5 Manga yang Saya Harap Bisa Terbit di Indonesia – Terminal Mojok

5 Manga yang Saya Harap Bisa Terbit di Indonesia

Artikel

Di sat gabut atau sedang bersantai, terkadang kita mencari hiburan yang nyaman ataupun mudah untuk dilakukan dengan cara rebahan. Salah satu hal yang sering saya lakukan adalah membaca buku atau manga. Di masa yang serba modern ini, kita mudah mendapatkan akses membaca manga secara legal maupun ilegal. Namun, sebagai seorang yang menghargai hak cipta, saya tidak merekomendasikan kalian untuk membaca secara ilegal.

Kita bisa, kok, membaca secara legal dan update dengan mengakses Mangaplus secara gratis. Atau kita bisa berlangganan setiap bulannya di laman Shonen Jump. Bagi yang kurang nyaman membaca manga secara online, pilihan kedua membaca secara legal adalah membeli manga versi cetak.

Di Indonesia sendiri, Elex Media dan M&C! adalah penerbit yang rutin menerjemahkan manga untuk didistribusikan khusus wilayah Indonesia. Judul-judul populer seperti Dragon Ball Super, One Piece, Jujutsu Kaisen, My Hero Academia, Black Clover, dan lainnya sudah bisa kita baca secara cetak dan diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Namun, meskipun begitu, tidak semua manga bisa didistribusikan ke Indonesia. Alasan seperti konten yang sepertinya perlu dikaji ulang maupun disensor menjadi penyebab mengapa ada beberapa manga yang belum terbit di Indonesia.

Melalui tulisan ini, ada lima judul yang saya harap bisa terbit di Indonesia. Selain karena ceritanya menarik, judul-judul saya sebutkan ini sangat populer di jepang dan sudah diterjemahkan di berbagai negara. Berikut di antaranya.

#1 Blue Lock

Blue Lock adalah sebuah seri manga shonen Jepang yang ditulis oleh Muneyuki Kaneshiro dan diilustrasikan oleh Yusuke Nomura. Manga ini mulai dimuat dalam majalah Weekly Shonen Magazine terbitan Kodansha sejak bulan Agustus 2018, dan telah dibundel menjadi empat belas volume tankobon. Manga ini menceritakan setelah tersingkirnya Tim Nasional Jepang dari Piala Dunia Sepak Bola FIFA 2018 yang mendorong Persatuan Sepak Bola Jepang untuk memulai program pelatihan guna mempersiapkan tim pelajar SMA yang akan mengikuti Piala Dunia 2022.

Baca Juga:  Daripada Coach Kira, Tsubasa Cocoknya Dilatih oleh Sajuri Sahid Saja!

Demi menciptakan striker egois terhebat dunia, Lembaga Blue Lock mengisolasi 300 pemain muda yang dianggap berbakat agar Jepang bisa bersaing di Piala Dunia. Untuk mencapai semua ini dipilihlah pelatih muda yang mempunyai pikiran gila dalam mewujudkan semua itu yaitu Jinpachi Ego. Manga ini bertemakan sepak bola, tapi dengan bumbu survival sehingga menarik untuk terbit di indon

#2 Sakamoto Days

Kalian tau Gokushufudo? Kalau pernah membacanya, Sakamoto Days punya premis yang mirip dengan Gokushufudo. Serial ini bercerita tentang Tora Sakamoto, seorang pembunuh bayaran (seperti Hitman) yang kemudian berhenti dan mengganti gaya hidupnya menjadi jauh lebih damai dan sederhana setelah jatuh cinta dengan seorang pemilik Toserba (Toko Serba Ada). Manga ini sudah terbit sebanyak dua volume dan ditulis serta diilustrasikan oleh Yuuto Suzuki.

#3 Chainsaw Man

Manga ini sangat populer dan sempat merajai peringkat dengan penjualan manga terbanyak di Jepang. Manga ini ditulis dan diilustrasikan oleh Tatsuki Fujimoto. Manga ini mengisahkan seorang pemuda bernama Denji yang memiliki hidup nggak bahagia karena terlilit utang dan kemudian dia kehilangan nyawanya setelah memburu iblis demi Yakuza. Ia terlahir kembali sebagai manusia gergaji hasil dari pengorbanan anjingnya yang setia.

Plot manga ini berkisar antara berkembangnya karakter Denji saat ia bertemu dengan karakter lain dan mengalahkan iblis. Manga ini sepertinya sulit terbit di Indonesia dikarenakan banyak konten gore serta unsur ketelanjangan sehingga perlu disensor ketat. Manga ini sudah tamat dan memiliki 11 volume dan akan diadaptasi anime oleh MAPPA.

Baca Juga:  Antara Jengkel dan Salut Menghadapi Penjenguk Orang Sakit yang Datang Beramai-ramai

#4 Dr. Stone

Dr. Stone adalah sebuah seri manga shōnen Jepang yang ditulis oleh Riichiro Inagaki dan diilustrasikan oleh Boichi. Manga ini dimuat berseri dalam majalah Weekly Shōnen Jump sejak bulan Maret 2017, dan sudah memiliki 20 Volume.

Dr. Stone ini mengisahkan dunia yang mengalami bencana di mana umat manusia dan burung layang-layang tiba-tiba berubah menjadi batu. Setelah lebih dari seribu tahun, anak jenius bernama Senku Ishigami berhasil bangun di dunia di mana alam kembali mengambil alih dunia. Sedikit demi sedikit dia mencoba membongkar misteri di balik bencana ini, membangunkan manusia lain, dan mengembalikan peradaban. Namun sayangnya, ada pihak yang tidak ingin dunia baru yang bersih ini kembali dipenuhi oleh manusia. Manga ini penuh dengan unsur sains dan petualangan serta sudah diadaptasi ke dalam anime sebanyak dua season.

#5 Mashle: Magic and Muscles

Mashle: Magic and Muscles adalah serial manga Jepang yang dibuat oleh Komoto Hajime, yang mendapat serialisasi di Penerbit Shueisha pada majalah Weekly Shonen Jump dari 27 Januari 2020 hingga sekarang dan telah menghasilkan 2 volume tankobon. Mashle: Magic and Muscles memiliki cerita tentang sihir adalah segalanya, tapi jauh di dalam hutan ada seorang pria muda menghabiskan waktunya untuk berlatih membesarkan otot. Dia tidak bisa menggunakan sihir, tetapi dia menikmati kehidupan yang damai dengan ayahnya. Namun suatu hari, hidupnya berada dalam bahaya dan menuntutnya menjadi penyihir hebat dengan otot-otot terlatihnya.

Baca Juga:  Kalau Fans Haikyuu! Banyak Dibenci Itu Memang Beralasan

Itulah 5 manga yang saya harapkan bisa terbit di Indonesia. Sebenarnya, kalau ingin membacanya dalam versi cetak, kita bisa membeli komiknya dalam versi Jepang dan US. Akan tetapi, harganya yang jauh lebih mahal dari harga komik Indonesia membuat diri saya agak lemah merogoh isi dompet yang pas pasan. Saya tunggu versi cetakan bahasa Indonesia-nya saja, ya.

BACA JUGA Rekomendasi Manga Isekai yang Underrated tapi Nggak Klise, apalagi Monoton! dan tulisan Muhammad Afhan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.