjadi perbincangan di Twitter.

Kata “oalah” dianggap sudah memenuhi kriteria untuk masuk ke dalam KBBI, salah satunya karena kata “oalah” sendiri memiliki frekuensi penggunaan yang tinggi di dalam masyarakat Indonesia dengan pemberian label cak atau cakapan.

Label-label apa saja sih yang menjadi pendefinisian sebuah kata itu? Jadi, ada kelas kata a (adjektiva), n (nomina), v (verba), p (partikel), pron (pronomina), dan lainnya. Sedangkan untuk ragam bahasa ada ark (arkais), cak (cakapan), hor (hormat), kas (kasar), dan kl (klasik), dan bidang ilmu.

Selain kata “oalah” ternyata kata-kata yang sering kalian dengar berikut ini sudah terdaftar ke dalam KBBI juga, lho. Kata-kata apa saja sih yang ternyata sudah masuk ke dalam KBBI?

#1 Alay

Siapa sih yang nggak tahu “alay”? Pasti kata ini sudah sering terdengar di telinga kalian, kan? Biasanya sih kata ini ditujukan untuk orang-orang yang gayanya berlebihan. Fenomena penggunaan kata “alay” ini menjadi populer sejak banyaknya pengguna Facebook.

Arti kata “alay” sendiri ternyata “anak layangan” atau gaya hidup yang berlebihan untuk menarik perhatian orang. Seperti kata “oalah”, kata ini ternyata sudah terdaftar di KBBI edisi 5 yang diberikan label cak atau cakapan dan ark atau arkais.

#2 Bangsat

Siapa di sini yang sering mendengar kata “bangsat” dari mulut orang yang sedang beradu mulut dengan kalian? Atau malah sering menggunakan kata “bangsat” ini? Jadi, apa sih arti kata “bangsat” yang sebenarnya?

“Bangsat” ternyata kutu busuk yang sering ada di rumah kalian. Kutu imut ini sering tinggal di tempat tidur kalian dan sering minum darah manusia, lho. Selain itu, kata “bangsat” sendiri juga punya arti orang yang bertabiat jahat, kata ini dilabelkan menjadi cak (cakapan) di dalam KBBI, kata “bangsat” juga bisa diartikan dengan gembel atau miskin. Seiring dengan berjalannya waktu, kata “bangsat” ini sudah menjadi umpatan sebagai penghias kalimat akhir yang sering digunakan oleh kaum muda.

Baca Juga:

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

20 Kata Bahasa Indonesia dan Bahasa Sunda yang Penulisan dan Bunyinya Sama, tapi Maknanya Jauh Berbeda

#3 Anjir

Mungkin kata “anjir” yang sering kita dengar itu sebagai kata tambahan yang mengandung banyak arti. Seperti kekaguman pada suatu hal, umpatan, atau kita juga biasanya menggunakan kata ini saat kaget, kan?

Padahal, kata “anjir” ini diartikan sebagai terusan, saluran (air), kanal, dan pohon. Tapi, kata “anjir” juga sudah ditetapkan sebagai bahasa gaul di Indonesia yang sudah sering dipakai oleh masyarakat Indonesia sendiri.

#4 Typo

Typo atau saltik (salah titik) ternyata sudah masuk ke dalam KBBI. Saltik ini sudah menjadi kebiasaan orang Indonesia saat ngobrol melalui media sosial, yaitu kesalahan penggunaan huruf yang berdekatan dan terkadang karena saltik ini kata-kata yang kita ingin sampaikan suka diartikan berbeda.

#5 Wacana

Siapa yang sering banget punya “wacana” pergi ke Yogyakarta sama teman-teman, tapi sampai sekarang nggak jadi pergi? Saya! Hehehe. Wacana sering banget disalahartikan menjadi sebuah rencana yang gagal atau sebuah omongan yang cuma dibicarakan di mulut saja, tanpa adanya sebuah tindakan dari omongan tersebut. Padahal “wacana” di dalam KBBI berarti berbeda lho teman-teman.

Di dalam KBBI, kata “wacana” diartikan dengan percakapan dan komunikasi verbal. Percakapan yang dimaksud adalah percakapan yang memiliki tutur kata dengan berpikir secara sistematis seperti sedang berpidato.

#6 Mager

Kebiasaan anak muda zaman sekarang adalah “mager”. Yap, betul “mager” atau malas gerak ternyata sudah masuk ke dalam KBBI dengan dilabelkan sebagai cak atau cakapan. Walaupun kata ini sebenarnya adalah sebuah singkatan, kata ini sudah ditetapkan menjadi salah satu kata yang terdaftar di KBBI.

“Mager” adalah kata yang mengungkapkan orang yang malas gerak dan nggak bersemangat untuk melakukan aktivitas. Biasanya sih orang yang “mager” ini kerjaannya suka rebahan saja sambil lihat-lihat media sosial.

Itulah beberapa kata yang nggak asing di telinga masyarakat Indonesia yang ternyata sudah masuk ke dalam KBBI. Kata-kata apa saja yang sering kalian gunakan? Kalau saya sih sering banget menggunakan kata “mager” dan “anjir”, kayak “Duh, gue mager banget nih anjir!”

Sumber Gambar: Goodnewsfromindonesia.id

BACA JUGA 3 Kata Keterangan Waktu dalam Bahasa Indonesia yang Kalah Tenar dan tulisan Salmaa Aura Fitri lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2021 oleh

Tags: bahasa indonesiaKBBI
Salmaa Aura Fitri

Salmaa Aura Fitri

Mahasiswi Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi yang suka menulis dan melukis.

ArtikelTerkait

siwon bahasa indoneisa, kabinet kasih sayang

Ada apa sih kok Siwon Sering Pake Bahasa Indonesia?

11 Juni 2020
Pergi ke Pantai Malam Hari Adalah Hal Bodoh yang Tidak Seharusnya Dilakukan mojok.co/terminal

Pantai Rako: Pesona Wanita Bertubuh seksi

23 Juni 2019
6 Istilah Menempel dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Nemplek hingga Rengket. Beda Konteks Beda Penggunaan Mojok.co

6 Istilah dari Kata “Menempel” dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Nemplek hingga Rengket. Beda Konteks Beda Penggunaan

3 April 2024

5 Manga yang Saya Harap Bisa Terbit di Indonesia

7 Juni 2021
Rasa Sesal yang Dulu Saya Rasakan ketika Kuliah Bahasa Indonesia di Universitas Indonesia (Unsplash)

Rasa Sesal yang Dulu Saya Rasakan ketika Kuliah Bahasa Indonesia di Universitas Indonesia

26 Oktober 2022
10 Lagu Anak Berbahasa Indonesia yang Perlu Dihafalkan terminal mojok

10 Lagu Anak Indonesia yang Perlu Dihafalkan Orang Dewasa

4 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Wikimedia Commons)

4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Kecewa dan Nggak Nafsu Makan

11 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.